Sabtu, 02 Juni 2012

MENENTUKAN IDENTITAS


MENENTUKAN IDENTITAS (Diskusi 1 Juni 2012)

Haloooo...apa kabar semua?

Beberapa kali saya mendapat komentar "Dirimu enak mbak, tiap artikel dimuat ada identitas yang pantas dicantumin dibawah nama penulis, makanya sering dimuat. Lha aku mau nulis apa...masa' ibu rumah tangga?"

Hm, memang untuk tulisan non fiksi di media, identitas penulis biasanya dicantumkan di bagian bawah tulisan. Hampir selalu ada, karena memang pembaca pasti mau tau siapa sih yang nulis? Apa kapasitasnya nulis ini?

Untuk koran-koran besar nasional, kita bisa lihat identitas penulis yang bikin kita langsung mengkerut, contohnya : Guru Besar....Direktur .... Presiden...Staf Menteri...Anggota Dewan...
Koran tentu nggak mau sebuah tulisan hanya Omdo (omong doang) atau gagasan kosong, karena itu identitas penulis sangat diperhatikan.

Jangan ciut dulu, ingat, ibu rumah tangga punya banyak peran loh..Coba kita cari identitas apa yang bisa kita tempelkan pada tulisan kita. Masing-masing tulisan bisa dengan identitas berbeda. Saya gunakan identitas sebagai Ibu untuk artikel parenting, sebagai karyawan untuk artikel perempuan & dunia kerja, sebagai sarjana pertanian utk artikel pertanian & sains, terakhir kemaren saya memberanikan diri menyebut diri "penulis" untuk tulisan tentang bahasa di jawa pos.

Saya terkesima dengan tulisan berikut, terutama di bagian identitas penulisnya

http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2012/05/30/187931/Rokok-dan-Potret-Timpang-Gender

Jadi sebuah tulisan yang bagus bisa datang dari siapa saja. Kekuatan tulisan di atas ada pada sajian pengalaman hasil eksplorasi lingkungan sekitarnya oleh penulis, jadi identitas yg digunakan sudah sangat tepat. Pengalaman seseorang adalah suatu ilmu/data yang valid lho.

Dalam ngobrol kali ini mari menggali dan berbagi identitas apa yang pernah ibu-ibu gunakan dalam menulis, atau yang ibu-ibu inginkan/rencanakan untuk tulisan berikutnya.

*maaf, lebih awal dari jadwal, mumpung koneksi oke.

