Minggu, 03 Juli 2016

Merawat Taman Keluarga



Di balik foto-foto bernuansa natural yang selama ini saya unggah di blog dan instagram, adalah sebuah taman kecil di samping rumah. Namanya Taman AsaCinta. Ya, sama seperti nama blog ini. Sengaja namanya diambil dari nama panggilan anak-anak saya. 

Taman AsaCinta merupakan impian saya sejak dulu masih tinggal di rumah kontrakan. Cita-citanya kalau sudah punya rumah sendiri, ingin mempunyai taman yang bisa untuk latar foto-foto outdoor, baik untuk family portrait maupun untuk food photography. Hihihi, niat awalnya itu.  Padahal, sebenarnya manfaat taman keluarga lebih dari itu. Selain untuk sumber hijauan di lingkungan rumah, taman juga untuk tempat bermain anak-anak.

Dan akhirnya terwujudlah impian ini di tahun 2011. Kami membeli rumah mungil yang di sampingnya masih ada lahan kosong, tidak luas sih, sekitar 165 meter persegi.  Taman AsaCinta kami rawat sendiri sejak mula kami pindah rumah. Memori dari tahun ke tahun terlihat dalam kolase foto ini.


Sengaja kami ingin merawat taman sendiri. Agar kami bebas menata dan punya kegiatan bersama dalam keluarga. Agar kami setidaknya punya tujuan yang sama, menghijaukan taman. Agar kami punya kesempatan berdiskusi : memilih jenis tanaman dan menentukan di mana lokasi tanamnya. Hal sepele, hanya soal tanaman, tapi menjadi penghangat keluarga.

Pohon pertama yang saya tanam adalah 3 buah cemara. Saya suka cemara, daunnya tampak teduh. Sedangkan suami menambahkan 7 pohon pucuk merah. Masih dengan semangat menanam pepohonan, saya membeli sebuah pohon sawo. Semua kami tanam sedari pohon kecil.

Pada awalnya tanah di halaman masih becek dan liat. Apalagi kalau hujan turun. Lalu kami menanam rumput gajah mini menutupi hampir semua hamparan taman. Merawat rumput gampang-gampang susah. Ada rumput jenis ilalang yang tak diinginkan, karena sifatnya cepat tinggi. Ilalang inilah yang butuh dipangkas setiap kali mulai tinggi. Daun-daun pohon pucuk merah juga cepat sekali rimbun. Kami memotongnya setiap beberapa minggu sekali.



Ya sampai sekarang ini, setiap sabtu atau minggu agenda kami merawat Taman AsaCinta. Kalau nggak dirawat, rumputnya cepat tinggi dan daun-daun cepat rimbun. Biasanya ya, pagi-pagi sebelum mandi kami ke halaman samping bawa gunting dan sapu lidi, siap beraksi. Ups, iya sebelum mandi. Soalnya buat apa mandi dulu, badan pasti berkeringat sesudahnya. Jangan salah, berkebun seperti ini menguras keringat lho. Tapi sehat kaaan, berkeringat sambil menikmati cahaya matahari pagi dan udara segar.

Anak-anak sih biasanya membantu, tapi perkerjaan yang ringan-ringan saja. Si Kakak pernah mencoba memotong rumput. Baru jongkok sebentar saja sudah keringatan. Kalau si Adik paling suka menyiram rumput.  

Tapi seringkali mereka hanya bermain. "Kak, main gelembung yuuuk," ajak si Adik. Ya sudah, saya perbolehkan saja mereka bermain. Yang penting bergerak dan ceria, sambil tertawa-tawa. Sementara saya lanjut merapikan rumput dan menyapu potongan rumput. Buat saya, mendengar tawa sudah lebih dari cukup.

Sudah ah, baru 20 menit sudah sangat berkeringat. Cukuplah untuk minggu ini. Dicicil saja merapikan tamannya. Selanjutnya kita duduk-duduk sambil mengobrol di taman. Oiya, ada sedikit bagian tanah yang kami pasangi bilah-bilah batu kali, agar kami bisa duduk-duduk di situ.

Sambil menikmati segarnya udara taman, kami ngemil Oatbits. Eh, udah pernah nyoba Oatbits? Oatbits adalah biskuit yang terbuat dari biji Oat, berkhasiat menurunkan kolesterol dan baik untuk kesehatan jantung.  Oat  mengandung antioksidan, mencegah kanker dan menyeimbangkan kadar gula darah. Pada anak-anak, oat dapat mencegah asma.

Kami suka Oatbits karena  teksturnya lembut, renyah, rasanya gurih, tidak terlalu manis dan menyehatkan. Oatbits adalah biskuit rendah lemak, tinggi kalsium, kaya protein, sumber serat dan energi ekstra.


