Jumat, 01 Desember 2017

Penyambung Rindu


Sesungguhnya, yang menjadi penghambat pertemuan bukanlah jarak, melainkan waktu.

Rindu.
Saya dan Mbak Sri adalah si bungsu dan si sulung dalam 7 bersaudara. Ketika saya lahir, Mbak Sri meninggalkan kampung halaman Trenggalek untuk kuliah di Bogor. Satu semester berlalu, Mbak Sri pulang dan mengendong saya yang masih bayi. Sayangnya, saya belum mengenalnya sebagai kakak kandung. Libur berikutnya pun demikian. Saat usia saya satu tahun dan mulai mengenali wajah-wajah, saya merasa asing pada mula kepulangan mbak Sri ke kampung halaman. Butuh waktu beberapa hari untuk akrab. Berkat usaha Mbak Sri sebagai kakak yang sangat ramah, akhirnya saya lengket dengannya. Giliran waktunya Mbak Sri kembali kuliah, dengan tangisan meraung-raung saya melepas keberangkatannya.

Kamis, 30 November 2017

Belanja Hepi di Thamrin City


“Besok tolong urus berkas akreditasi ke BAN-PT, bisa?” Tanya Pimpinan sambil menunjuk pada setumpuk berkas di mejanya.

Hm, Kantor BAN PT kan di Kemenristek Dikti di kawasan Thamrin-Jakarta ya? Mendadak saya antusias menerima tugas kantor ini. 

“Siap Pak, besok saya ke Jakarta,” jawab saya.

Sepintas yang saya ingat dari kata "Thamrin" adalah Thamrin City. Iya, sudah bisa ditebak kan niatnya, sepulang dari Kemenristek Dikti, saya berencana mampir ke Thamrin City. Hanya 15 menit dari kantor Kemenristek Dikti.

Minggu, 12 November 2017

Video yang Bercerita ala Fikri Hidayat [Danone Blogger Academy]


Banyak cara untuk menyampaikan sebuah cerita yang berhubungan dengan story telling non fiksi (video journalism) yang bukan reality show di TV, bukan juga artikel depan di media mainstream. 



Membuat video yang bercerita ini adalah materi dari mas Fikri Hidayat, Kameramen Kompas pada hari ke 3 (11 November 2017) Danone Blogger Academy (DBA) yang digelar di Gedung Cyber 2 Jakarta.  



Ada dua cara penyampaian cerita dalam video, yaitu pertama secara kronologis (dimulai dari awal hingga akhir) dan kedua, sampaikan yang penting terlebih dahulu.

Tutur Visual ala Yunaidi Joepoet [Danone Blogger Academy]



"Jika mendengar kata "kesehatan", apa yang ada dalam pikiran teman-teman? Coba gambarkan dalam maksimal 3 kata," Mas Yunaidi memulai kelasnya dengan pertanyaan tersebut.


Hari kedua Akademi Menulis Danone Blogger Academy (DBA), berlokasi di Gedung Cyber 2 Jakarta, hari yang membuat saya bersemangat. Hari itu dibuka dengan sesi Photo Blogging “Menangkap Fenomena Kesehatan di Sekitar Kita”, disampaikan oleh mas Yunaidi Joepoet, Photo Editor at Agency Fish and Colours, dan fotografer Majalah National Geography. Sosoknya masih muda, tetapi ilmunya membuat saya menjura. 

"Cuci tangan!"
"Air minum !"
"Bersih !"
"Makanan sehat!"
"Mata berbinar!"
"Senyum!"

Adalah jawaban para akademia DBA. Pinter-pinter jawabannya. Tinggal bagaimana agar bisa terekspresikan dalam sebuah foto.

Akademi Menulis [Danone Blogger Academy]


Di sela keriuhan grup chat Whatsapp, ada satu pesan yang menarik dari Evrina, berisi sebuah link pendaftaran Danone Blogger Academy.


Wah, apa ini? 

Adalah semacam workshop selama kurang lebih satu bulan yang terdiri dari akademi menulis online dan offline, visit lapang dan pengerjaan proyek tugas akhir. Materi yang akan diberikan dalam Danone Blogger Academy adalah tentang menulis kesehatan, membedakan fakta atau hoax, cara menulis kreatif dengan story telling, belajar membuat vlog dan fotografi. Timelinenya telah tertera jelas kapan peserta harus hadir di Jakarta dan Klaten. Hm, kira-kira saya bisa nggak ya? Akhirnya saya putuskan mendaftar sambil memikirkan bagaimana menjelaskan ke pimpinan saat meminta ijin cuti kerja pada 2x hari Jumat. 

Singkat cerita, saya terpilih sebagai 1 dari 20 peserta Danone Blogger Academy. Acara ini adalah kerjasama Danone Indonesia dengan menggandeng Kompasiana. Danone Blogger Academy ini adalah perpaduan antara upgrade kemampuan blogging dan pengetahuan kesehatan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman serta meningkatkan kemampuan jurnalistik agar para blogger dapat menuliskan informasi mengenai kesehatan dengan mendalam.

Senin, 06 November 2017

Meeting Nyaman di Aston Bogor Hotel


Per tiga bulan sekali, para bendaharawan di IPB berkumpul untuk melakukan rekonsiliasi data triwulan. Puyengnya nggak main-main, mata ini dipaksa melihat ribuan lajur baris dan kolom berisi angka-angka yang njelimet. Belum lagi kalau ada yang tidak balance, wajib ditemukan selisihnya dimana. Sampai ketemu dan benar-benar pas.

Rekonsiliasi bertujuan mencocokkan antara data yang ada pada bendahara dengan data yang ada pada pusat. Kalau keduanya sudah cocok, maka rekonsiliasi telah sukses. Rekonsiliasi per tiga bulan biasanya dilaksanakan di hotel dan menginap. Bukan untuk senang-senang lho, nyatanya kami duduk berjam-jam di ruang meeting untuk bekerja. Pada jam-jam tertentu ada sosialisasi program baru. Kepala panas mengepul, wajarlah kalau untuk acara seperti ini dipilih diadakan di Hotel yang nyaman dengan fasilitas lengkap. Biar nggak stress. 

Salah satu hotel yang pernah menjadi tempat rekonsiliasi adalah Aston Bogor Hotel. Lokasinya di kawasan Batu Tulis, di kaki Gunung Salak. Tepatnya, cari sendiri di google map, pasti ada. hehehe.

