Kamis, 30 Januari 2014

[Srikandi Blogger 2014] Internet dalam Pendewasaanku


Menurut saya, internet dan kaitannya dengan humanisme lebih tepat disebut sebagai dunia digital, ketimbang dunia maya. Pasalnya, pemanfaatan, interaksi dan dampak dari internet nyata adanya bagi kehidupan manusia saat ini.

Saya intensif menggunakan internet dalam 5 tahun terakhir seiring kemudahan jaringan dan gadget yang mendukung. Mengenal internet satu paket dengan dampak yang ditimbulkannya. Tidak semua hal bisa dipandang dalam kacamata hitam atau putih. Karena hidup ini penuh warna, tergantung kacamata mana yang kita gunakan. Saya memilih kacamata pelangi, berharap bisa memandang suatu hal dari sudut pandang yang indah.


Internet lebih dari sekedar alat bekerja, pencari tahu, penyebar informasi, bisnis, hiburan dan bersosial. Internet bagi saya sangat berperan dalam proses pendewasaan.

Kita bukan lagi individu-individu yang terpisah jarak. Interaksi semakin luas. Dari keluarga dekat, sahabat, hingga kenalan baru. Bahkan kita bisa berinteraksi dengan tokoh-tokoh masyarakat ataupun selebriti dengan media internet. Sebut saja media interaksi yang sekarang ini banyak dipakai orang yang sifatnya terbuka: facebook, twitter, google+, media online, dan blog. 



Internet bagaikan ruang terbuka dimana siapapun bisa berpendapat tentang apapun. Menghargai perbedaan dan bertolerasi tidak selalu mudah . Banyak kita lihat adanya perang status facebook, nyindir melalui twitter, nyinyir di blog atau surat terbuka di media online. Tak sedikit yang kemudian menimbulkan pro-kontra. Ada pro-kontra Jokowi, pro-kontra poligami, pro-kontra imunisasi, pro-kontra pemimpin perempuan, pro-kontra perempuan bekerja, dan banyak-banyak-banyak lagi. 



Lantas terbentuk kelompok-kelompok. Padahal dalam dunia digital yang luas ini, interaksi kita dengan seseorang tidak terbatasi oleh satu kepentingan saja. Misalnya, kita bertentangan dengan seseorang dalam satu urusan, sementara dalam urusan lain kita justru perlu berkolaborasi dengannya. Demikianlah, sehingga saya belajar bagaimana tetap menghargai mereka yang memiliki sudut pandang berbeda.



Blog sebagai media terbuka yang kian dipercaya oleh pengguna internet, juga mengambil peran sangat besar dalam proses pendewasaan saya. Dalam wadah Kumpulan Emak Blogger saya banyak belajar dan berinteraksi dengan blogger lain. 



Blog lebih dari sekedar rumah bagi blogger, blog tak lain adalah diri blogger itu sendiri. 


- Menulis di blog berarti berbicara. 
- Menulis untuk diri sendiri berarti berbicara pada diri sendiri. 
- Menulis dan berbagi link berarti bicara untuk umum. 
- Blogwalking berarti bertetangga. 
- Dan berkomentar berarti bertegur sapa. 

Seperti itulah saya menggambarkan arti sebuah blog. 


Banyak pilihan, sifat dan kepentingan yang menentukan karakter blog. Saat ada pendapat berbeda, sebisa mungkin saya menahan emosi dan berpikir matang. 


Apakah perlu menuliskan klarifikasi atau pendapat balasan? Efektifkah? 
Ataukah hanya perlu diam dan melupakan, kemudian menjalankan pilihan masing-masing? 

Di sinilah proses pendewasaan terjadi.

Apapun langkah yang akan saya ambil, sopan adalah identitas penting

Pemilihan kata yang pedas, nyinyir, nyindir atau arogan, justru akan menjatuhkan harga diri sendiri. Saya harus ingat, bahwa pembaca blog saya sangat luas, bukan hanya satu orang atau kelompok yang saya tuju.


Terus terang, saya bukan jago debat dan merasa kurang berilmu, sehingga saya enggan menulis sesuatu yang sifatnya kontroversial. Namun begitu saya malah mengagumi teman-teman yang berpendapat tentang sesuatu. Di sinilah perlunya kacamata pelangi. Mencoba menghargai perbedaan. Satu dalam karya, satu dalam cinta. Blog adalah karya, dan saling menghargai adalah wujud dari cinta.





Srikandi Blogger


Follow @Emak2Blogger yuuuk !

