Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2013

Yang "Plus-plus" dari Family Tea Camp di Sari Ater

Keluarga saya beruntung mendapatkan "tiket" untuk mengikuti Family Teacamp  sebagai bentuk kegiatan promo Teh Sariwangi.  Family teacamp ini diikuti oleh 10 keluarga pemenang lomba Sharing Cerita 15 Menit Momen Hangat Keluarga, dan 5 keluarga yang dipilih oleh Co-Media, dalam hal ini Tabloid Nova, Nakita dan Saji. Sabtu,16 November  2013, saya berangkat dari Bogor, sementara keluarga yang lain berangkat bersama rombongan dari Hotel Santika, Bumi Serpong Damai, Tangerang.  Kami kemudian berkumpul di Sariater Hotspring and Spa, Subang,  menjelang pukul 12 siang.  Acara dibuka oleh perwakilan Sariwangi di restoran Ki Manis.  Disusul perkenalan masing-masing keluarga dan menceritakan tentang 15 menit momen hangatnya.

Menuju Solo Kota Ramah Pemudik

Sudah berjalan 17 tahun saya melintasi Kota Solo setahun dua kali pada saat mudik.  Kesan saya tentang Kota Solo hanyalah sebatas pemudik yang numpang lewat.  Saya belum pernah menginap semalampun, apalagi tinggal beberapa hari menikmati suasana kota yang tekenal dengan keanggunannya ini. Solo berbatasan dengan Karanganyar, Boyolali, Sukoharjo dan Sragen.  Saya sudah pernah memasuki Solo dari keempat kabupaten tersebut.  Karena saya sebatas lewat di kota Solo, maka dalam tulisan ini mungkin tidak bisa saya jelaskan nama-nama terkait lokasi ataupun jalan.  Mohon dimaklumi, karena saya belum mengenal dengan benar seluk beluk kota Solo. Namun, saya ingin menuliskan kesan saya tentang kota Solo, dari kacamata pemudik.

[CHIPversity] Pesan Moral Game Farm Story

Tulisan ini dimuat pada CHIP online http://chip.co.id/chipversity/general/8530/pesan_moral_game_farm_story Pesan Moral Game Farm Story Game ibaratkan dua mata pisau, bisa mendatangkan candu, bisa juga mendatangkan manfaat. Ada game yang mengandalkan kecepatan, kejelian, ketangkasan tangan, dan kemampuan manajerial pemainnya. Saya termasuk penyuka game manajerial. Saya mengunduh game Farm Story dr Team Lava. Selain Farm Story, Team Lava banyak mengeluarkan game manajerial diantaranya Fashion Story, Bakery Story, Restaurant Story dan City story. Diantara semua, saya paling menggemari farm story karena banyak manfaatnya sebagai berikut:

Delta Mas, Inisiasi Hijau di Kawasan Industri

Bekasi dikenal sebagai kota industri yang menjadi penggerak ekonomi nasional. Namun, dampak samping industri sulit dihindarkan. Kota industri identik dengan padat penduduk, lalu lintas ramai, buangan sampah yang tinggi, krisis air bersih, suhu memanas, polusi, dan berkurangnya pepohonan. Bagaimana masyarakat bisa menikmati kehidupannya? Masyarakat berusaha mencari hunian yang meminimalisir dampak industri, antara lain dekat dengan tempat kerja, akses jalan mudah, lingkungan hijau, dilengkapi fasilitas umum dan pendidikan yang baik untuk anak-anak mereka. Tempat di mana momen-momen kehidupan dapat dijalani dengan baik.

Acer Slim Aspire E1, Tanda Cinta untuk Emak Aktif

Dalam 3 blog post  sebelumnya, saya banyak menulis tentang keinginan memiliki Acer Slim Aspire E1. Masih ingat kan, keunggulan-keunggulannya ? Acer Slim Aspire E1 itu 30% lebih tipis dengan tetap mempertahankan fitur-fitur unggulan sebuah notebook, sehingga bisa menambah produktivitas. Selain itu, Acer Slim Aspire E1 adalah notebook yang praktis dibawa mobile kemana-mana, baik secara tampilan dan kemampuan. L ebih ringan, menangkap sinyal jaringan lebih kuat, all in one port data transfer , dan baterai tahan lama.  Dan keunggulan pentingnya, Acer Slim Aspire E1 dengan  didukung performa Intel® Processor di dalamnya , menjadikannya notebook smart yang bisa membuka beberapa program sekaligus.   Semakin tahu keunggulan-keunggulan Acer Slim Aspire E1, semakin besar hasrat memilikinya.  Eit, tapi  sadar diri dulu, ah !  Notebook sehebat  Acer Slim Aspire E1 harusnya berada di tangan yang pantas.   Gadget keren itu akan sangat bermanfaat jika digunakan oleh orang yang tepat.  Uh

Acer Slim Aspire E1, Smart Notebook untuk Kerja dan Keluarga

Bagi penulis atau seniman yang bekerja terkait ide-ide, tentu tahu rasanya "jerawatan" karena ide terpendam tak tersalurkan.  Seperti yang sering saya alami, ingin menuangkan ide yang menari-nari di pelupuk mata, tapi kesempatan sangat sempit, akhirnya uring-uringan dan jadi jerawat karena memendam rasa. Memang kenyataannya kalau sudah dihadapkan pada berbagai urusan keluarga, urusan menulis mau tak mau menjadi nomor dua.  Jangan sampai terulang situasi begini : Pernah, saya dikejar deadline menulis dan terobsesi banget menyelesaikannya. Konsekuensinya, masak kilat seadanya, anak-anak dimandikan oleh ayahnya, dan saya sendiri lupa apakah sudah mandi atau belum. Sepanjang hari t atapan mata saya terfokus pada leptop. Tak lama si kecil masuk ke pangkuan saya dan menjadi penghalang antara saya dan leptop, yang terjadi selanjutnya adalah saya marah dan anak merengek.  Buyar ! Kerjaan nggak beres, keluarga kecewa.  Daripada rebutan laptop sama anak, mending dipuaskan