Rabu, 01 November 2017

Dari Santap Bersama, Kumengenalmu

Makan tidak berbicara,adalah aturan saat santap bersama yang kami terapkan dalam keluarga. Namun, justru pada saat santap bersama inilah kami semakin mengenal satu sama lain. Aktifitas utama memang makan, di mana masing-masing harus fokus pada apa yang sedang dikunyah. Sesudah dan sebelum makan, ada cerita-cerita di antara kami, ada pilihan-pilihan khas, ada perbedaan selera yang tidak selalu bisa disatukan.



Bagi keluarga urban kota besar seperti kami, santap bersama paling memungkinkan dilakukan adalah saat makan malam dan akhir pekan. Biasanya sarapan dilakukan dengan terburu-buru, dan siang hari makan saya dan suami makan di kantor, sedangkan anak-anak makan di sekolah masing-masing. Tak ayal, begitu akhir pekan tiba, santap bersama adalah kegiatan sederhana yang paling ditunggu-tunggu. Baik itu makanan masakan sendiri maupun beli menggunakan aplikasi delivery. Khusus pada akhir pekan, kami lebih suka makan siang di luar, sekalian refreshing.

Minggu, 29 Oktober 2017

One Day at Aston Sentul Lake Hotel and Resort


"Cobalah eksplor Hotel atau Resort di sekitaran Bogor saja, waktu kita tidak banyak," demikian pesan pimpinan saat saya dan tim menyusun rencana untuk menyelenggaran workshop tenaga kependidikan. Workshop yang sifatnya tahunan ini memang selalu berusaha menghadirkan sekaligus ilmu baru dan tempat refreshing yang nyaman. Tujuannya agar saat kembali bekerja, pegawai lebih bahagia dan mendapat pencerahan.

Setelah survei di kawasan sekitar Sentul Bogor, saya dan tim memilih Aston Aston Sentul Lake Hotel and Resort. Begitu melihat suasana dari lobi, kami langsung terpukau. Ternyata ada resort yang super nyaman dan cantik di kota Bogor yang sudah pada ini. Pinter nih pemilihan tempat dan konsepnya. Dari balkon terpampang kolam renang yang luas dengan struktur lanscape yang cantik dan ada danau kecil alami yang memang ada di kawasan ini. 

Aston Sentul Lake Hotel and Resort terdiri atas 2 bagian , yaitu hotel dan resort. Hotel terdiri atas kamar-kamar, sedangkan resort terdiri atas rumah dengan kolam renang privat dan pintu langsung ke arah danau, lebih cocok untuk yang ingin menginap bersama keluarga.

Workshop Keselamatan Kerja dan Pertolongan Pertama P3K



Seringkali karyawan kantoran kurang menyadari bahaya-bahaya yang mungkin muncul di lingkungan kerja. Merasa nyaman di ruangan ber - AC, duduk di depan komputer dan berurusan dengan kertas-kertas sehingga melupakan bahaya bisa saja mengintai setiap saat. 

Menyadari hal ini, tim manajemen departemen memilih tema "Keselamatan Kerja" sebagai tema workshop untuk Tenaga Kependidikan di Departemen Proteksi Tanaman. Informasi : Tenaga Kependidikan ini adalah supporting staf selain dosen pengajar (pendidik). Jadi tenaga kependidikan terdiri dari tata usaha dan administrasi (saya sebagai bendahara ada di bagian ini), teknisi laboratorium, tim keamanan dan tim kebersihan.

Rabu, 25 Oktober 2017

Samsung Galaxy C9 Pro : Rising Professionalism in Me


Terinspirasi dari tagline Samsung Galaxy C9 Pro, sebagai smartphone yang menjanjikan profesionalisme, saya pun terpikirkan, apakah diri saya sudah bekerja dengan profesional? 

Berawal dari tantangan, saya meninggalkan zona nyaman.
Saat ini saya bekerja sebagai seorang bendahara, istilah kerennya akuntan. Posisi ini baru saya jalani 3 tahun terakhir. Saya menerima posisi itu dengan perasaan kurang percaya diri.  Bagaimana tidak, latar belakang pendidikan saya adalah sains pertanian, dan mendadak disodori posisi yang berhubungan dengan keuangan. Pekerjaan yang sama sekali tidak saya bayangkan sebelumnya.

Selasa, 24 Oktober 2017

Agrianita Jalan-jalan ke Sukabumi


Akhirnya kesampaian juga menjajal naik kereta api dari Bogor ke Sukabumi. Selasa 10 Oktober 2017, saya bersama rombongan ibu-ibu Agrianita Fakultas Pertanian IPB, plesir ke Sukabumi.

Skedul kami dimulai dengan naik kereta pukul 08.00 pagi. Saya pikir, stasiunnya yang di Stasiun Bogor, ternyata khusus untuk kereta api Sukabumi, stasiunnya adalah Stasiun Paledang. Nah kan, 20 tahun tinggal di Bogor baru tahu ada stasiun Paledang. Hihihi..

Garda Oto Digital, Asuransi Mobil Makin Gampang


Tahun berganti, sementara saya masih belum bisa menyetir mobil. Sejak remaja impian saya bisa menyetir mobil. Nyatanya, setelah hampir 10 tahun berkesempatan mengendarai mobil keluarga,  saya tidak berhasil mengumpulkan nyali untuk belajar menyetir. 

Seiring bertambah usia, ketakutan-ketakutan akan lalu lintas semakin bertambah. Apalagi memang pada kenyataannya, kondisi jalan raya semakin padat. Perilaku pengguna jalan masih banyak yang sembarangan dan egois.  Sehari-hari dihadapkan pada kejutan-kejutan di jalan raya yang membuat sport jantung. Beberapa kali mobil kami tergesek oleh setir motor, pernah juga terseruduk dari belakang oleh mobil lain, padahal jalan tengah macet dan melambat. Alhamdulillah nyawa masih dilindungi. Maka jangan salahkan saya kalau nyali menyetir semakin menipis.

Sudah pasti, asuransi mobil sangat diperlukan. Kalau tidak, dompet kita bakal terkuras untuk biaya servis mobil yang tidak murah. 

Rabu, 11 Oktober 2017

Memahami Fiskal




Dalam logika keuangan sederhana, pendapatan yang saya peroleh berasal dari berbagai sumber. Pendapatan itu digunakan untuk membeli kebutuhan sehari-hari, kebutuhan bulanan dan kebutuhan jangka panjang.

Pertanyaannya adalah, apakah pendapatan saya cukup untuk membayar semua kebutuhan itu?

Kemungkinan-kemungkinannya seperti ini :

  • Pendapatan lebih besar daripada pengeluaran, ini ideal sehingga saya bisa menabung. 
  • Pendapatan sama dengan pengeluaran, artinya uang hanya numpang lewat. 
  • Pendapatan kurang dari pengeluaran, sehingga solusinya adalah berhemat, dan jika diperlukan saya harus berhutang untuk modal usaha. 

Analog di atas bisa membantu kita memahami apa dan bagaimana kondisi fiskal di Indonesia. Sudah pasti beda level kerumitan dan kompleksitasnya. Karena itu tak heran jika pemerintah dalam hal ini Presiden dan Menteri Keuangan pusing tujuh keliling mikirin uang negara, hehehe.

Senin, 09 Oktober 2017

Konferensi Ayah Bunda Platinum



Entah kenapa saya selalu merasa tersentuh kalau melihat para ayah yang mau ikut mengurusi anak, mau tau apa sih yang terbaik untuk anak-anaknya. Pemandangan menyentuh ini banyak saya lihat dalam Konferensi Ayah Bunda Platinum di Bogor, 2 Oktober 2017 silam.

Pagi itu, IPB International Convention Center di'merah'kan oleh para orangtua yang antusias untuk hadir menimba ilmu dan merelakan akhir pekannya. Dan yang membuat saya terkesan adalah...banyak para ayah hadir lho.  Jempol buat para ayah yang hadir! Mereka sadar,  keberhasilan membentuk kecerdasan si kecil bukan hanya peran bunda saja, tapi juga harus bekerjasama dengan ayah. Iyalah, kan anak berdua, masa yang repot hanya bunda. Hehehe..

Tolong jangan baper ya lihat foto ayah-ayah yang penuh tanggung jawab berikut ini.

Kamis, 05 Oktober 2017

Pilih Ayam atau Telur ? Mau Semuanya!


Halo teman-teman,

Hari ini makan dengan lauk apa? Siapa yang lauknya telur? Siapa yang lauknya ayam?

Setiap hari, di keluarga saya hampir tak pernah ketinggalan menu ayam dan telur. 

Pagi hari, paling gampang saya membuat sarapan dengan lauk telur. Mau telur ceplok, telur dadar, atau nasi goreng telur? Nah, telur semuanya. Hahaha..soalnya gampang sih, cepat matang dan dijamin enak. 

Minggu, 01 Oktober 2017

Sate yang Terbakar dan Emosi yang Teredam


Dua 'aha' momen yang mengulik kesadaran saya terjadi di sebuah warung sate kambing sederhana di Trenggalek, Jawa Timur, sekitar 3 tahun lalu.

Dilihat dari luar, warung sate kambing itu tidak terlalu meyakinkan. Kalau saja tidak mencobanya, saya tidak akan tahu kenapa banyak orang merekomendasikan warung tersebut. Rahasianya adalah pada dagingnya yang segar dan bumbunya enak. Sate Kambing salah satu kuliner yang banyak dijumpai di Trenggalek, kota kelahiran saya (berulang kali dengan bangga saya menyebutnya, walaupun di profil blogger telah nyata tersebutkan). Dan warung sate ini dalam daftar wajib yang harus saya kunjungi saat mudik.

Sabtu, 16 September 2017

J . e . d . a .


Akhir 2015, perasaan jenuh itu mulai muncul. Saat itu saya tengah sibuk-sibuknya membereskan laporan tahunan keuangan, bertepatan dengan masa pergantian pimpinan unit, sehingga saya juga harus menyajikan pula laporan selama 5 tahun terakhir. 

Frekuensi saya dalam menulis berkurang drastis. Blogging pun sangat jarang. Apalagi ikut event-event comunity gathering yang seringkali diadakan di Jakarta. Rasanya energi saya tak cukup untuk melakukan hal-hal yang sesungguhnya saya sukai.

Sampai pada titik dimana saya tidak ingin melakukan apa-apa selain JEDA. Sayangnya, jeda inipun tak bisa benar-benar saya lakukan. Rutinitas terus berjalan. Tanggung jawab pekerjaan tak tega untuk saya tinggalkan. Saya tak hanya menempatkan diri sebagai ibu di rumah, namun juga jadi "ibu" di kantor. Kalau saya tak ada, bagaimana urusan rumah tangga kantor?

Minggu, 13 Agustus 2017

Diari Belanja Lebih Rapi dengan BNI Financial Planner


Orang lain punya diari untuk curhat soal cinta, kalau saya punya diari untuk curhat keuangan. 
Dari catatan pengeluaran hingga mimpi-mimpi di masa mendatang.
Tetapi, beberapa tahun terakhir saya mulai bingung menulis Diari Belanja. Kenapa?

Perkembangan pembayaran dengan cara e-money memang memudahkan. Sistem pembayaran banyak dilakukan dengan kartu debit, kartu kredit, transfer maupun pembayaran tagihan melalui internet banking. Namun di sisi lain, saya harus mengubah pencatatan dan pola pengelolaan uang pribadi.

Dulu saya masih menggunakan amplop untuk memisahkan pos-pos belanja. Begitu terima uang gaji bulanan dan nafkah dari suami, uang-uang tersebut lantas dibagi dalam amplop-amplop bertuliskan tujuan peruntukannya. Saat itu, tabungan BNI benar-benar hanya untuk menabung. Seluruh uang belanja ditarik tunai. Catatan pengeluaran saya tulis dalam Diari Belanja

Sabtu, 12 Agustus 2017

Wangi Yang Tak Kan Pudar


Pilih mana, baju rapi tapi bau, atau baju kucel tapi wangi?
Saya sih, pilih baju rapi tapi wangi. *smile*

Penampilan adalah representasi diri seseorang, dan wangi adalah bagian penting di dalam penampilan itu sendiri. Wangi identik dengan kebersihan, sebaliknya kotor identik dengan bakteri penyebab bau. Karena itu penting banget untuk tampil wangi sepanjang hari.