Like juga Fanpage Kumpulan Emak2 Blogger



99 komentar:

  1. Dan tulisan ini sangat bagus :-) manfaatkan internet lebih baik lagi :-)

    BalasHapus
    Balasan
    1. terimakasih mak...saya curhat nih ceritanya heheh

      Hapus
  2. yang aku tunggu adalah tulisan mak arin dann cakeppp . aku bilang YEs!

    BalasHapus
  3. saya, sehari tanpa internet kayaknya gimana.... gitu hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. jangankan sehari, sejam aja bisa gigit kuku hihihi

      Hapus
  4. Mak Arin udah 5 thn kenal blog. Huft, pastes sering menang lomba. Kayaknya kandidat juara nih ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mak, intensif 5 tahun terakhir. Sebelumnya sih udah kenal sejak kuliah, tapi di warnet hehe

      Hapus
  5. Mak Arin, setelah media sosial lahir dari imbas kemajuan internet...kembali persoalan datang, masalah perbedaan pendapat. Iyuuup setujuh dengan kacamata pelangi..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pelangi..pelangi..alangkah indahmu..#eh nyanyi..
      Makasih udah mampir mak..

      Hapus
  6. aduhhh...ini mah,oke banget...sudut yang berbeda,sukses ya mak..saya suka^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih mak...abisnya yang lagi dipikirin itu, jadi ya tulis aja :)

      Hapus
  7. Bagussss bangettt .. jempol deh buat Mak Arin.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah..dapat jempol. makasih ya mak Dey..

      Hapus
  8. duh ini bagus banget tulisannya mbak. Aku harus banyak belajar menulis ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yg bagian blogwalking aku terinspirasi dirimu mak Lidya

      Hapus
  9. jempol empat buat mak arin, selalu keren sipp.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jempolnya ditangkap #hup !!
      Terimakasih mak Ida ...

      Hapus
  10. mau ikutan pake kaca mata pelangi aahh, makasih inspirasinya maak... :)

    BalasHapus
  11. Pinjem kacamata pelanginya dong mak Arin :p Bagus mak tulisannya. Sukses ya :D

    BalasHapus
  12. Sama kita, Mak. Aku juga bukan orang yang tahan sama sindiran, nyinyiran dan kritik pedas. Aku mah lebih suka yang damai-damai aja. Hehehe... takuuuut soalnya. Sukses, Mak. ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, kalau aku takut salah karena gak terlalu paham mak..jadi sementara ini jadi penonton aja duduk manis mendengarkan

      Hapus
  13. yeay "mamaku srikandi Blogger" selalu bisa melihat sudut pandang beda..gogogo mak arin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Moga juri kacamatanya pelangi juga mak..biat cantik ;)

      Hapus
  14. Setuju Mak... dalam bergaul di dunia maya kita tetap harus mengedepankan etika... agar kita dapat nyaman dalam berinteraksi.
    Blog memang mengajarkan banyak sekali padaku...
    Gutlak Mak... :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yup..semakin populer blog kita, justru harus makin dijaga

      Hapus
  15. mantap...beda pendapat biasa...keep writing aja ya...

    BalasHapus
  16. Merasa tertohok dengan tulisan-tulisan kontroversial dan hobi debat-debat hihihihihihi... Ah, tapi balik lagi. Kacamata pelangi :). Mungkin kalau dalam pelangi, eike termasuk warna yang gonjreng. Menyala-nyala alias nyolotnya minta ampun hahahaha. Tapi apalah kerennya pelangi kalau semua warnanya pastel semua, ya :P :P :P. "Strength lies in differences not in similarities." Tahun ini harusnya minimal 10 besar, Mbak. Kudoakan dari jauh ^_^. Amin, amin ya rabbal aalamiin.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jeng Jihan.
      Kalau dirimu mah...berbakat, jadi....lanjutkan!!

      Hapus
  17. Kecee Maak...
    Itu gambar srikandinya Cinta yg bikin? Bagusnyaa
    Semoga sukses buatmu, Mak Arin ^_^

    BalasHapus
  18. Balasan
    1. Edisi ibu ibu baru nyadar mbak Nung..

      Hapus
  19. Sepakat Mak. Ini tulisan yang sanhat dewasa, berasal dari pembelajaran diri seorang Arin Murtiyarini. SY juga belajar, kalo berbeda pendapat ya diam saja. Kalo mau nulis sebisa mungkin gaya bahasanya diperhalus, jangan sampe kelihatan nyinyir.

    Moga2 melaju ke babak berikut ya .... ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amiiin, terimakasih mak Niar
      Gandeng aku ya...;)
      Mudah2an ini tulisan juga gak terkesan nyinyir ya. Maaf untuk semua pembaca.

