Sesibuk Apapun, Rayakan Cinta 15 Menit Setiap Hari. Setelah kehadiran 2 anak di keluarga kami, otomatis berkurang intensitas berbicara berdua saja antara saya dengan suami. Nyaris tak ada lagi kencan berdua, digantikan dengan diskusi seru berempat dengan anak-anak. Namun, ada hal-hal yang tidak mungkin dibicarakan di hadapan mereka, seperti masalah keuangan, pekerjaan, sex, pertemanan dan berbagai urusan orang dewasa lainnya. Jadi, kapan dong bisa ngobrol berdua saja dengan suami? Kesempatan itu harus diciptakan. Pola tidur saya dan suami berbeda semenjak semenjak kehadiran anak-anak. Saya biasa tidur larut malam karena harus menemani anak-anak belajar, bermain, mendongeng hingga akhirnya mereka tidur. Setelah itu saya lanjutkan dengan menyelesaikan berbagai pekerjaan seperti menyiapkan bekal esok pagi, merapikan lemari pakaian, dan menyalurkan hobi sebagai blogger. Sebaliknya Suami seringkali tidur lebih sore dan bangun pada malam hari. Sesampainya d...
Jejak Karya Murtiyarini, Mama dari Asa dan Cinta