Ssst, orang nggak bakal mengira kamu belum mandi kalau mencium aroma wangi darimu. Hehehe. Tapi ini bukan trik yang boleh ditiru. Tetap, kebersihan tubuh menjadi kunci badan tidak bau.

Nasib tinggal di negara tropis seperti Indonesia ini membuat tubuh kita gampang berkeringat. Bukan salah keringatnya sih, karena berkeringat itu sehat kok. Tinggal bagaimana kita meredam bau keringat ini ketika beraktifitas seharian.

Rabu, 19 Juli 2017

Godaan-godaan dalam Menabung dan Cara Jenius Menjaga Prioritas




Jika Anda diminta memilih antara kedua kebutuhan, biaya kesehatan atau biaya pendidikan, mana yang Anda prioritaskan? 

Jika Anda diminta memilih antara membeli rumah atau mengontrak rumah sambil membeli mobil, mana yang Anda prioritaskan? 

Seringkali pilihan hidup - yang hampir selalu berhubungan dengan biaya - dalam posisi sama pentingnya. Pada titik itu, tidak mudah memilih prioritas.

Ada kalanya prioritas didasarkan pada tingkat kebutuhan terhadap 'sesuatu' tersebut, seberapa banyak anggota keluarga yang membutuhkan, dan mana yang lebih cepat harus dipenuhi.

Ada kalanya, kita tidak mendapatkan kesempatan lama untuk berpikir, hanya dalam hitungan hari, bahkan jam dan menit, harus membuat keputusan penting yang menguras tabungan.

Saya belajar dari kegagalan-kegagalan dalam menabung. Sekian tahun menabung, menyisihkan uang, membuat pos-pos tertentu, hingga tiba pada satu kesimpulan : keberhasilan menabung ditentukan oleh keteguhan niat.

Jumat, 30 Juni 2017

Olympic Residence Sentul, Apartemen dengan Fasilitas Pendukung yang Lengkap dan Premium

Apartemen Olympic Residence Sentul

Olympic Residence Sentul, Apartemen dengan Fasilitas Pendukung yang Lengkap dan Premium.

Jika Anda melintasi jalan Tol Jagorawi baik dari Jakarta ke Bogor atau sebaliknya, Anda akan melihat beberapa bangunan (yang kemudian menjadi landmark) kawasan Sentul pada khususnya, dan Bogor pada umumnya. Ada Masjid Az-Zikra yang bangunannya megah, SICC (Sentul International Convention Centre), bakal stasiun kereta LRT Sentul, dan kawasan Olympic CBD (Central Business District) yang ditandai dengan bangunan Olympic Renotel Hotel dan pembangunan apartemen oleh HK Realtindo. 

Landmark Sentul sebagian besar telah saya jelajahi. Kali ini giliran melihat kawasan Olympic CBD sebagai kawasan bisnis yang dinamis. Tepatnya, minggu, 18 Juni 2017, saya gunakan weekend di tengah Ramadan ini untuk melihat-lihat kawasan Olympic CBD dan apartemen yang tengah dibangun oleh HK Realtindo, yaitu Olympic Residence Sentul. Walaupun namanya kawasan bisnis, namun suasana di sini sejuk dengan pohon palem di sisi kanan dan kiri jalan.

Kamis, 29 Juni 2017

Ekowisata Mangrove, Pantai Cengkrong Trenggalek

Ekowisata Mangrove, Pantai Cengkrong Trenggalek

Ekowisata Mangrove, 
Desa Karanggandu, Pantai Cengkrong, Kec. Watulimo, Trenggalek. 

Mudik 2017 dalam rangka Idul Fitri 1438 H terasa sangat berkesan. Selain karena ini mudik yang memang diniatkan jalan-jalan seru dan santai, ini juga mudik pertama yang kami lakukan sejak diangkatnya Bupati Trenggalek Bapak Emil Dardak. Beliau hits karena adalah suami artist Arumi Bachsin, namun sebenarnya beliau juga sangat pintar jika dilihat dari riwayat kependidikan dan karirnya.

Sejak Bupati Emil Dardak memimpin, Trenggalek mulai dikenal oleh masyarakat Indonesia. Sebelum ini, saya sangat sering mendengar pertanyaan Trenggalek itu mana? ketika si penanya tahu asal saya dari Trenggalek. Biasanya sih saya jawab, Trenggalek itu kota kecil dekat Australia. Hehehe..

Rabu, 28 Juni 2017

Pengalaman Melewati Tol Fungsional Solo - Ngawi untuk Mudik Lebaran 2017

tol fungsional solo ngawi

Halo, mudik 2017 ini ada beberapa ruas tol yang digunakan secara darurat (karena baru 80% jadi) selama mudik lebaran. Istilahnya adalah Tol Fungsional. 

Saya mencoba menggunakan Tol Fungsional Solo - Ngawi sejauh 90 km. Tol ini bagian dari tol Trans Java. Nantinya akan dibangun juga tol sampai ke Kertosono.

Terhitung mulai Senin (19 Juni 2017) hingga Senin, 26 Juni 2017 ruas jalan tol solo - Ngawi sepanjang dibuka untuk pemudik dengan status sebagai jalan tol fungsional sementara.


PT Solo Ngawi Jaya (SNJ) dibukanya sebagain ruas jalan tol ini dalam rangka memperlancar arus mudik Lebaran 2017.

Tol Fungsional Solo - Ngawi masih gratis. Sebenarnya luasnya untuk 2 arah, namun karena belum jadi, maka diberlakukan sistem buka tutup. Sebelum hari Raya Idul Fitri digunakan dari arah Solo - Ngawi. Sebaliknya, setelah Hari Raya digunakan untuk arus balik Ngawi - Solo.

Tol fungsional Solo Ngawi ini mulai dibuka pukil 06.00 hingga 17.00. Pengemudi diharap berhati-hati karena masih belum banyak rambu jalan dan masih sedikit rest area yang memadai. Debu-debu juga beterbangan di siang hari yang panas dan kering.

Sabtu, 17 Juni 2017

Bermain Aman dan Nyaman Bersama Anak : Membebaskan dengan Kehati-hatian


Orangtua seharusnya tahu, bahwa dunia anak adalah dunia bermain. Orangtua juga seharusnya sudah tahu, bahwa anak banyak menyerap pengetahuan dan melatih kemampuan kognitifnya dari bermain. Karena itu, pembatasan atau pelarangan bermain dapat mengurangi ruang gerak dan eksplorasi anak, akibatnya dapat menghambat kemampuan anak mengenali lingkungannya, juga memperlambat kemampuan kongnitifnya baik fisik maupun mental. Di sisi lain, lingkungan kita sehari-hari tidak selalu aman, termasuk lingkungan bermain anak, baik tempat maupun sarana bermainnya. 

