Senin, 19 Januari 2015

Jalan-jalan Malam di Junglefest Bogor


Melanjutkan cerita jalan-jalan dari Jungleland, saya masih mempunyai tiket masuk gratis ke Jungle Festival atau biasa disebut Jungle Fest.

Suatu jumat sore, tiba-tiba saja suami dan anak-anak sudah menanti di halaman parkir Kampus IPB Dramaga.  Senangnyaaaa dijemput orang-orang tercinta, kejutan yang saya suka sore itu. 

"Jalan-jalan yuk malam ini," ajak suamiku. Wah, ujug-ujug ngajak jalan-jalan malam. Kemana ya? Ah baru ingat saya menyimpan tiket masuk gratis ke Jungle Festival. 

"Cobain ke Jungle Fest yuk!" ajak saya. 
Maka kami meluncur ke kawasan Bukit Nirwana Residence.
Langit cerah ketika kami memasuki jalan utama BNR. Dari kejauhan tampak Gunung Salak gagah berdiri.



Menjelang magrib kami tiba di Jungle Fest. Anak-anak bermain di beberapa arena permainan. Di sini permainannya cocok banget untuk anak-anak. Relatif aman dan soft, nggak membuat jejeritan seperti yang di Jungleland.









Usai sholat Ashar di  mushola yang luas dan nyaman, kami makan sore di foodcourt yang juga luas dan nyaman. Harga makanannya masuk akal dan variatif.  Sari foodcpurt kita bisa memandang langsung ke arah panggung festival. 
Foodcourt tampak dari kejauhan

Menikmati musik band dari foodcourt

Matahari mulai turun. Langit menggelap.  Kami terpana melihat sekitar. Dua buah "giant tree" berhiaskan lampu kelap-kelip. Ketika matahari tenggelam sempurna, pesona lampu-lampu di Jungle fest semakin nyata. Suara musik menggema di setiap sudut Jungle Fest. Malam kian syahdu. Sumpah, keren banget..!  Saya merasakan sensasi berbeda menikmati malam.


Giant Tree ala JungleFest

Tak lama kemudian kami mendengar panggilan MC dari panggung festival. Sebuah cekungan terdapat panggung, kolam air mancur, dan deretan tempat duduk berundak.  Para pengunjung berdatangan. Suara musik semakin menggema di sekitar panggung festival.


Festival malam itu dibuka dengan tarian gadis-gadis berkostum kupu-kupu dan bunga. Mereka lantas berjalan berkelilig menghampiri pada pengunjung. 


Pertunjukan selanjutnya adalah tarian tradisional, musik band dan drama. Setiap sesi jeda ada atraksi air mancur menari diiringi musik yang menggema.



Pengen foto berdua, eh dia nimbrung


Akhirnya foto berempat



Foodcourt dan Area Panggung Festival

Air mancur menari

Kupu-kupu JungleFest

Tak terasa malam cepat sekali berjalan. Pukul 21.00 saya mengajak anak-anak pulang. Saya tau mereka belum puas. Saya janjikan bakal ke sini lagi. Sekalian saja menginap di hotel Padjajaran Suite di seberang Jungle Fest. Agar bisa menikmati kerlip lampu sepanjang malam dari jendela kamar. 


We'll be back here!



6 komentar:

  1. Duuhh...foto2nya cantiiik. Bikin ga sabar mau ajak anak dan keponakan ke sana. Saya kira tpt wisata biasa saja dan hanya siang hari. Nggak taunya ada pesona malam. Trmksiiih infonya,Mbak Arin...

    BalasHapus
  2. tiket masuknya berapa mak? Liat lampu warna warni itu seru ya..

    BalasHapus
  3. Wah, September 2014 lalu saya ke sana mbak, tapi sayang pas siang-sore. Ternyata bagus ya kalo malam. Nyesel deh. Jadi pengen cepet-cepet ke sana lagi. Mertua saya di Bogor, mbak. Anak-anak suka banget klo diajakin main ke Bogor. Hehe

    BalasHapus
  4. maakk.. beneran mupeng pengen ke sana. malem beneran bagus yaa. kapan2 ajak suami ah. tfs ya mak :)

    BalasHapus
  5. ternyata Bogor kudu dijelajahi!

    BalasHapus