Selasa, 03 Desember 2013

Family Dream Holiday in Majestic Water Village


Sebuah sore yang deras, saatnya me time.  Saya menghadiahi diri sendiri dengan secangkir kopi dan bermesraan dengan laptop.

Jeda dari kesibukan harian sebagai ibu dan wanita pekerja, saya berselancar di dunia maya. Entah mengapa, mendadak sore itu, saya ingin mencari gambar vila impian untuk keluarga pada saat liburan. Tentunya di lokasi impian. Di Indonesia saja, karena saya masih ingin dekat keluarga, dan masih cinta tanah air. Jadi, lokasinya apalagi kalau bukan Bali? Maka saya cari dengan kata kunci "Vila Bali"


Berbagai foto vila muncul dalam laman google. Mata saya terfokus pada satu gambar yang paling menarik. Vila itu bernama Majestic Water Village.  Lantas saya telusuri sumber gambar tersebut, mengarah pada  http://www.majesticwatervillage.com



Saya tertarik dengan tagline The Art of Beautiful Life.


Hidup memang ibaratkan seni. Bisa kita ukir, kita lukis, atau kita nyanyikan. Keindahannya tergantung dari kepiawaian kita menggerakkan tangan menghasilkan sebuah karya.

Bertanya pada diri sendiri, seni apa yang telah saya ukir? lagu apa yang telah saya nyanyikan? Tak lain terlihat pada bagaimana saya bersikap dan membentuk karakter keluarga. Seni kehidupan bagi saya adalah keluarga. Seni menghadirkan keindahan, begitupun keluarga.



Keindahan hidup adalah keluarga yang bahagia.  Karenanya wajar jika sebagai ibu, banyak hal saya dedikasikan untuk keluarga. Termasuk  dalam memilih vila idaman, tentunya memilih yang paling sesuai untuk keluarga. Sepakat?


Untuk kebutuhan liburan saya dan keluarga pun butuh seni agar liburan berkesan sepanjang masa. Tujuannya, pulang liburan kami semakin hangat dan semangat kembali melanjutkan rutinitas. 

Hmm, sepertinya Majestic Water Village adalah recomended destination untuk liburan mendatang. Beberapa hal yang menjadi menjadi pertimbangan saya adalah:


sumber foto: en.wikipedia.org

Majestic Water Village terletak di kawasan Uluwatu, Bali.  
Uluwatu adalah nama Pura yang ada di atas anjungan batu karang yang menjorok ke laut, terletak di wilayah Desa Pecatu, Kecamatan Kuta, Badung. Pura Uluwatu ini istimewa karena terletak pada ketinggian 97 meter dari permukaan laut. Pura ini semakin populer karena pantai Pecatu yang berada tepat di bawahnya memiliki ombak pantai yang bagus untuk olahraga selancar. Seringkali kompetisi selancar internasional diadakan di sini. Untuk menuju kawasan Uluwatu hanya sekitar 30 menit dari Denpasar.

Dari kejauhan memandang tebing Pura Uluwatu menimbulkan kesan agung. Daya tarik magisnya sangat kuat. Ditambah suasana sunset lautan Samudera Hindia yang luas. Di sini sering ada pertunjukan tari kecak dan tari api. Pura Uluwatu adalah lokasi paling bagus untuk menyaksikan langsung tarian khas Bali dengan bonus pemandangan alam yang begitu indah.

Betapa impian terwujud, seandainya saya bisa menyaksikan mahakarya seni yang luar biasa ini bersama keluarga. Melewatkan sunset sakral bersama keluarga, dan merasakan kehangatan cinta. Bonusnya, anak-anak mengenal budaya bangsa yang mempesona. Ini penting untuk menumbuhkan kecintaan pada Indonesia. 


Sesuai namanya, vila ini berkonsep "kampung air". 

Dan anak-anak saya suka air ! Pas banget.


Majestic Water Villa dibangun di atas tanah gersang, tebing tinggi dan curam. Pengembang melihat kondisi ini sebagai peluang dengan membangun vila berkonsep kampung air. Terdapat 32 vila berukuran bangunan 350 meter persegi. Masing-masing dikelilingi kolam air, dan dibatasi dengan dinding air antara vila satu dan vila yang lain. Di kejauhan tampak laut lepas Samudera Hindia dengan ombaknya yang cantik.

Pada tengah komplek terdapat taman dengan kolam tenang dan pepohonan yang teduh. Di sana kita bisa menikmati suasana tenang sambil mendengarkan suara air, gesekan dedaunan, cicit burung, hembusan angin dan debur ombak di kejauhan.

Saya membayangkan bisa menikmati semua suasana itu bersama suami dan anak-anak. Saya bercengkerama dengan suami, sementara anak-anak berlarian diantara pepohonan dan mengitari kolam. Kemudian tangan mungilnya dicelupkan ke dalam kolam, mengambil sebuah kelopak bunga yang baru saja jatuh dari pohonnya.

