Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2009

Awali Dengan Sarapan Sehat

Yess..! Aku menang Lomba Menulis Sarapan Sehat Keluarga, www.sahabatnestle.co.id http://www.sahabatnestle.co.id/promo/1st_WritingCompetition/pemenang_LombaMenulis.html Sarapan adalah saatnya kita mengisi energi tubuh untuk memulai melakukan aktivitas seharian. Saya tidak ingin ada anggota keluarga yang melewatkan sarapan karena penting untuk menjaga pola makan dan menjaga kesehatan lambung. Selama tidur 12 jam tubuh puasa sepanjang malam, dan di pagi hari tubuh berada dalam tahap pertama merasa lapar. Melewatkan sarapan membuat tubuh tetap ‘kelaparan’. Mengkonsumsi sarapan seimbang akan akan meningkatkan metabolisme tubuh. Lebih lanjut, saya dan suami menanamkan pengertian pada anak betapa pentingnya sarapan. Saya sampaikan dengan bahasa yang sederhana bahwa sarapan adalah bahan bakar untuk otak dan tubuh sehingga membuat otak pintar dan badan segar. Dan memang terbukti, anak saya terlihat lebih konsentrasi dan fokus pada aktivitasnya di Taman Kanak-kanak. Sikap anak juga lebih ter

AMAN DI MAL (Majalah Parenting Indonesia)

Sesekali mengajak anak ke mal sah-sah saja, namun anda harus mengetahui hal apa saja yang harus diwaspadai ketika berada di mal. Kita sudah sering mendengar tentang kecelakaan yang terjadi di Mal. Di Indonesia belum ada data resmi yang menyebutkan jumlah kejadian, sedangkan di Asia Tenggara terjadi lebih dari 1000 kecelakaan di eskalator selama kurun waktu 2007-2008. Selain eskalator, kecelakaan juga sering terjadi di lift dan di lokasi-lokasi lain yang dianggap aman. Dan yang paling sering menjadi korban tentu saja adalah anak-anak, hal ini sehubungan dengan kemampuan fisik dan orientasi lingkungan yang belum matang. Karena itu, anak-anak memang membutuhkan pendampingan dan perhatian ekstra. Tanggung jawab siapakah ini? Pertama, pihak mal diharapkan memenuhi standar kemanan di mal dan aktif menyosialisasikan panduan praktis keselamatan pengunjung. Dan kedua, orangtua tentu saja memegang kunci utama dalam menjaga keselamatan anak-anaknya. Berikut ini hal-hal yang harus diwaspadai

Diary Arin : Mengasuh Anak Bersama Mertua (Majalah Mother and Baby)

Persiapan Mandiri Saya dan suami menikah pada akhir tahun 2003. Satu tahun kemudian, saya merasa siap untuk hamil, dan tak lama kemudian hasil test pack menyatakan positif. Sedari awal saya mempersiapkan diri melahirkan secara mandiri di sebuah Rumah Sakit di Bogor. Saya harus siap seandainya melahirkan tanpa pendampingan suami, atau tanpa Ibu. Pasalnya suami saya sering ke luar kota, sementara ibu saya tinggal di Jawa Timur dan mertua di Sumatera Utara. Segala kebutuhan telah saya siapkan. Tak hanya bekal materi, ilmu dan perawatan anak saya pelajari dari berbagai buku dan majalah. Dan akhirnya saya yakinkan diri siap menunggu lahirnya si buah hati. Bantuan yang mengejutkan Tanggal 26 Juli 2005 Cinta Ing Larasati lahir melalui persalinan normal. Hal pertama yang melengkapi kebahagiaan hari itu adalah ternyata suami bisa mendampingi saya. Dan hal kedua, Bapak & Ibu mertua ternyata juga bisa datang ke Bogor. Akhirnya saya tak sendiri menghadapi pengalaman pertama mengasuh bay