Suka ·  ·  · 1 Juni 2012 pukul 10:45 melaluiseluler
  • Ima Emaknya AlifJulie NavaReeta Syukree dan 28 lainnya menyukai ini.
  • Novi Sudarman Hemmm...dulu awal2 emang minder,tapi kemudian saya ingat bahwa saya menulis karna hati saya sedang mau menulis,tidak ada beban atau pun harapan apa2,hanya menulis.jadi ya,sudah ga apa2 klo ditulis irt,emang emak2 rumah tangga profesi utama saya.hehehe...saya tipe manusia sederhana yg kelewat sederhana,jadi suami suka bingung.tapi alhamdulillah dia ngerti.penulis atau apapun itu profesi,yg utama menjalaninya dengan ikhlas. : )
    1 Juni 2012 pukul 10:50 melalui seluler · Batal Suka · 1
  • Sri Widiyastuti manggutmanggut baca artikelnya, setuju banget 
    1 Juni 2012 pukul 10:52 · Suka
  • Arin- Murtiyarini Mba Novi, tema apa yg pernah dimuat dengan identitas IRT? Bisa dibagi disini untuk pencerahan 
    1 Juni 2012 pukul 10:53 melalui seluler · Suka
  • Liza P Arjanto aku apa ya? pengamat sosial bolehkah? hehehe...
    1 Juni 2012 pukul 10:54 · Suka
  • Arin- Murtiyarini Artikel yg mana mba Sri Wid? Yg rokok bukan? Bagus yaaa..
    1 Juni 2012 pukul 10:54 melalui seluler · Suka · 1
  • Sri Widiyastuti yang tulisannya mbak Arin- Murtiyarini di atas lah hehehe, yang rokok baru saya buka linknya *sorry jadi ambigu
    1 Juni 2012 pukul 10:55 · Suka
  • Arin- Murtiyarini Nah itu dia mba Liza, aku juga sering mau nyantumin itu..tapi masih ragu, hehehe... pengamat sosial itu luas bisa siapa saja, tapi apakah sudah masuk level pengamat sosial yg dimaksud oleh umum?
    1 Juni 2012 pukul 10:58 melalui seluler · Suka · 1
  • Lentera Dian Winanda hihihiii...dibahas juga...artikel yang rokok kemarin di suaramerdeka okeeee banget.
    1 Juni 2012 pukul 10:58 · Suka
  • Sri Widiyastuti Oiya, pengalaman saya, waktu kirim ke japos, yang memberikan pekerjaan di bawah tulisan saya adalah pihak japos 
    1 Juni 2012 pukul 10:59 · Suka
  • Arin- Murtiyarini Kubahas juga komentarmu mba Lentera Dian Winandaaaaa...
    1 Juni 2012 pukul 10:59 melalui seluler · Suka
  • Arin- Murtiyarini Ditulis apa mba Sri Wid?
    1 Juni 2012 pukul 10:59 melalui seluler · Suka · 1
  • Sri Widiyastuti artikel yang rokok sudah aku baca, bagussss mbakyuu Arin- Murtiyarini, keren banget selevel pengelola warung kelontong mah  pastinya ini bukan warung kelontong sembarangan ya hehhe colekin mbak Siti Maryamah, salam kenal mbak 
    1 Juni 2012 pukul 11:01 · Suka
  • Sri Widiyastuti ditulis pencinta buku, domisili di Johor malaysia 
    1 Juni 2012 pukul 11:02 · Suka
  • Lentera Dian Winanda penikmat buku, atau seperti sara mbak arin, alumni fakultas... universitas... hihihihiiiii
    1 Juni 2012 pukul 11:03 · Suka
  • Arin- Murtiyarini Kalau kita gak cantumin identitas, redaksi akan memilih identitas yg netral sesuai tema artikel, misal domisili.
    1 Juni 2012 pukul 11:03 melalui seluler · Suka · 1
  • Lentera Dian Winanda saran maksudku 
    1 Juni 2012 pukul 11:03 · Suka
  • Arin- Murtiyarini Almamater memang jadi identitas yg cukup bergengsi lhooo.. 
    1 Juni 2012 pukul 11:04 melalui seluler · Suka
  • Arin- Murtiyarini Ralat : redaksi memilih identitas sesuai tema artikel seperti pada tulisan mba Sri, ttg buku disebut pecinta buku, atau dilihat dari domisili.
    1 Juni 2012 pukul 11:05 melalui seluler · Suka · 1
  • Lentera Dian Winanda besok itu ahhhh identitasnya... hehehehe 
    1 Juni 2012 pukul 11:05 · Suka
  • Sri Widiyastuti kalau istrinya suami kita gimana hehhee, misalnya Sri W, istri seorang dosen di UTM qiqiqi
    1 Juni 2012 pukul 11:05 · Suka · 1
  • Lentera Dian Winanda oma: hahahahahaaaa....
    1 Juni 2012 pukul 11:06 · Suka
  • Arin- Murtiyarini Wkwkwkwkw... Pinter...kreatif...
    1 Juni 2012 pukul 11:06 melalui seluler · Suka
  • Sri Widiyastuti hihihi, kan di negara kita suami jadi kepala negara, maka istrinya jadi ibu negara kan 
    1 Juni 2012 pukul 11:07 · Suka
  • Lentera Dian Winanda identitas memang penting, tp lebih penting lagi kualitas tulisannya. Begitukah emak-emak pinter?
    1 Juni 2012 pukul 11:08 · Suka · 2
  • Sri Widiyastuti betulll...*kayak nonton lenong wkwkwkk *colekin mak embrot Dhia Nisa ahhh
    1 Juni 2012 pukul 11:09 · Suka
  • Lentera Dian Winanda dhiaaa nisaaaa *pke toa
    1 Juni 2012 pukul 11:10 · Suka
  • Arin- Murtiyarini Trims sudah nyolekin mb Dhia Nisa, biar aku gak disuruh posting ulang 
    1 Juni 2012 pukul 11:12 melalui  · Suka
  • Arin- Murtiyarini Traveler...komite sekolah XX...pecinta teh...penikmat kopi...penyuka sambal...pejalan kaki...penumpang angkutan umum...
    1 Juni 2012 pukul 11:16 melalui seluler · Suka · 2
  • Lentera Dian Winanda aaahhhh mama asa emang paling banyak idenya.... 
    1 Juni 2012 pukul 11:28 · Suka
  • Tri Wahyuni Zuhri Ikutan nyimak dan nimbrung ya mbak..

    Kalo saya pribadi menaruh identitas juga tergantung jeniS tulisan saya hehe..

    Kalo saya lagi nulis tentang bisnis, maka saya kan bilang identitas sy sebagai mompreneur. Trus kalo sy nulis artikel tentang trik penulisan atau sastra, sy bilang identitas sebagai penulis.
    Kalo saya bicara tentang anak atau pendidikan. Sy tulis sebagai pemerhati anak atau pemerhati pendidikan.
    Nah, kalo saya nulis ttg perempuan, ya saya tulis sy pemerhati perempuan. Yang penting nama tetap sama, yaitu Tri Wahyuni Rahmat, identitasnya aja beda. Heheheh.
    1 Juni 2012 pukul 11:30 melalui seluler · Suka · 2
  • Arin- Murtiyarini Waaah...ide yg bagus mba Tri Wahyuni Rahmat, makasiiiii...
    Ya iyalah nama tetep, hehehe... btw, kalo non fiksi bisa gak ya cantumin nama pena? Biasanya kan lampirkan KTP.
    1 Juni 2012 pukul 11:33 melalui seluler · Suka · 1
  • Lentera Dian Winanda mbak arin: bisa mbak, di story ada beberapa penulis cerpen yang lebih suka pakai nama pena.
    1 Juni 2012 pukul 11:34 · Suka
  • Arin- Murtiyarini Non fiksi jeng...
    1 Juni 2012 pukul 11:35 melalui seluler · Suka
  • Lentera Dian Winanda oooo salah baca 
    1 Juni 2012 pukul 11:36 · Suka
  • Dhia Nisa *clingak clinguk ono opo to? *tarik2 kudung oma Sri WidiyastutiLentera Dian Winanda, aku lagi hunting cari bangkai hewan nih
    1 Juni 2012 pukul 11:36 · Suka
  • Dhia Nisa wwkwkwkwkk mba Arin- Murtiyarini ingetannya tajam 
    1 Juni 2012 pukul 11:37 · Suka
  • Sri Widiyastuti penyuka buku gratisan wkwkwkk *timpuk buku segudang
    1 Juni 2012 pukul 11:37 · Suka
  • Lentera Dian Winanda lhah... giliran cari bangkai aja narik2 kerudung...hihihiiiii
    1 Juni 2012 pukul 11:37 · Suka
  • Sri Widiyastuti Dhia Nisa jangan begitu donggg ah, dilarang tarik-tarim kerundung orang, salah orang tuhhh
    1 Juni 2012 pukul 11:38 · Suka
  • Arin- Murtiyarini Hussh..dikelas gak boleh berantem !! Ayo berdiri, angkat kaki sebelah, sambil pegang telinga !
    1 Juni 2012 pukul 11:40 melalui seluler · Suka
  • Sri Widiyastuti wkwkkwk bu guru galakkk...
    1 Juni 2012 pukul 11:40 · Suka
  • Ari Subeno hahahah
    1 Juni 2012 pukul 11:41 · Suka
  • Lentera Dian Winanda dhia nisa: tuh dengerin bu guru... *mbayangke dhia nisa di setrap wkwkwkwkwkwkkk
    1 Juni 2012 pukul 11:42 · Suka
  • Sri Widiyastuti boibu, jangan lupa klik fan page ini ya di sini :http://www.facebook.com/CurhatBisnis?ref=ts 
    *iklan lewat