Tantangan orangtua : Bagaimana membebaskan anak bermain dengan tetap memerhatikan faktor kamanan dan kenyamanan.

Tulisan ini saya buat berdasarkan pengalaman pribadi. Banyak faktor-faktor keselamatan yang menjadi perhatian saya dan suami (kami satu paham dalam hal kehati-hatian ini), sehingga cukup banyak yang saya inventarisasi sebagai catatan keamanan saat bermain.

Jumat, 16 Juni 2017

Senja di Terra Maharani

Ramadan hari ke 21, saya sekeluarga datang untuk undangan buka bersama blogger di Terra Maharani. Semula saya berketetapan tidak akan menghadiri event blogger selama Ramadan, namun karena kali ini boleh bawa keluarga, akhirnya undangan ini saya iyakan.

Lagipula, Terra Maharani hanya berjarak 2 km dari rumah saya, tinggal mlipir sebentar pun sampai. Sekaligus saya ingin lihat-lihat lokasi hunian yang  - ya, siapa tahu -  bakal memberi motivasi untuk memilikinya suatu saat.

Kamis, 01 Juni 2017

Ayam Dingin Segar Menu Sehat Keluarga


Ayam Dingin Segar adalah salah satu isi yang wajib ada di kulkas di rumah saya. Sebagai ibu bekerja yang tidak mungkin setiap hari belanja, saya belanja seminggu sekali untuk memastikan stock sayur, buah, bumbu, daging, ikan dan tentu saja ayam dingin segar dalam jumlah cukup. Bisa dibilang, porsi belanja ayam dingin segar lebih banyak dari lauk lainnya karena keluarga kami paling suka masakan ayam. Terutama anak laki-laki saya, dalam sekali makan dia bisa menghabiskan 2-3 potong ayam goreng atau semur sampai menyebut dirinya kembaran ketiga Upin-Ipin. Hihihi.

Ayam dingin segar bukan sebuah merek dagang lho. Ayam dingin segar adalah istilah untuk daging ayam yang diproduksi dengan cara pendinginan dan pembekuan. Ayam disembelih di Rumah Potong Unggas dan dagingnya langsung dikelola dalam suhu dingin 0-4°C. Suhu dingin ini terus dipertahankan pada penyimpanan daging ayam dari rumah potong, selama perjalanan, di toko dan pasar tempat penjualan ayam hingga sampai ke tangan konsumen.

Direktorat Kesehatan Masyarakat Veteriner, Kementerian Pertanian Indonesia ingin menyampaikan kepada masyarakat mengenai 3 keunggulan ayam dingin segar, yaitu segar, praktis dan serbaguna. Segar dalam kualitasnya, praktis dalam pembelian dan penyimpanan serta serbaguna dalam pengolahan.

Kamis, 25 Mei 2017

Sepucuk Surat untuk Anakku, tentang menjadi Wanita dan Cita-citanya



Dear my daughter Cinta,
Selamat ya Nak, tahun ini kamu lulus SD. Kalau lihat tinggi badanmu, Mama sering lupa bahwa kamu baru beranjak remaja. Tinggi badanmu sudah menyamai Mama, Nak.

Dalam secarik kertas yang kamu tuliskan pada malam perpisahan sekolah itu membuat Mama terharu. Kalimat sederhana, ucapan terimakasih untuk Mama dan Ayah. Buat Mama, secarik kertas itu adalah “sertifikat” keibuan Mama. Yeay, tahun ini Mama naik kelas, dari seorang ibu dari anak-anak dan kini menjadi ibu dari seorang remaja. 

Mama deg-degan Nak, banyak yang bilang mendidik remaja itu tidak lebih mudah dari mendidik balita dan anak-anak. Walaupun remaja sudah mandiri, justru perkembangan pikirnya yang semakin mandiri menjadi tantangan bagi Mama dan Ayah untuk membimbingmu.

Minggu, 21 Mei 2017

#MemesonaItu seperti Mata Air

Vitalis Body Scent

Apa yang paling menyeramkan dari diri seseorang?
Ketika marah, ketika berbohong, ketika kata-katanya menyakiti.
Jangan harapkan diri tampak memesona ketika itu terjadi. Secantik apapun, sewangi apapun, semodis apapun penampilan, seseorang akan tampak seram saat tidak bisa menahan dirinya dari api dalam jiwa.

#Memesonaitu menurut saya tidak bisa memiliki definisi terbatas bagi seorang wanita.  Bagaimana kalau kita balik alur berpikir tentang definisi memesona. Sikap seorang wanita dalam menghadapi berbagai situasi dalam hidupnya akan menunjukkan apakah dirinya mampu bersikap memesona atau tidak.  

Kamis, 18 Mei 2017

Bahagia dari Hati



2017 sudah dipenghujung bulan ke 5 saja. Saat ini saya tengah sibuk-sibuknya mempersiapkan anggaran kantor untuk Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri, mendampingi anak ujian nasional, bersiap-siap berburu SMP, ditambah persiapan pentas akhir tahun dan fieldtrip tahunan sekolah anak. Sementara itu pekerjaan rutin terus berjalan. 

Hari ke hari, bulan ke bulan, tahun ke tahun. Huhuhu, waktu rasanya berjalan sangat cepat. Tantangan datang setiap hari dalam peran saya sebagai ibu, karyawan dan blogger. Kesibukan terus menerus yang membuat waktu terasa tidak pernah cukup untuk menyelesaikannya.

Nyatanya, saya tidak pernah mau berhenti di sini. Betapa saya mencintai kedua peran tersebut. Saya sibuk, saya lelah, tetapi saya bahagia. Bahagia. Satu kata yang membuat kita mau melakukan berbagai tantangan hidup. 

Minggu, 14 Mei 2017

Mama - mama Doyan Ngemil


Saya doyan ngemil. Apakah karena saya wanita? Apakah setelah menjadi ibu semakin doyan ngemil? Walaupun tanpa survei mendetail, jika anda merasakan hal yang sama, mari akui saja. Hihihi..

Ngemil ada plus minusnya. Jadi nggak perlu phobia berlebihan. Ngaku phobia tapi nggak bisa meninggalkan kebiasaan ngemil, yang ada malah stress. Mending dikelola saja kebiasaan ngemilnya jadi ngemil sehat.



Kebiasaan doyan ngemil seperti apa yang berbahaya?


Sabtu, 13 Mei 2017

Menumbuhkan Kebiasaan Minum Susu dalam Keluarga


Apakah Anda harus mengejar-ngejar anak dengan membawa segelas susu? Ataukah Anda khawatir anak mungkin kekurangan nutrisi karena tidak cukup minum susu?

Alhamdulillah di keluarga kami tidak ada drama seperti itu :)

Kami sekeluarga suka minum susu. Mungkin karena dari semula Ayah dan Mama-nya suka minum susu, jadi kebiasaan itu menular pada anak-anak. Bedanya, ketika anak-anak hadir, cara kami minum susu jadi lebih seru.

Terinspirasi dari "Kampanye Frisian Flag Saatnya Keluarga Minum Susu Sekarang!" yang diselenggarakan oleh Frisian Flag, kembali saya ingin menekankan betapa pentingnya menumbuhkan kebiasaan minum susu dalam keluarga.

Sabtu, 29 April 2017

Together, More, More, and More !

Hari ini, 3 tahun yang lalu.
Teringatkan kembali, saya pernah menuliskan ini di Facebook.


Anakku, 
seandainya bisa, Mama ingin memandangmu setiap waktu,
dalam bangun dan tidurmu. Bersamamu selalu.

Karena hidup adalah waktu yang bergulir.
Ada saat bersama, ada saat terpaut jarak.
Berharap kamu paham, waktu bermain kita di sore hari,
Bukanlah waktu yang mama sisakan untukmu. 

Sekali lagi, bukan sisa waktu.
Karena bercengkerama sore hari 
adalah kebersamaan yang memang kita ciptakan, rencanakan dan harapkan sejak pagi. 
Bahkan sejak hari-hari sebelumnya. 

Tetaplah bertumbuh.
Mama akan merekam waktu bersamamu. 
Menuliskannya dalam diary Mama.

Kamis, 20 April 2017

Ngeblog Sehat Bersama SoMan


Ketika mengetahui akan diadakan BloggerDay 2017 yang diselenggarakan Blogger Crony bekerjasama dengan SoMan, yang pertama saya ingat adalah "Wah, SoMan? Ini kan jamu tetes yang berhasil menyembuhkan mertua saya dari dampak pasca stroke." Maka tak perlu beralasan ini itu, suami saya langsung mengijinkan saya mengikuti acara ini. "Sudah saatnya kita mengonsumsi SoMan juga," katanya.

Saya mengenal SoMan kurang lebih setahun lalu. 

Ketika itu Bapak Mertua menyampaikan berbagai keluhan pasca stroke, antara lain mudah lelah, lemas, tangan kanan masih kaku, tenggorokan sulit menelan dan sulit berbicara. Dari seorang mantri kesehatan di Medan, kami mengetahui tentang produk SoMan. "Ini lebih dari obat Pak Cik, tapi khasiatnya luar biasa. Dokter-dokter di rumah sakitpun menyarankan untuk mengonsumsi SoMan," kata Pak Mantri itu kepada Bapak Mertua saya.

Sabtu, 08 April 2017

Keluarga Minum Susu itu Penting dan Seru !



Agak aneh kedengarannya, di kala produk susu saat ini relatif mudah didapatkan, namun kebiasaan minum susu masyarakat Indonesia masih sekitar 30% dari jumlah penduduk Indonesia. Badan Pusat Statistik melansir pada tahun 2015, konsumsi susu di Indonesia lebih rendah di antara negara-negara di Asia lainnya, yaitu 12,1 liter per orang per tahun. Artinya, hanya sekitar 1 liter per bulan.

Sabtu lalu, 1 April 2017, saya diundang oleh Frisian Flag dalam acara Blogger Gathering "Kampanye Frisian Flag Saatnya Keluarga Minum Susu Sekarang!" di Rumah Kencur, Pejaten Barat, Jakarta.  Saya datang satu jam sebelum acara dimulai, jadi sempat melakukan foto-foto di berbagai sudut yang sengaja ditata sangat apik.

Selasa, 04 April 2017

Hadiah untuk Sang Eksplorer


Saya jatuh cinta lagi. Dan semakin bertambah setiap harinya. 
Senyumnya yang selalu ceria, saat bicara matanya yang bening menatap ramah. Semakin ke sini, sikapnya semakin “gentleman.” Kepada dia kah kelak tempat saya akan menggantungkan hari tua? Kepada anak lelaki tercinta, Asa.

Kini Asa masih berusia 6,5 tahun, sudah SD, tingginya sudah 130 cm. Berbeda dengan sikapnya sewaktu balita, Asa kini lebih kalem, tapi lucu.  

Asa itu anaknya penuh perhatian. 

Adalah wajar jika seorang mama menyayangi anaknya tanpa berharap balasan. Maka ketika Asa berbalik memberikan perhatian pada saya, sudah pasti perasaan saya begitu membuncah bahagia dan haru. 

"Mama sudah makan malam belum?" 

"Kakak jangan tidur di lantai, nanti masuk angin." 

"Ayah sudah mengunci pagar belum? Sudah malam loh." 

"Mau hujan nih, jemuran sudah diangkat belum?"

“Sebelum bobok, Mama jangan lupa mematikan kompor, takut kebakaran” 
Begitu perhatiannya Asa pada anggota keluarga lainnya.

Yang lucu lagi saat dia mengingatkan saya saat kami selesai makan di restoran, "Tidak ada yang ketinggalan kan? HP dan dompet mama sudah dibawa semua?" Katanya sambil merapikan kursi yang baru kami duduki.

Sabtu, 01 April 2017

Bekerja dengan Tersenyum


Tulisan ini saya dedikasikan untuk rekan-rekan kantor yang berhasil membuat saya bisa tersenyum di antara pekerjaan yang bertumpuk.

***

Sebagai abdi negara, kami bertugas melayani klien dengan senyum. Dalam lingkungan pendidikan tinggi, klien kami adalah mahasiswa dan sesama rekan kerja itu sendiri. Pasalnya, urusan administrasi dan manajemen perguruan tinggi cukup rumit dan melibatkan banyak bidang, jadi selain mahasiswa, kami juga harus saling melayani sesama civitas akademika lintas unit maupun profesi. 

