Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2005

Surat untuk ananda

Ananda tersayang, cinta dan asa mama, Malam ini mama sulit memejamkan mata. Sebenarnya mama sempat tertidur usai sholat Isya tadi, tapi mendadak terbangun oleh tendangan dalam perut mama. Ada apa Nak? Apakah kamu ingin berbincang dengan mama? Apa yang ingin kamu ketahui Nak? Apakah kamu ingin bertanya tentang seberapa besar cinta mama? Jauh sebelum kamu ada, mama sangat merindukan kehadiranmu di rahim mama. Dan begitu kami tahu bahwa nanda telah hadir di sana, sejak itu pula mama jatuh cinta. Tidak mudah menggambarkan cinta yang mama rasakan. Mama belum mengenalmu. Mama belum menyentuhmu. Mama belum melihat wujudmu. Mama belum tahu sifatmu. Cinta mama tumbuh bersama perasaan ingin menjaga, perasaan ingin tahu seperti siapa wajahmu nanti, seperti apa kelucuanmu nanti. Tak sabar mama menanti kelahiranmu. Setiap saat mama merasa was-was, apakah ananda di dalam sana baik-baik saja. Kunjungan mama ke dokter setiap bulan sekali tak cukup mengobati rindu mama padamu. Sementara, cukupl