Rabu, 07 Mei 2014

Ciptakan Lebih Sering Wajah Bermain



Anak-anak adalah sosok dengan ekspresi spontan dan jujur. Ketika mereka gembira mereka tertawa, sebaliknya ketika bersedih mereka diam.

Kembali membahas kebutuhan penting anak-anak adalah bermain. Ternyata bermain mendatangkan berbagai perasaan dalam diri anak dan keluar melalui ekpresi wajahnya. Dengan bermain anak-anak mengenal kreativitas, kegigihan, organisasi, kontrol diri, keterampilan sosial, ketekunan jiwa, mandiri, dan percaya diri. Seperti saat mereka mencoba sesuatu yang baru, mengambil resiko, bergerak untuk maju dan saat mereka menikmati dunianya.

Selasa, 06 Mei 2014

Memahami Sudut Pandang Anak Kecil



Video diatas sangat menggelitik. Kepolosan anak-anak itu mengajak kita, orang dewasa, untuk melihat sesuatu dari sudut pandang mereka.

Anak-anak mendeskripsikan dirinya sebagai sosok yang manis, disayang, penting dan sibuk. Ego anak-anak menempatkan kebutuhan mereka menjadi hal utama.  Menurut anak-anak, bermain adalah hal yang paling penting dalam usia anak-anak. Bermain dapat mengembangkan kemampuan sosial, emosional, intelektual dan fisik.

Senin, 05 Mei 2014

Ruang Bermain untuk Anak-anak Perkotaan




Diprediksi pada tahun 2020 separuh dari anak-anak di dunia akan dilahirkan di kota besar. 

Keluarga saya tinggal di Bogor, sebuah kota besar, berdekatan dengan ibu kota Jakarta. Anak-anak saya, Cinta dan Asa tak asing lagi berada pada lingkungan perumahan yang padat, lalu lintas ramai dan macet, asap kendaraan, dan gedung-gedung pencakar langit.  Inilah realita anak-anak perkotaan. Serba sempit, serba cepat dan terbiasa waspada.



Adaptasi Bermain Anak Perkotaan.

Satu-persatu ruang bermain terbuka terenggut dari anak-anak perkotaan. Sebagai bentuk adaptasi mereka bermain di gang-gang sempit, tanah kosong milik orang, tempat parkir, trotoar bahkan di tepi jalan raya sekalipun.  Berbahaya memang, namun seiring waktu anak-anak beradaptasi dan mengantisipasi bahaya di sekitarnya. Tentu saja hanya sebatas kemampuan anak-anak.

Minggu, 04 Mei 2014

Membahagiakan Anak-anak Yang Sibuk



Betapa sibuknya anak-anak yang tergambar dalam video di atas. Seperti itulah kesibukan anak-anak masa kini, terutama di perkotaan.  Mereka terlihat tergopoh-gopoh, makan terburu-buru, kurangnya waktu bermain, sibuk dengan PR, mengantuk dan kelelahan.

Apakah sibuk itu keinginan mereka?

Anak-anak paling disibukkan oleh urusan sekolah dan mengerjakan PR. Persaingan akademik mengharuskan mereka lebih giat belajar sehingga diperlukan les.  Sebagian lagi anak-anak mendalami bakat dengan kegiatan ekstrakurikuler. Jika mereka menjadi juara maka orangtua akan bangga.