Pekerjaan yang banyak tentu melelahkan. Ditambah lagi deadline yang serba mendadak dan mendesak. Mau tak mau tugas harus diselesaikan. Satu mata rantai tugas tidak beres akan berimbas pada rantai pekerjaan lainnya. Dalam situasi penuh stres, saya beruntung berada di lingkungan kerja yang menjunjung semangat kekeluargaan dan keakraban. Rekan-rekan kerja saya adalah sosok-sosok yang sukses membuat saya tersenyum. Mereka terdiri dari cleaning servis, petugas keamanan, petugas ruangan, staf administrasi dan para dosen pengajar yang saya tidak bisa sebutkan satu persatu. Kami tergabung dalam keluarga Departemen Proteksi Tanaman, IPB.

Rabu, 29 Maret 2017

Terkesan Citarasa dan Estetika Khas Sunda di Bumi Aki



Makan, kini lebih dari urusan perut. Kesempurnaan kegiatan makan terwujud ketika seluruh indera mendapatkan kesan yang istimewa dari apa yang kita santap. Rasa, aroma, estetika penyajian, dan suasana adalah hal-hal yang menentukan apakah sebuah makanan dapat dinikmati secara sempurna.

Tentunya, kita ingin menjadi momen spesial saat makan bersama orang-orang tersayang. Tak perlu menunggu setahun sekali untuk jadikan momen makan jadi spesial, saya telah menemukan tempat makan yang dapat menciptakan suasana itu. Yaitu Restoran Sunda R.M. Bumi Aki. 

(silakan putar video di atas)

Bumi Aki - diambil dari Bahasa Sunda. Bumi artinya rumah, dan aki artinya kakek. Penamaan R.M. Bumi Aki dimaksudkan untuk menciptakan suasana makan tradisional Khas Sunda seperti di rumah kakek.

Senin, 13 Maret 2017

Royal VKB Cookware dari Alfamart

Buat ibu-ibu berita apa yang paling cepat update?
Politik? Bukaaan. Gosip selebriti ? Hm, bisa jadi.
Tapi ada yang ibu-ibu lebih cepat tahu beritanya, yaitu kalau ada promo di Alfamart. Iya kaaaan?
Begitu tahu ada promo pasti langsung segera menyerbu ke Alfamart.

Yang lagi hot topic di kalangan grup WA ibu-ibu yang saya ikuti, dan sepertinya lagi viral di medsos adalah program promo Kejutan Awal Tahun dari Alfamart. Kali ini Alfamart menyenangkan ibu-ibu pelanggannya dengan memberi kesempatan menebus murah alat masak mewah Royal VKB melalui program #PilihanBundaAlfamart 

Sebenarnya sebelum berita ini viral di WA, saya sudah tahu duluan. Lha wong hampir setiap hari adaaa aja alasan untuk mampir ke Alfamart di depan gerbang kompleks rumah saya. Siapa sih yang nggak langsung kepengen begitu melihat alat-alat masak berbahan teflon kualitas tinggi, mejeng tak jauh dari pintu masuk Alfamart, dengan tambahan informasi : DISKON HINGGA 80%.

Cookware mewah ini bisa ditebus murah dengan cara mengumpulkan 10 - 15 stamp. Untuk mendapatkan stamp itu kita hanya perlu berbelanja sejumlah 30 ribu, berlaku kelipatan. Akan ada tambahan stamp lagi jika di antara barang yang kita beli ada produk sponsor.  Plus ada tambahan diskon jika kita menggunakan aplikasi Alfamart di ponsel. Jatuhnya lebih murah pastinya.



Jadi gini tips agar stamp cepat terkumpul dan nggak merasa boros :

Jumat, 03 Maret 2017

Asus Zenfone 3 : Capturing The Flavors of Indonesia

Saya bukan fotografer profesional, melainkan seorang street food lover.

Dalam sebuah lorong bernama Kampus Dalam – sisi luar Kampus IPB Bogor – adalah ‘surga’ bagi penyuka jajanan kaki lima seperti saya ini. Lorong yang di kedua sisinya berjajar warung-warung sederhana semi kumuh. Pararel dengan rombong-rombong jajanan kaki lima yang tak jeda dikerubuti para pembelinya, kebanyakan adalah mahasiswa. Lorong sempit dengan diveristi makanan yang sangat tinggi.

Saya pun memulai langkah dengan perut kosong dan tangan menggenggam Asus Zenfone 3 ZE520KL. Sekalipun saya buka fotografer handal, memotret makanan buat saya seperti kegiatan selfie bagi beauty blogger. Setiap saat ingin menangkap momen tercantiknya kan? Begitupun saya, ingin menangkap tampilan paling menggiurkan dari sepiring makanan yang akan saya santap.



Jadi, mau dimulai darimana perburuan ini?

Minggu, 26 Februari 2017

Childhood Cancer Day 2017


Selama ini saya terlalu paranoid membicarakan soal yang "satu" ini. Faktanya, beberapa teman adalah survivor, dan tampaknya mereka tampak semangat untuk sembuh. So, anggap saja seperti penyakit lainnya, mencegah lebih baik, mengetahui lebih awal lebih baik dan bisa disembuhkan.

Saya akan berbagi informasi tentang kanker anak. Ujug-ujug menulis ini karena saya tahu adanya acara Peringatan Hari Kanker Anak pada tanggal 20 Februari 2017 lalu di Kementerian Kesehatan. Dalam acara itu hadir 3 narasumber yaitu dr Edi Setiawan Tehuteru, SpA(K) MAH, dr Lily S. Sulistyawati, MM (Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular, Kemenkes RI) dan Siti Julia, anak survivor kanker.

Senin, 13 Februari 2017

Meet Up Fruitaholic


Sejak 2013 saya mengenal Sunpride melalui event-event yang diadakannya, yang kemudian terkesan adalah kehangatan dan keceriaan. Sunpride selalu sukses mengadakan event dengan konsep "banjir buah". Betapa buah menjadi sangat berharga, sangat cantik, sangat sexy sehingga sepulang event kita selalu termotivasi kembali untuk rajin makan buah.