      Hapus
  20. setuju mak.. sopan santun itu identitas. ketika memposting atau berkomentar. #hug

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hangatnya pelukanmu mak, peluk balik...

      Hapus
  21. Iya mak bener.. kita harus saling menghargai satu sama lain ya meski cuma bertemu via internet aja

    BalasHapus
    Balasan
    1. Walau cuma via internet tapi intensif loh, sehari berjam-jam. Teman maya juga banyaaak. Kadang dibawa berantem karena merasa gak ketemu langsung kali ya..jadi berani hihihhi

      Hapus
  22. Aku belajar banyak dari optimismemu mbak. Semoga sukses :))

    BalasHapus
  23. tulisan yang menarik
    mau di dunia nyata maupun dunia maya saling menghargai dan menjaga sopan santun itu memang penting
    sayang banyak yg melupakan hal ini ketika berinteraksi di dunia maya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mungkin krn gak tatap muka, jadi merasa aman memacing keributan dan habis itu kabur

      Hapus
  24. Dengan membaca tulisan ini, saya bisa membaca bahwa penulisnya adalah orang yang santun dan lembut. Semoga kita bisa jumpa ya Mak. Pengen banget ketemu dirimu. Sukses di perhelatan ini ya Mak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lembut? Oh nooo...hehehe...
      Moga bisa kopdaran ya mak

      Hapus
  25. love it mak....Sopan memang modal penting dalam berinteraksi..dunia maya or nyata...fotonya juga lucuuu...terutama gambar Cinta :D...sukseees yaa mak, for SB 2014 and beyond..cheers...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih mak Indah, sukses buatmu juga

      Hapus
  26. keren banget makkk...cinta pinter ngegambarrr ^^
    iya bener sopan :D aku jarang ini kalau masalah itu, apalagi digrup hewan bisa cakar-cakaran..--"namanya juga kucing..
    tapi itu dulu, kalau sekarang jadi pembaca aja kalau ada yang perang tiada akhir digrup hiihi
    bagus mak...seperti biasa tulisane apik
    semoga menang mak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kucingnya suruh elus2an mak echaaaa...hihihi..
      Terimakasih udah mampir yaaa

      Hapus
  27. Tulisan Mak satu ini memang selalu apik...adem...dan pantes banget kalo sering menang...sukses ya Mak...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Karakter mungkin ya..kurang berani nulis yg berupa kritikan karena kurang ilmu. Takut salah mak

      Hapus
  28. Saya setuju banget dengan pendapat Mak Arin bahwa "Dalam wadah Kumpulan Emak Blogger kita banyak belajar dan berinteraksi dengan blogger lain, disini kita belajar menghargai perbedaan dan bertolerasi". Sukses salalu buatmu !

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mak Anitaaaaa, senang melihatmu enjoy dalam KEB. Dunia jadi luassss

      Hapus
  29. Kalo pun punya pendapat berbeda sampaikan dengan cara yang baik ya mak. Di blogdetik aku kadang nulis tentang hal2 yang sensitiv, udah berusaha hati2 banget, tapi yang komen duuh ada yang kasar banget

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kadang aku ikut panas kalau baca komentar gak sopan, walaupun ditujukan ke orang lain...tapi ya itulah dunia penuh warna. Gak ada yg begitu gak rame

      Hapus
  30. innniiii diaaa jagoankuuuuuu.. hahhahah. kalo posting mesti isinya bisa diambil dan lengkap kap kap kap ples foto2 san ilustrasi jugak.
    aku padamu, maaaakkkk. ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mak istiiii...muach!!! Aku...padamu juga

      Hapus
  31. Sebagai salah satu calon Srikandi Blogger selayaknya akrab dan piawai memanfaatkan internet karena seorang blogger tentu banyak berhubungan dengan internet. Tak mungkin seorang yang gagap internet bisa ngeblog,bukan.

    Selain itu blognya juga harus berkualitas baik dalam tampilan, kinerja maupun kontennya. Calon Srikandi Blogger tentulah seorang blogger yang profesional dan bermoral.

    Salam hangat dari Surabaya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam pak De. Aku banyak belajar dari pak de dan teman2 di wb

      Hapus
  32. "Blogwalking berarti bertetangga." Salam kenal Mak, tetangga baru nih :)

    BalasHapus
  33. Koq aq yakin banget ya ini calon terkuat Srikandi Blogger.....hehe
    tulisannya oke banget, sudut pandang yg bijak dan cantik...karena selama ini banyak yang 'menyalahkan' internet sbg cikal terjadinya kemudhorotan. Padahal, jika kita memandangnya dengan indah, maka akan indah pula apa yg kita hasilkan dari internet itu sendiri, terutama tulisan dan Blog.
    bener2 terpesona kudibuatnya!!