    Buku Curhat Bisnis

    Buku bergizi penuh energi. Ditulis oleh para Ibu pelaku bisnis sekaligus pengurus rumah tangga sejati.
    Halaman: 138 menyukai ini
    1 Juni 2012 pukul 11:42 · Suka
  • Ari Subeno bar bangun tuh dhia nisa
    1 Juni 2012 pukul 11:42 · Suka
  • Lentera Dian Winanda ada buku gratisannya ga oma? udah aku like... hihiihiiii
    1 Juni 2012 pukul 11:43 · Suka
  • Ari Subeno mau omaaaaaaaaaa 
    1 Juni 2012 pukul 11:43 · Suka
  • Ari Subeno towel Dhia Nisa, tuh ada gratisan mau gak
    1 Juni 2012 pukul 11:43 · Suka
  • Sri Widiyastuti tenangggg...ibu-ibu doyan buku gratisan silakan like fan pagenya dulu ya, itu bisa di aturrr hehehhe *teuteup kabur sbeelum dijewer bu guru Arin- Murtiyarini
    1 Juni 2012 pukul 11:44 · Suka
  • Arin- Murtiyarini @All : untuk yg belum tau, Oma = Sri Widyastuti, hahahaha...
    1 Juni 2012 pukul 11:44 melalui seluler · Suka · 1
  • Sri Widiyastuti hihihii...wahai cucuku.... hatschimmm...Oma bersin banyak yang ngomongin 
    1 Juni 2012 pukul 11:44 · Suka
  • Ari Subeno  klo Dhia Nisa=embrot kata Fat lho ya
    1 Juni 2012 pukul 11:45 · Suka · 1
  • Sri Widiyastuti hihihi *yang itu aku engga ikut-ikutan ya 
    1 Juni 2012 pukul 11:45 · Suka
  • Ari Subeno ih, dah jadi oma masa ingusan gak di lap 
    1 Juni 2012 pukul 11:45 · Suka
  • Lentera Dian Winanda kayaknya salah kelas semua ini... *lirik mbak arin, kabuuurrr
    1 Juni 2012 pukul 11:46 · Suka
  • Sri Widiyastuti nunggu di lap sama Ari Subeno 
    1 Juni 2012 pukul 11:46 · Suka
  • Ari Subeno *ngakak tenan, guling guling disko kaya oma
    1 Juni 2012 pukul 11:46 · Suka
  • Lentera Dian Winanda untung bukan aku yg minta ngelap... hahahaha *sodorin lap makan
    1 Juni 2012 pukul 11:46 · Suka
  • Ari Subeno mooooooh oma, masa tugas cucu ngelap ingus
    1 Juni 2012 pukul 11:46 · Suka
  • Arin- Murtiyarini Eh, sebelum kabur colekin Novi Sudarman, aku nunggu jawabannya : tema apa yang sudah dimuat pake identitas IRT.
    1 Juni 2012 pukul 11:47 melalui seluler · Suka · 1
  • Lentera Dian Winanda mbak noviiiiiiiiiiiiiiiiiii *pake toa (aku bantuin mbak) hahahaha
    1 Juni 2012 pukul 11:47 · Batal Suka · 1
  • Aprilia Handayani aku jadi penyimak dulu deh;) ibu2 emang rame ya..teteup:D
    1 Juni 2012 pukul 11:48 · Batal Suka · 1
  • Sri Widiyastuti ihhh...itu pahalanya gede tauk Ari Subeno, ntar rasain ya kalo udah jadi omaoma *lap ingus pake kudung Dhia Nisa
    1 Juni 2012 pukul 11:48 · Suka
  • Arin- Murtiyarini Ayo oma, colekin mb Novi sudarman
    1 Juni 2012 pukul 11:49 melalui seluler · Suka
  • Ari Subeno omaaaa udah ah, ngakak tenan ki, ntar dijewer bu guruArin- Murtiyarini
    1 Juni 2012 pukul 11:49 · Suka
  • Sri Widiyastuti ngembaliin lap makannya Lentera Dian Winanda, terlalu bagus ndukkk, ini kayaknya batik yang belum laku yakk hihihihi
    1 Juni 2012 pukul 11:49 · Suka
  • Sri Widiyastuti mbak Novi Sudarman, ayo mbak, informasimu sangat berarti bagikuuuu *kata mbak Arin- Murtiyarini -lebay mode on-
    1 Juni 2012 pukul 11:50 · Suka · 1
  • Ari Subeno yang punya kerudung tidur oma, Dhia Nisaaaaaaa,...*timpuk lepi
    1 Juni 2012 pukul 11:50 · Suka
  • Novi Sudarman Saya pernah nulis artikel tentang pendidikan,dan semua dilatar belakangi pengalaman dengan anak2 sehari2,ada 3 tentang guru dan lks.sekarang lagi nunggu mas ilham dateng,masih bingung month nulis apa.kondisi terkini adalah melankolis romanti mba.hehehe...ga bisa nulis artikel,tapi puisi.
    1 Juni 2012 pukul 11:51 melalui seluler · Batal Suka · 2
  • Sri Widiyastuti Dhia Nisa lagi kencan sama om gugle kayaknya, dia lagi nyari terjemahan ngelap ingus oma wkwkwkk
    1 Juni 2012 pukul 11:51 · Suka
  • Ari Subeno tuh mak novi abis ditimpuk bangun oma,....
    1 Juni 2012 pukul 11:51 · Suka
  • Lentera Dian Winanda oma: iya tuh lap batik kawung spesial buat ngelap ingus oma. hahahaha
    1 Juni 2012 pukul 11:52 · Suka
  • Ari Subeno oma, kita skype an yok, jadi penasaran penampakanmu 
    1 Juni 2012 pukul 11:52 · Suka
  • Sri Widiyastuti wuahh...engga jadi dikembaliin ah 
    1 Juni 2012 pukul 11:53 · Suka
  • Sri Widiyastuti janggaaa Ari Subeno, bisi kayak Dhia Nisa dia terlalu berharap ketemu aku secara nyata qiqiqi GR
    1 Juni 2012 pukul 11:53 · Suka
  • Sri Widiyastuti asli nanti engga bisa tidur lho...*nightmare qiqiqiiq
    1 Juni 2012 pukul 11:54 · Suka
  • Arin- Murtiyarini Makasih mba Novi...catet : identitas IRT bisa untuk menulis tema yg cukup luas, pendidikan, buku sekolah, kesehatan anak dll yang dilatarbelakangi pengalaman.
    1 Juni 2012 pukul 11:54 melalui seluler · Suka · 2
  • Lentera Dian Winanda klo untuk testimoni di majalah/tabloid parenting banyak yang pakai identitas, emak dari dua anak atau ibu rumah tangga sedang hamil anak pertama. hihhihiii
    1 Juni 2012 pukul 11:54 · Suka
  • Ari Subeno sssssssssssssstt belajar lagi dhong, rame terus ih. oma: kasih contoh baek ya  jangan ngajak rame cucu2
    1 Juni 2012 pukul 11:55 · Suka
  • Siti Maryamah Udah rame banget nih, penjaga warung kelontong telat masuk kelas. Sama kenal Mb. Sri Widiyastuti . Makasih apresiasinya Mb. Arin- MurtiyariniArin.
    1 Juni 2012 pukul 11:55 · Batal Suka · 2
  • Arin- Murtiyarini Bisa banget, Mama yang bahagia dari X dan Y, Emak Gokil dari B dan C, Istri yang setia dari M dan L...bisa... Biasanya utk artikel semi kisah nyata.
    1 Juni 2012 pukul 11:56 melalui seluler · Suka
  • Lentera Dian Winanda iya mbak... hehehe eh mbak siti maryamah, monggo monggo 
    1 Juni 2012 pukul 11:57 · Suka
  • Ari Subeno intinya kisah2 kita plus solusi juga bisa di share bu guluArin- Murtiyarini?
    1 Juni 2012 pukul 11:57 · Suka
  • Ari Subeno idetitasnya: ibu bahagia dari 5 anak,.... dll?
    1 Juni 2012 pukul 11:59 · Suka
  • Sri Widiyastuti itu yang istri yang setia dari M dan L, suaminya dua gitu mbak Arin- Murtiyarini?
    1 Juni 2012 pukul 11:59 · Suka
  • Lentera Dian Winanda oma:hahahahahaaaa
    1 Juni 2012 pukul 12:00 · Suka
  • Sri Widiyastuti mbak Siti Maryamah di sini emang rame terus, engga ada mati nye kata si mandra mah hihihi keren tulisannya mbak, cerita behind the scene pembuatan artikelnya dong mbak 
    1 Juni 2012 pukul 12:00 · Suka
  • Ari Subeno oma: poliandri mah namanya tu oma,... kamsud bu guru ma istri M ato L
    1 Juni 2012 pukul 12:00 · Suka
  • Arin- Murtiyarini Bisa Mbak Subeno, tergantung medianya.
    Untuk yg baru gabung bisa cek diskusi sebelumnya dihttp://asacinta.blogspot.com/search/label/diskusi


    Asa & Cintaku: diskusi
    asacinta.blogspot.com
    1 Juni 2012 pukul 12:01 melalui seluler · Suka · Hapus Pratinjau
  • Ari Subeno betullll oma, salam kenal mba Siti Maryamah
    1 Juni 2012 pukul 12:02 · Suka
  • Arin- Murtiyarini Ralat: Maksunya nama suaminya ML
    1 Juni 2012 pukul 12:02 melalui seluler · Suka
  • Ari Subeno nha klo di asacinta ma tip2nya always tak copy mbak Arin, tapi masih baca2 terus *kapan nulisnya ya, garuk2 kepala
    1 Juni 2012 pukul 12:03 · Suka
  • Ari Subeno *tarik2 krudung oma,.... skype an yoookkk, ben Dhia Nisa jeles
    1 Juni 2012 pukul 12:04 · Suka
  • Arin- Murtiyarini Btw, suara merdeka gak ada di Bogor ya? Aku pengen ngirim kesitu tapi kalo gak dpt bukti cetaknya sayang.
    1 Juni 2012 pukul 12:06 melalui seluler · Suka
  • Aprilia Handayani terimakasih mbak arin info dan sharenya...yg laen udh mulai nganclong nih....ayo2 kembali ke asal;)
    1 Juni 2012 pukul 12:06 · Suka
  • Arin- Murtiyarini Sharing dong pengalaman mba Aprilia 
    1 Juni 2012 pukul 12:08 melalui seluler · Suka
  • Lentera Dian Winanda di bogor ga ada mbak, ada juga di tebet jkt. Klo mau ngirim, kirim aja, nanti korannya aq titip sama orang rumah atau temenku , mina tlg disimpan, buat arsip.
    1 Juni 2012 pukul 12:08 · Suka
  • Arin- Murtiyarini Oh gitu, trus bisa ditengok online tiap pagi ya? Oke deh..aku mau merambah semarang..
    1 Juni 2012 pukul 12:10 melalui seluler · Suka
  • Lentera Dian Winanda bisa ditengok kok, gratis ga harus langganan.
    1 Juni 2012 pukul 12:12 · Suka
  • Siti Maryamah Duh, Mb Arin- Murtiyarini masuk Semarang, keder nih..hiks3..
    1 Juni 2012 pukul 12:14 · Suka
  • Aprilia Handayani new comer...masih malu2 kucing,aku nyimak dulu deh..he..he..
    1 Juni 2012 pukul 12:14 · Suka
  • Dhia Nisa nah ntu dia... dulu aku sempat lemes liat identitas penulisnya, beugh sangar-sangar xixixi thans bu guru cantik Arin- Murtiyarini pencerahannya *jaga image ^_*
    1 Juni 2012 pukul 12:31 · Batal Suka · 1
  • Sevrina Dewi wah temanya pas bgt..aku baru belajar belum berpengalaman ,jadi aku menyimak aja deh..menuai ilmu dari semua yg sudah berpengalaman
    1 Juni 2012 pukul 12:37 · Batal Suka · 1
  • Fardelyn Hacky Ibu-ibu, jangan merasa minder dengan hanya mencantumkan identitas sebagai 'Ibu rumah tangga'. saya pernah kok mencantumkan identitas itu. Baru pertama kali kirim ke rubrik Opini media Tribunnews, langsung dimuat. 
    Memang nama dan identitas itu menentukan kapasitas kita. Tapi sekali lagi, mereka juga ngelihat bagaimana isi tulisan kita. kalau bagus, mengapa harus tidak dimuat?
    1 Juni 2012 pukul 13:42 · Suka · 2
  • Arin- Murtiyarini Tema tulisannya tentang apa mbak Fardelyn Hacky?
    1 Juni 2012 pukul 13:48 melalui seluler · Suka
  • Fardelyn Hacky tentang perempuan, mbak. pernah dulu kuposting di mari
    www.facebook.com/photo.php?fbid=470410009642299&set=a.203720459644590.61228.203719396311363&type=1&ref=nf
    Aku mencantumkan; 'penulis adalah seorang ibu'