Setelah Fruitsummit 2015, diundanglah saya dalam kelompok Fruitahollic, dimana saya terpilih karena aktif mempromosikan kampanye gerakan makan buah. Total ada sekitar 20 member Fruitaholic ini, sebagian sudah saya kenal sebagai blogger, sebagian lagi baru kenal, ada mba Wiwik Wae dan mba Nunik Rahmawati yang super ramah, Adit yang baik dan lucu, Si Ochoy dll. Pun begitu, semua akrab dan seru. Saya jadi merasa kembali segar dan muda gabung dengan fruitaholic. 

Di awal 2017 ini Fruitaholic meet-up romantis di cafe Exquiese Pattiserie, Rumah Cokro, Menteng Jakarta. Sebuah kafe mungil yang cantik. Dari luar kelihatan seperti rumah tempo dulu. Kami mengenali bahwa ini lokasinya karena melihat booth Sunpride dari kejauhan. Dan buah-buahan Sunpride sudah bertebaran sejak pintu masuk. 

Selasa, 07 Februari 2017

Taman Kaulinan, Ruang untuk Anak-anak Bogor


Satu persatu harapan warga Bogor pun terwujud. Setelah beberapa tahun sebelumnya dibangun taman-taman dan pedestrian di berbagai sudut Kota Bogor, tanggal 5 Februari lalu diresmikan Taman Kaulinan dan Taman Sempur. Keduanya berlokasi di Lapangan Sempur, sisi utara Kebun Raya Bogor.

Informasi peresmian Taman Kaulinan dan Taman Sempur ini saya terima dari berbagai grup WA, baik grup kantor sampai grup ibu-ibu RT. Jadi penasaran juga ingin tahu seperti apa, saya pun mengajak Asa main ke sana. Untungnya hari minggu itu cerah. Padahal sehari sebelumnya Bogor dan sekitarnya hujan seharian lho. Berarti semesta mendukung. 

Cegah Neuropati pada Aktivis Digital


Kurang lebih setahun terakhir ini saya merasakan sesuatu yang salah pada jari-jari tangan. Setiap bangun tidur terasa kaku. Butuh waktu beberapa menit saya lakukan gerakan membuka dan mengepalkan jari-jari hingga saya merasa agak nyaman.

Semula saya kira jari tangan saya terlalu lelah memegang gadget. Ya, siapa sih yang jaman sekarang ini tidak akrab dengan smartphone, leptop ataupun komputer? Gadget-gadget tersebut bukan hanya digunakan oleh pekerja kantoran lho, tetapi oleh siapa pun, yang dikenal sebagai aktivis digital.

Sampai akhirnya saya baca dari website http://sarafsehat.com, bahwa yang saya alami tersebut adalah tanda-tanda dari neuropati. Saya ingat-ingat kembali, selain jari tangan kaku, saya juga merasakan kebas di telapak kaki saat bangun tidur, sakit saat pertama kali menapakkan kaki ke lantai, dan kesemutan ketika berdiri setelah sekian lama duduk.

Minggu, 29 Januari 2017

Terapi Ganguan Pernapasan Mandiri dengan Nebulizer

Nebulizer Murtiyarini

Detik terasa lambat berdetak, waktu pun terasa lama untuk satu hembusan napas si kecil. Duh, Nak! Padahal kamu cuma batuk pilek biasa, tidak disertai demam. Tapi produksi lendir yang banyak menyumbat hidung dan dadamu. Napasmu pun berat. Sesekali terdengar bunyi "ngiiik" karena penyempitan pada saluran napasnya.

Segera saya bawa ke dokter. Intuisi saya mengatakan, obat batuk minum tak akan bisa menolong. Anakku butuh pertolongan cepat. "Minta diuap ya Dok," saya memohon ke dokter. 


Kemudian terdengar deru mesin nebulizer di ruangan dokter. Anakku meronta dan menangis, sebelum akhirnya terbiasa dengan bunyi berisik itu. Sabar ya, Nak, sebentar lagi napasmu lega. 


****

Sabtu, 28 Januari 2017

Doodling Is Fun


Dulu, duluuuu sekali, 20 tahun lalu saya pernah menjadi ilustrator buku anak bergambar yang diterbitkan oleh penerbit mayor negeri ini. Tapi saya sendiri hampir-hampir tidak mempercayainya lagi. Masa sih saya dulu bisa menggambar? Kok sekarang nggak ada bekas-bekasnya sedikitpun.

Hihihi, iya, sekarang tangan semakin kaku. Tidak pernah lagi memegang pensil warna ataupun kuas. Tidak pernah lagi menggambar atau melukis. Saya suka menggambar wajah dengan pensil. Temanya black n white seperti pas foto gitu. Aliran naturalis gitu deh. Tapi bakat itu semakin terpendam dan terpendam. Terakhir saya ingat adalah saya menggambar wajah mantan. Eaaaa.... hahaha.. #Hoax

Selasa, 03 Januari 2017

Hal - Hal yang Tak Kusesali

Dalam perjalanan waktu sebagai ibu, ada hal-hal yang saya sesali, pun ada yang tidak. Bicara soal penyesalan, pasti ujung-ujungnya perasaan jadi melow, yak? Sesal, masa lampau, kenangan, hal-hal yang berhubungan dengan perjalanan waktu, tentunya semakin ke sini semakin banyak daftarnya. 

Saya yakin para ibu-ibu sepakat dengan perasaan saya ini, seandainya waktu bisa diputar kembali, saya ingin momen pada masa anak-anak kecil. Perang batin antara ingin anak-anak cepat besar atau anak-anak awet lucu? Saya ingin bisa merasakan keduanya. Waktu yang berlalu cepat dan kenangan masa kecil adalah hal yang mendatangkan sesal.



Tapi ada hal-hal yang tidak saya sesali, walaupun hal tersebut membuat diri saya tidak seperti dulu. Seperti halnya ketika saya ditanya apakah menyesal jika tubuh melar setelah melahirkan? Jelas saya tidak menyesalinya. Dua buah hati saya telah membuat saya melupakan penyesalan karena kehamilan. Saya tidak menyesal payudara kendur karena menyusui, bukti saya telah memberikan ASI pada mereka. Dan stretch marks di beberapa bagian kulit yang pernah melebar karena hamil, tak akan menjadikan saya menyesal mendapatkannya. Semua itu tanda pengingat hadirnya dua malaikat dari rahim saya.