Dari website-nya saya tahu bahwa Oatbits mulai dibuat oleh PT. Agel Langgeng pada tahun 2011. Waah, pas banget dengan mulai kami mempunyai Taman Asa Cinta.  Awalnya Oatbits dibuat dengan 3 varian rasa  yaitu Raisin, Vitafruit (Jeruk, Wortel dan Tomat) , dan Strawberry Yoghurt. Kemudian saya lihat di minimart dan supermarket varian Oatbits mulai bertambah banyak. Ternyata sejak tahun 2014 mulai diluncurkan varian baru yaitu, Oatbits Oat 8 dan Oatbits Hi-Cal.

Oatbits juga tersedia dalam kemasan sekali makan dan mudah dibawa. Jadi bisa dibawa untuk bekal ke sekolah atau jalan-jalan. Kemasan kecil sekali makan ini menghidarkan kita dari mubazir. Menurut saya, beli biskuit pilih dengan ukuran kemasan yang pas. Buat jalan-jalan beli yang kemasan sekali makan. Buat makan rame-rame beli yang kemasan sedang.  So, everyday is healthy with Oatbits.


Info tentang Oatbits lihat di sini

Ok, kembali ke soal Taman AsaCinta lagi yaaa.
Merawat taman keluarga buat kami lebih dari sekedar aktivitas fisik.  Ibaratnya merawat cinta keluarga. Karena apa? Ya, karena taman ini telah kami bangun bersama. Pertumbuhan tanaman dari tahun ke tahun mengingatkan pada pertumbuhan anak-anak. Sewaktu melihat foto anak-anak saat masih kecil, terlihat tanaman juga masih pendek-pendek. Sekarang tanaman sudah tinggi, seiring anak-anak bertumbuh. Aaaah, time flies. Memori taman ini begitu banyak dan berharga. Masih ingat dulu saat  mereka bermain air di taman, atau memasang tenda-tendaan. Bermain gelembung, melempar bola, merawat kura-kura, dan mengejar kupu-kupu.

Hingga saat ini, Taman Asa Cinta menjadi tempat kami bersantai dan bercengkerama tentang apa saja. Saat saya butuh inspirasi, saya sering menulis dan blogging di taman ini. Bahkan jika ada tamu atau keluarga datang, kami ajak duduk-duduk di taman ini. Lebih nyaman daripada di dalam rumah. Karena itulah, merawat taman keluarga adalah kegiatan rutin keluarga kami yang unik, menyehatkan lahir-batin, membahagiakan dan itu semua penting banget bagi kami.



Teman-teman, main yuk ke Taman AsaCinta :)

****
Tulisan ini diikutkan dalam lomba Oatbits Happy Healthy Family #EverydayIsHealthy #OatbitsFamily dan menjadi Juara ke 2.


22 komentar:

  1. Waaah jadi pengin main ke Taman Asa Cinta niiih....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ditungguuu...nanti kita foto-foto cantieeek di sini

      Hapus
  2. Senang ya punya taman sendiri, tapi merawatnya itu loh
    Beneran butuh ketelatenan... heheh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau dilakukan setiap minggu jadi ringan kok. Hitung-hitung olahraga

      Hapus
  3. Berkebun itu sehat dan menyenangkan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Ciiin..bisa sambil main dan ngobrol-ngobrol

      Hapus
  4. Riiin..jadi kangen Bogor. Pengen main ke rumahmu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mba Ekaaaa...miss you too. Maaf lahir batin yaaa

      Hapus
  5. wah asyik ya kalau dilakukan bersama-sama biasanya gak kerasa capainya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihihi...capek juga sih sebenarnya. Tapi jadi segeeer di badan

      Hapus
  6. Minal Aidin wal Faizin ,Mbak Arin...Wahh! Asik tamannya, bisa buka meja saat lebaran, lalu makan ketupat rame rame!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maaf lahir batin juga mba Oty. Ayuk kumpul di sini.

      Hapus
  7. merawat taman itu bisa menjadi salah satu cara merekatkan dan menghangatkan hubungan keluarga yah Mba Arin :)

    bila punya rumah nanti saya juga pengen punya taman sendiri :)

    oh iya, mumpung masih suasana lebaran, selamat idul fitri yah Mba Arin, minal aidin walfaizin, mohon maaf lahir dan batin :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maaf lahir batin. Kalau belum punya rumah sendiri bisa mulai dari tanaman pot. Buat foto2 oke lho

      Hapus
  8. Wah kayaknya enak ya mbak, BTW tamannya tapi dan cantik ya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oatbits enak. Rasanya pas. Gak terlalu manis jadi gak cepat mengenyangkan

      Hapus
  9. Aku suka halamannya, mba. Bagus sekali :)

    BalasHapus
  10. jadi pengen punya taman sendiri, padahal ada tanah lumayan cukup di depan rumah, tapi kayaknya harus telaten ngurusnyaaa dan saya sepertinya belum siaap hihi

    BalasHapus
  11. yuk akh mba nunung kita kopdar di taman asa cinta sambil makan nasi timbel

    BalasHapus
  12. Selamattt ya, mbaaa..suka sama tamannya

    BalasHapus
  13. Selamattt ya, mbaaa..suka sama tamannya

    BalasHapus
  14. Selamat mbak Rin. Aku juga pingin punya taman mungil di rumah

    BalasHapus