    http://www.facebook.com/photo.php?fbid=470410009642299&set=a.203720459644590.61228.203719396311363&t
    www.facebook.com
    1 Juni 2012 pukul 13:50 · Suka
  • Chitra Savitri Siti Maryamah, ibu rumah tangga, pengelola warung kelontong, tinggal di Banjarnegara
    1 Juni 2012 pukul 13:50 · Suka
  • Chitra Savitri Siti Maryamah..bangga hanya sebagai ibu rumah tangga dan pemilik warung. Hebat...
    1 Juni 2012 pukul 13:51 · Suka
  • Widyanti Yuliandari siang Ibu-ibu cantik, saya PNS dengan bidang tugas kedinasan yaitu lingkungan, tetapi sesekali juga ingin menulis tentang pendidikan, maka saya sebut diri saya : Pemerhati pendidikan he...he....
    1 Juni 2012 pukul 13:52 · Suka
  • Arin- Murtiyarini Linknya salah bukan mbak Fradelyn?

    Topik perempuan masih dalam kapasitas Ibu Rumah Tangga, boleh banget...
    1 Juni 2012 pukul 13:53 melalui seluler · Suka
  • Arin- Murtiyarini Nah, ide bagus..Pemerhati Pendidikan ! Catet....
    Terimakasih mba Widyanti 
    1 Juni 2012 pukul 13:54 melalui seluler · Suka
  • Liza P Arjanto *ngumpulin identitas diri, dari yang DO univ, ibu rumah tangga dengan bejibun anak, mompreneur angin-anginan, sampai pengamat sosial yang mentok jadi penggosip tingkat RT... hehehe... kira-kira mana yang pantes mba Arin- Murtiyarini?*
    1 Juni 2012 pukul 13:54 · Suka · 1
  • Fardelyn Hacky Oh, iya mbak. Aku salah kopas. tadi pas buka link yang mbak Arin kasih 
    ini link yang benar:
    http://www.facebook.com/photo.php?fbid=360958100615770&set=a.222359247808990.59835.100001047502720&type=3&theater

    Foto
    Media Published
    Serambi Indonesia 21 Maret 2012
    Kiriman foto korannya, dari Mariana Rasyid

    Ini adalah kumpulan tulisanku yang dimuat di media
    Oleh: Fardelyn Hacky
    1 Juni 2012 pukul 13:56 · Suka
  • Arin- Murtiyarini Aku belum mengenalmu lebih dekat mba Liza P Arjanto, hehehe...
    1 Juni 2012 pukul 13:56 melalui seluler · Suka
  • Liza P Arjanto hayuu kita kenalan lebih dekat mba Arin- Murtiyarini... hehehe...*kok tiba-tiba merasa tidak ada yang bisa dibanggakan ya? halaaah....*
    1 Juni 2012 pukul 14:00 · Suka
  • Arin- Murtiyarini Ini bukan tentang identitas yang 'membanggakan' tapi tentang identitas yang jujur dan nyambung dengan tema tulisan yg kita buat.
    1 Juni 2012 pukul 14:03 melalui seluler · Suka · 4
  • Liza P Arjanto hehehe... lagi-lagi harus mengacu ke tema tulisan ya, Mba...? Ok. siapapun kita adanya, apapun label yang kita berikan... semua tidak lebih penting dari tulisan apa yang bisa kita hasilkan... bukan begitu mba Arin- Murtiyarini?
    1 Juni 2012 pukul 14:13 · Suka
  • Dhia Nisa sama aku sudah kenal dekat kan bu guru Arin- Murtiyarini, jadi identitas buatku cucoknya apa dong? *kedip2.
    1 Juni 2012 pukul 14:19 · Suka
  • Arin- Murtiyarini Identitas ini penting untuk petunjuk redaktur merunut latar belakang kita nulis tema tersebut, apakah mengalami, mempraktekkan atau hanya baca dan menulis ulang. Jadi untuk menyakinkan redaktur bahwa penulis tidak copy paste atau plagiasi. Juga sepert...Lihat Selengkapnya
    1 Juni 2012 pukul 14:21 melalui seluler · Suka · 4
  • Arin- Murtiyarini Bisa jadi tema tulisan bagus banget, tapi redaktur ragu dg kapasitas penulis, akhirnya gak tulisan ditolak.
    *contoh: identitas Guru SMA, tema : Teknik bedah syaraf.
    1 Juni 2012 pukul 14:27 melalui seluler · Suka · 1
  • Arin- Murtiyarini Contoh lain : identitas : dosen Unibraw, tema : mengatasi gelandangan dan pengemis di Bogor.
    Mungkin si dosen pernah ke bogor, tapi dia domisili di Malang, bisa-bisa dibilang "sok tau" oleh pemda Bogor.
    1 Juni 2012 pukul 14:29 melalui seluler · Suka · 1
  • Arin- Murtiyarini Mungkin akan lebih dihargai kalo tulisan ttg pengemis di Bogor ditulis oleh : IRT di Bogor
    1 Juni 2012 pukul 14:32 melalui seluler · Suka · 1
  • Arin- Murtiyarini Ralat : Guru SMA -teknik bedah syaraf = ditolak.
    1 Juni 2012 pukul 14:35 melalui seluler · Suka · 1
  • Liza P Arjanto hihihi... gimana kalo gini: Mengatasi kenakalan pada anak usia dini ditulis oleh Ibu Rumahtangga dengan 5 anak... cucok kah?
    1 Juni 2012 pukul 14:39 · Suka · 1
  • Arin- Murtiyarini Cucoook...bungkusss !!
    1 Juni 2012 pukul 14:41 melalui seluler · Suka · 1
  • Bunda-Rizqy Wardhana-ahw Nyimaaakk...tambah ok ajah nihArin- Murtiyarini *lama ga ketemu di ipb sekarang pingin berguru sama adik kelas hehehe...
    1 Juni 2012 pukul 23:42 · Batal Suka · 1
  • Irawati Prillia Saya jg selalu menulis : ibu rumah tangga. Di satu tulisan di republika ditulis identitas saya : traveler. Suerrr langsung berbunga-bunga bagaimana gitu... hehehehe
    2 Juni 2012 pukul 1:50 · Batal Suka · 1
  • Vivera Siregar Wah sayang tidak bisa ikutan duduk di kelas pada waktu diskusi ini berlangsung. Diskusi dan informasi yang sangat bermanfaat, terima kasih Arin- Murtiyarini.
    2 Juni 2012 pukul 8:54 · Batal Suka · 1
  • Hidayah Sulistyowati Baru baca karena kemarin gak bisa ol, makasih mbak Arin- Murtiyarini :))
    2 Juni 2012 pukul 9:15 · Suka
