Rabu, 05 Maret 2014

Cerita dari Arena Zona Main Rinso



Awal tahun saat program Zona Main Rinso diluncurkan di facebook Rinso Indonesia, teman-teman kuis hunter (termasuk diantaranya beberapa teman Contestmania) ramai membicarakan ini.  Cara ikutnya gampang, tinggal kirim foto ibu dan anak bersama produk Rinso, kemudian akan diaudisi dan terpilih 16 peserta untuk bertanding.  

Dari 16 peserta, 2 sahabat yaitu Nunung Yuni Anggraeni dan Wiwin Kuswinarti berhasil lolos menjadi peserta. Artinya, minimal paket rinso satu tahun sudah didapatkan.  Kalau menang di babak penyisihan akan mendapatkan uang tunai 5 juta, dan babak-babak selanjutnya meningkat nominalnya. Total hadiah Rp. 100 juta dan liburan ke Bali bagi team yang menang. Rinso pada khususnya, dan Unilever pada umumnya, memang luarrrr biasa kalau bikin event.  


Saya sendiri tidak ikut dari awal, karena tahu bakal susah kalau beberapa kali cuti kantor untuk audisi dan syuting. Tapi saya support penuh teman-teman kuis hunter yang ikut, caranya dengan nonton di Trans TV setiap hari minggu, pukul 08.00 WIB.

Dan kalaupun saya bisa hadir pada hari selasa 11 Februari 2014 saat mbak Nunung dan mbak Win syuting di hari yang sama, tapi beda sesi, itu karena kebetulan saya memang ijin ke kantor Parenting Indonesia untuk mengambil hadiah. Pulang dari kantor Parenting Indonesia saya langsung ke Bumi Perkemahan Cibubur untuk menyaksikan syuting mereka.

Saya tiba di Cibubur pukul 12.00. Langsung bertemu mba Murti Yuliastuti bersama putrinya yang cantik, Anggita.  Saat itu sedang berlangsung babak terakhir games mba Nunung lawan Bunda Netty.  Dari kejauhan tampak wajah tegang mba Nunung menunggu perhitungan poin total.  Dan hasilnya adalah mba Nunung......menang..!! Yeay, 5 juta ditangan. Wajahnya langsung sumringah.  




Setelah istirahat sekitar satu jam, syuting sesi kedua dimulai.  Kali ini adalah mbak Wiwin dan putranya Rafi, melawan Bunda Sulastri dan putrinya yang bernama Putriku Cerla. 

Sebelum acara, kedua team diberi pengarahan oleh kru Trans TV agar syuting berjalan lancar dan hemat waktu.  Para penonton juga diberi pengarahan agar rapi berdiri di tepi area. Setiap ada orang atau mobil yang lewat di jalan di belakang arena diberitahu agar tidak melewati area itu. Motor yang parkir jauh dibelakang presenter pun diminta bergeser agar tidak tertangkap gambarnya. Memotret pun juga harus dari sisi yang sama dengan kameramen, maka saya mengambil posisi tersebut. 

Untungnya kemampuan zoom kamera saya cukup baik sehingga leluasa memotret dari kejauhan.  Paling suka memotret dua host keren, suami-istri Arie Untung dan Fenita. Mereka kompak, sporty, dan keren banget bawain acaranya. Masing-masing team dibantu bintang tamu yang juga artis, Kadek dan Natalie Sarah



Syuting dimulai. Ada 3 zona yang harus dilalui, Jembatan Anti Noda, Labirin Jemuran dan Lintasan Bonus Rinso.  

Di Zona Jembatan Anti Noda peserta harus melalui jembatan yang bisa miring ke kanan-kiri, plus licin, demi mendapatkan huruf di seberang jembatan. Huruf itu adalah jawaban dari pertanyaan yang diajukan host. Jangan ditanya susahnya melewati jembatan super licin dan bergoyang ini.  Berbagai gaya dan strategi telah dicoba oleh pemain, tetapi selalu gagal dan nyebur ke kolam. Seruuu!! 

Di Zona Labirin Jemuran, ibu ditawan dan diikat dengan rantai berkunci oleh Badut Noda dan disembunyikan di balik labirin-labirin kain. Sementara, anak bertugas mencari kunci yang cocok yang berada di beberapa titik dalam labirin untuk membebaskan sang ibu.  

Saya tidak mendapatkan foto pemain dalam labirin, jadi foto saya mejeng aja ya :)



Terakhir adalah Zona Lintasan Bonus RInso. Di sini anak harus merayap dibawah lintasan tali sambil meraih bendera sebanyak mungkin. Lalu berlari ke arah ibu agar ibu bisa mencuci pakaiannya yang kotor. Anak juga harus sigap mengganti pakaian dengan yang baru sebelum berlari lagi mencari bendera. Demikian dilakukan berulang.



Ssst, si ibu bener-bener cepat lho proses mencucinya. Dalam hitungan detik, kucek-kucek sebentar, baju sudah bersih seperti semula dan siap di jemur.  Karena proses mencuci ini sangat cepat, pada akhir acara diperlukan pengambilan ulang gambar saat ibu sendang mencuci.  Kereeen, mencuci aja pake pengarah gaya, hihihi. 





Oiya, satu unsur yang sangat penting agar acara ini seru adalah kehadiran penonton. Penonton yang hadir di arena syuting ini boleh siapa saja. Yang memang mau ikut acara harus mendaftarkan diri pada kru Trans TV (langsung on the spot) dan mengikuti sampai acara selesai.  Nantinya ada pemandu sorak kapan penonton bertepuk tangan dan bersorak.  Kebanyakan yang hadir adalah ibu-ibu dan anak-anak.  Mereka tampak senang karena buat mereka sama dengan mendapatkan hiburan gratis, diberi tanda terimakasih juga (tidak tau besarannya berapa)

Yap, begitulah sedikit cerita behind the scene Zona Main Rinso.  Ternyata, jadi artis itu berat, syuting itu berat. Harus panas-panasan dan artinya badan harus fit.  Tapi kelihatan kok kalau semuanya happy.  Bermain di luar, kotor-kotoran itu bikin happy, terutama anak-anak.  Nah, buat ibu, jangan takut lagi kalau baju anak kotor karena bermain...kan bisa dicuci.. :)

Nah, buat saya pribadi, hadir ke syuting ini adalah untuk menemui sahabat-sahabat saya.  Plus foto-foto ekslusif dan agar bisa diceritakan langsung betapa serunya acara ini.




11 komentar:

  1. tidak takut kotor ya untuk belajar

    BalasHapus
    Balasan
    1. buat anak-anak gapapa..kalau buat ibu-ibu mau kondangan udah dandan cantik ya janganlah berkotor-kotor :)))

      Hapus
  2. hihihi seru bangettt ya mak,anak2 pasti seneng :D
    eh itu fenita cantik bangettttt ya disini,,beda kalo di tv...

    BalasHapus
  3. Fenita cantik, Ari untung cakep...Kadek dan Natalie sarah juga keren2. Walaupun kotor tetep cantik...ya namanya juga artis:)

    BalasHapus
  4. Teteup contesmania ikut ngeksis ya jeung hihihi
    nonton dirumah aja dah seru apalagi di tkp :)

    BalasHapus
  5. serunyaaa, coba di semarang ada yang kayak gini

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pesertanya dari gresik dan jogja lho..audisi dikota masing2.

      Hapus
  6. Woohooo, ini jadi supporter tho, Mbak? Kirain peserta. Asyik ya kayaknya kalo jadi peserta, syuting. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya supporter aja. Jadi peserta lebih seru, dapat hadiah pula..

      Hapus
  7. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus