Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2012

BERMAIN CAT AIR (MOMMIES DAILY.com)

Cat air adalah alat lukis yang paling jarang digunakan putri saya, Cinta, dalam melukis. Alasannya, karena cat air mudah mengotori tangan, baju dan benda-benda di sekitarnya, proses menyiapkan dan membereskannya cukup lama dan harganya relatif lebih mahal, jadi saya memilih menyembunyikan perlengkapan melukis itu dan pura-pura lupa di mana meletakkannya ketika Cinta menanyakan cat airnya. Padahal, melukis dengan cat sangat mengasyikkan. Anak bebas menggerakkan tangannya dengan ringan, tidak membutuhkan energi lebih banyak dibanding melukis dengan krayon, spidol apalagi pensil warna. Kelebihannya lagi, warna-warna cat bisa dicampur secara homogen sehingga anak dapat bereksplorasi campuran warna. Awalnya anak menggunakan kuas, namun biasanya ketika jarinya sudah menyentuh dinginnya larutan cat, anak lebih memilih melukis dan jari. Tentu semakin seru! Maka akhirnya di suatu minggu yang santai, saya relakan baju rumahan saya berlumuran cat, dan berniat menikmati serunya melukis cat air

IPB Menjangkau Daerah dengan BUD ( Opini, Lingkar Jabar)

IPB MENJANGKAU DAERAH DENGAN BUD Murtiyarini, Lingkar Jabar 29 Maret 2012 Biaya pendidikan di Indonesia mahal, terutama pendidikan tinggi. Jumlah mahasiswa menjadi puncak kerucut dari bagan piramida orang terdidik di Indonesia. Kesulitan pelajar untuk melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi negeri tidak hanya dari aspek biaya, namun juga dari kemampuan akademis. Dengan kualitas pendidikan yang belum merata, sebagian besar pelajar asal daerah akan kalah seleksi pada saat ujian masuk sehingga tidak mendapatkan kursi di perguruan tinggi negri. Kalaupun memenangkan seleksi, mereka masih dibebani dengan biaya kuliah dan biaya hidup di kota besar yang tinggi. Tahun 2012 ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI mempunyai program prioritas yang tertuang dalam slogan “Menjangkau yang Tak Terjangkau”. Kenyataannya di lapangan masih banyak masyarakat Indonesia yang belum bisa mendapatkan akses pendidikan, atau harus berusaha keras untuk mendapatkan layanan pendidikan, terutama di dae

DAUR ULANG NASKAH (Diskusi Ibu ibu Doyan Nulis IIDN)

DAUR ULANG NASKAH (DISKUSI 20 APRIL 2012) Happy Friday !!! Pernahkah ibu-ibu menerima “surat cinta” (penolakan naskah) dari redaksi sebuah media? Jika belum, ada 3 kemungkinan 1. Naskah akan segera dimuat dalam waktu dekat 2. Anda dan Redaksi sama-sama tidak saling mengkonfirmasi nasib naskah tersebut. 3. Anda belum pernah mengirimkan naskah, hehehe Saya pernah menerima sura cinta tersebut. Tentu saja langsung patah hati. Tapi tidak lama, sekitar 30 menit saja. Selama itu saya mencari-cari peluang kemana sebaiknya naskah kembali ini saya kirimkan? Saya memperlakukan setiap tulisan saya dengan istimewa, jadi kalaupun ditolak oleh sebuah media, saya pikir itu hanya sebuah perbedaan selera. Jangan pernah membuang atau menyimpan naskah anda terlalu lama. Segera lakukan daur ulang!! Tips melakukan daur ulang 1. Baca kembali naskah lama anda, apakah informasi dan ide-ide di dalamnya masih aktual.Jika sudah basi, lakukan perbaikan dan tambahkan informasi terbaru. 2.Pastikan kembali apakah

MAJALAH WANITA DAN KELUARGA (Diskusi Ibu ibu Doyan Nulis IIDN)

DAUR ULANG NASKAH (DISKUSI 20 APRIL 2012) Happy Friday !!! Pernahkah ibu-ibu menerima “surat cinta” (penolakan naskah) dari redaksi sebuah media? Jika belum, ada 3 kemungkinan 1. Naskah akan segera dimuat dalam waktu dekat 2. Anda dan Redaksi sama-sama tidak saling mengkonfirmasi nasib naskah tersebut. 3. Anda belum pernah mengirimkan naskah, hehehe Saya pernah menerima sura cinta tersebut. Tentu saja langsung patah hati. Tapi tidak lama, sekitar 30 menit saja. Selama itu saya mencari-cari peluang kemana sebaiknya naskah kembali ini saya kirimkan? Saya memperlakukan setiap tulisan saya dengan istimewa, jadi kalaupun ditolak oleh sebuah media, saya pikir itu hanya sebuah perbedaan selera. Jangan pernah membuang atau menyimpan naskah anda terlalu lama. Segera lakukan daur ulang!! Tips melakukan daur ulang 1. Baca kembali naskah lama anda, apakah informasi dan ide-ide di dalamnya masih aktual.Jika sudah basi, lakukan perbaikan dan tambahkan informasi terbaru. 2.Pastikan kembali apakah