    BalasHapus
  34. mak Arin salam kenal ya ^^
    semakin bersyukur ya mak ada internet karena kita sbg perempuan banyak dimudahkan olehnya..

    BalasHapus
  35. Kalau membaca postingan atau status yang nyinyir2, mending diam ajah ah. Gak ikut2 komen, takut nular nyinyirnya. :D

    Dapat pelajaran dari postingan ini. Sopan adalah identitas penting. :)
    Semoga lolos tahap berikutnya ya, Mba.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener, nyinyir biasanya nular. Kalau pas kita korbannya biasanya pengen balas komen. Tapi kalau sambil emosi takutnya malah belepotan.

      Hapus
  36. Slmt malam, Mak Arin. Makjur visit nih. Sepakat dengan tulisan dan pandanganmu, Mak. Yes. Sukses yaaa. :)

    BalasHapus
  37. Di dunia maya selayaknya kita juga mempunyai etika, sama seperti di dunia nyata ya mak.
    Good luck mak Arin :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yup..karena interaksinya nyata. Terimakasih sudah mampir mak Lianny...

      Hapus
  38. tulisannya buagus buanget.... aaaaa suka suka suka sukaaaaa

    BalasHapus
  39. Kunjungan MakJur.
    Good luck ya, Mak :)

    BalasHapus
  40. Kegiatan ngeblog dalam dumay (internet) sebagai ajang silahturahmi. So saya berusaha menempatkan diri untuk terus menghargai persahabatan dan saling share hal positif. Slm sukses ya Mak.

    BalasHapus
  41. Sepakat, Mak. Dalam berinternet juga ada attitude :)

    BalasHapus
  42. sama bangett kayak aku makk.. ga suka nulis/comment hal2 yang berbau kontroversi hihiii
    sukses ya..layak banget buat Srikandi Blogger 2014:)

    BalasHapus
  43. Beropini boleh saja, mengemukaan pilihan, bahkan memuji-muji pilihannya sendiri setinggi langit juga tidak masalah...asalkan tidak menjelekkan pilihan orang lain.
    Jadi tetep adeeeem....hehehe

    BalasHapus
  44. kacamatanya kece..pinjem dong..good luck bu guru...semoga jadi srikandi blogger 2014

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amiiiin, terimakasih mak Ety Abdoel atas dukungannya

      Hapus
  45. suka dengan ulasannya mak satu ini

    semangat terus dalam berbagi tulisan ya mak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih mak Fera...senangnya dikunjungai ^_^

      Hapus
  46. Setuju dengan sopan dan perlunya identitas diri, sesuka tidak sukanya kita sama postingan orang, lebih baik kasih komentar yang tidak nyinyir :)
    Goodluck Mak Arin :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Makpuh. Terimakasih supportnya *sungkem...

      Hapus
  47. Pagi, Makjur mampir. Goo luck, mak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pagi mak...trims yaaa. Sukses ya ngejurinya :)

      Hapus
  48. Mak Arin, mampir nih. Saya salah satu pengagum kamu sealigus sirik lihat prestasimu. Pasti gadet yang kamu dapat sudah bisa jadi modal buka toko ya? Btw, tulisan kamu berbeda jauh dengan tulisan dengan tema yang sama yang saya baca. Kamu memberi tambahan pemahaman baru bagi saya untuk memahami internet. Terima kasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aaah, mak elisa..senangnya dikunjungi ^_^
      Dalam tulisan ini aku mencoba melihat sisi lain internet diluar manfaatnya sebagai teknologi

      Hapus
  49. Menjadikan media internet sebagai salah satu sarana pendewasaan diri sendiri menurut saya adalah satu hal yang sangat positif. Semoga semangatnya bisa menular ke teman-teman yang lain ya Mbak. Tetap semangat... :-)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mas Dwi, manis pahit asem asin...semua rasa hidup sekarang dikemas dalam media internet. Bisa dirasakan sambil duduk manis di rumah. Tapi dampak dan hikmahnya nyata.

      Hapus
  50. Salam kenal mbak Arin,
    Good Luck ya buat Srikandi Bloggernya...:)

    BalasHapus
  51. Betul Mak. Saya juga kalau berpendapat pilih yang soft saja, Malah menimbulkan perang. Biar adem atau saya yang kurang berani berdebat?

    BalasHapus
  52. Saya baca...dan saya terfokus oleh KACA MATA PELANGI..
    Ini yang modelnya bagaimana ya mbak Arin?

    BalasHapus