  • Candra Nila Murti D benar mbak,..saya suka kebingungan nulis identitas saya,..lha saya bukan siapa2 yang punya jabatan. kadang nulis Ibu RT kurang pas untuk artikel tertentu,..apike aku sebagai opo mbak? qiqiqi berharap sampeyan lebih bisa diskripsikan identitasku,.
    2 Juni 2012 pukul 9:29 · Batal Suka · 2
  • Arin- Murtiyarini Pake almamater aja mba Candra Nila... Dari tulisan2 mba yang indah itu nggak akan protes "oh, lulusan ABC, pantes bagussss...."
    2 Juni 2012 pukul 9:57 melalui seluler · Suka · 1
  • Ety Abdul Menyimak...baru isi pulsa jadi baru ol lagi..tulisan saya di koran jakarta ety abdoel lulusan univ jend.soedirman
    2 Juni 2012 pukul 11:27 · Batal Suka · 1
  • Faizatin Ni'mah Thoifur Bagaimana kalau ibu 2 anak, pendidik, anggota Grup IIDN...?
    3 Juni 2012 pukul 21:29 · Suka · 2
  • Arin- Murtiyarini Bagus mba.., tapi kebanyakan 
    Pendidiknya bisa diperjelas lagi.
    3 Juni 2012 pukul 22:21 melalui seluler · Suka
  • Diandra Nasution Awalnya aku suka cantumin identitas "penulis lepas", tapi lama-lama kok kedengaran serabutan dan gak fokus. Ya iyalah penulis, gak usah disebutpun orang juga tau kita penulis. Jadi sekarang aku tulis aja "pengamat masyarakat".
    4 Juni 2012 pukul 23:05 melalui seluler · Batal Suka · 1
  • Andary Witjaksono just housewife, hebatkan seorang ibu rumahtangga bisa menghasilkan tulisan yang masuk media, atau buku best seller?! Bangganya jadi ibu rumahtangga. *narsis bin pe de puoll 
    5 Juni 2012 pukul 7:51 · Suka
  • Arin- Murtiyarini Mba Andary, bisa diceritakan tema apa yang pernah mba Andary tulis untuk media dengan identitas ibu rumah tangga?
    5 Juni 2012 pukul 7:53 melalui seluler · Suka
  • Andary Witjaksono Ya ampun *tepok jidat (merasa belum pernah nulis di media, eh pernah tapi nggak lolos). By the way Mbak Arin- Murtiyarini, ini opiniku : Dengan identitas sebagai ibu rumahtangga menulis dengan tema apapun apakah mengurangi nilai tulisannya? Karena dala...Lihat Selengkapnya
    5 Juni 2012 pukul 8:15 · Batal Suka · 1
  • Arin- Murtiyarini Sudah kutulis diatas mengenai pentingnya identitas. Bagaimanapun, redaksi menanyakan identitas, dan penulis berusaha meyakinkan. Banyak tema yg bisa ditulis ibu rumah tangga, cakupannya cukup luas. Tapi gak bisa sembarangan juga, misal IRT nulis tentang teknik nuklir. Pasti dirunut latar belakangnya dia nulis itu..oh, ternyata mantan karyawan BATAN yg resign. Itu contoh konkritnya mba.. 
    5 Juni 2012 pukul 8:21 melalui seluler · Suka
  • Arin- Murtiyarini Hanya saja, redaksi gak nanya langsung ke kita kalau identitas dirasa kurang pas atau kurang lengkap, redaksi hanya punya 2 pilihan : terima atau tolak. Jadi kalau tulisan ditolak, identitas patut kita cek ulang, seperti halnya kelengkapan admin yg lain.
    5 Juni 2012 pukul 8:23 melalui seluler · Suka
  • Lentera Dian Winanda siiiiiiiiiiiaaaappp bu guru 
    5 Juni 2012 pukul 8:24 · Suka
  • Andary Witjaksono waduh, yah kalau begitu meski seorang ibu rumahtangga, cantumkan saja identitas 'pemerhati' dalam bidang yang sesuai tema. hehehe. Siiip mbak Arin, tapi teteup kok bangga sebagai penulis dengan identitas ibu rumahtangga. 
    5 Juni 2012 pukul 8:29 · Suka
  • Arin- Murtiyarini Selamat bereksplorasi mengumpulkan identitas... 
    5 Juni 2012 pukul 8:29 melalui seluler · Suka
  • Arin- Murtiyarini Aku juga bangga mba jadi IRT, kalo dari namaku pembaca sudah bisa menebak aku IRT. Identitas lain kuberikan agar pembaca gak penasaran.
    5 Juni 2012 pukul 8:31 melalui seluler · Suka · 2


Tidak ada komentar:

Posting Komentar