Atau kami bisa menyusuri tangga yang terteduhi oleh teras air di atasnya. Berjalan pagi keliling kompleks vila. Menghirup udara pantai yang jernih sedalam-dalamnya. Berbaur dengan aroma dedaunan dan air yang menguap di udara kering. Air menjadi penyejuk suasana pantai yang gersang.


Inilah seni kehidupan dalam wujud hunian yang nyaman. 

Di sana, saya pasti tak puas-puasnya mengambil foto-foto Majestic Water Village ini. Dari foto yang saya lihat di internet, sudah tertangkap keindahan dan kemewahan Majestic Water Village. Praktis membuat saya semakin ingin ke lokasi langsung. Coba ya, kalau ada saya dan anak-anak sebagai modelnya...it will be the most beautifull picture of us!


Puas menikmati suasana di luar, saya akan mengajak anak-anak makan siang di dalam vila. Tinggal pesan dari restoran atau kalau mau memasak menu yang ringan. Lalu menikmati makanan bersama sambil memandang laut dari dalam vila. 

Majestic Water Village memiliki desain interior yang nyaman dan hangat untuk keluarga.

Terinspirasi dari Mies Van Der Rohe, arsitektur kenamaan dari Jerman yang hidup sekitar tahun 1950-an, Majestic Water Vila dibangun dengan desain interior simpel-minimalis dengan high end quality. Terdapat vila type Amrita, Aruna Water, Mina Earth, Indira Water dan Indira Valley yang masing-masing dilengkapi 2 kamar tidur, jacuzzy pada kamar tidur utama, kolam pribadi, bath up dan shower.  Karakter alam pada interior ditunjukkan dengan dinding beraksen batu alam serta pintu serba kaca, sehingga kita dimanjakan dengan pemandangan luar yang indah.

Kenyamanan interior ini akan saya nikmati bersama keluarga. Lantai dengan motif kayu yang elegan dan bersih, memungkinkan anak-anak nyaman bermain di lantai. Si kakak bisa bermain boneka, adik bermain lego dan kereta api. Keceriaan rumah berpindah di sini. Sementara itu, saya menyajikan kopi dan cemilan untuk suami dan saya sendiri. Kami duduk berdua di sofa yang nyaman. Memandang hijaunya pohon dan birunya langit di luar. Menerawang dan membahasa soal masa depan.

Dengan teknologi engineering modern, Majestic Water Village menerapkan water recycle pump, renewal energy, dan listrik tenaga surya. Teknik-teknik tersebut penting dalam konsep go green living yang diharapkan akan mampu menghemat energi dan budget. Desain interior dengan jendela dan pintu yang lebar, serta desain bangunan yang memungkinkan sirkulasi udara lancar. Didukung adanya air di sekitaran bangunan menjadikan ruangan sejuk tanpa perlu terus menerus menyalakan air conditioner. Ruangan juga cukup terang tanpa lampu pada siang hari.

Saat malam menjelang, berempat tidur-tiduran diatas kasur yang empuk. Anak-anak sembunyi dibalik selimut sambil minta dibacakan cerita kegemarannya. Hingga akhirnya anak-anak tertidur. Dan kami perlahan meninggalkan tempat tidur. Menikmati suasana ruang yang lain.

Majestic Water Village dilengkapi dengan penjagaan keamanan, CCTV dan reception selama 24 jam. jaminan keamanan ini mengantarkan pada tidur nyenyak para penghuninya.

Indahnya hidup di Majestic Water Village. Menikmati setiap menit-menit penuh kesan dari pagi, malam hingga menjelang pagi kembali.



Din...diiiin!!!

Saya tersentak oleh bunyi klakson mobil. Suami saya sudah pulang. Ya, ternyata saya masih menghadap leptop dengan gambar-gambar indah Majestic Water Village.

Akan saya tunjukkan pada suami, dan berharap Majestic Water Village menjadi tujuan kami liburan mendatang. Itu artinya, saya akan melanjutkan mencari informasi seputar vila yang disewakan, transportasi ke sana, dan biayanya.

Majestic Water Village adalah salah satu Properti yang dikembangkan oleh Prioritas Land Indonesia dan memang merupakan investasi yang menjanjikan. Selain Majestic Water Village, Prioritas Land Indonesia juga telah sukses membangun Majestic Point Serpong, dan apartemen Indigo Bekasi. 


Kalaupun tidak untuk ditempati, Majestic Water Village bisa untuk disewakan karena dijual dalam kondisi siap huni atau siap sewa. Dan kabarnya,  vila-vila ini sudah laris manis terjual. Dari 32 unit sudah laku 30 diantaranya.  Tidak heran, karena Majestic Water Village memang menyajikan The Art of Beautiful Life. 

Tulisan ini Juara 2 Lomba Blog Prioritas Land periode 2.

Sumber informasi dan foto:

www.prioritaslandindonesia.com
www.majesticpointserpong.com
www.majesticwatervillage.com 
www.indigobekasi.com
http://id.wikipedia.org/wiki/Pura_Luhur_Uluwatu
http://www.indonesia.travel/id/destination/355/pantai-kuta/article/182/nuansa-magis-tari-kecak-di-pura-luhur-uluwatu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar