Senin, 15 Juni 2015

[Cerita Mudik] Antara Soto Ndelik dan Toyota Agya

Ini adalah cerita mudik saya dan keluarga setahun lalu. Sudah cukup lama, tapi masih berkesan. Salah satu dokumentasi perjalanan adalah kuliner yang kami temui di setengah perjalanan, tepatnya di Boyolali,  Jawa Tengah.

Melalui Kota Soto.
Dari sekian jenis soto yang pernah saya coba, ada satu soto yang khas. Dalam perjalanan Solo – Boyolali, saya mampir ke warung soto yang bersih, luas dan nyaman, yaitu warung Soto Ndelik. Boyolali memang sudah terkenal sebagai “kota soto”. Ada Soto Seger Mbok Giyem, Soto Rumput, Soto Sedap, Soto Nggopir, Soto Ledhok, Soto Ompronx , dan kali ini Soto Ndelik. Soto Ndelik. Warung ini terletak di jalan Raya Pandanaran Boyolali. Saya heran mengapa warung disebut Soto Ndelik, padahal lokasi tidak tersembunyi. Rupanya, warung ini adalah cabang dari Soto Ndelik yang berlokasi di kawasan Sunggingan, Boyolali.

Sunggingan adalah sebuah kawasan sekitar pasar di tengah kabupaten Boyolali. Di sana terdapat warung soto yang lokasinya kurang terlihat. Berada diantara gang-gang di sekitar pasar. Karena itulah pemilik warung menamakannya “Soto Ndelik”. Ndelik dalam bahasa jawa berarti “sembunyi”, sesuai dengan lokasi warung yang tersembunyi. Inilah keistimewaan dari warung soto milik Pak Marjo yang berdiri sejak tahun 1999. Meskipun berada di lokasi yang tersembunyi dan padat pemukian, warung soto ini tetap menyediakan tempat parkir pengunjungnya berupa tanah lapang yang cukup luas.  




Berbeda dengan warung aslinya, cabang yang saya kunjungi terletak di pinggir jalan besar yaitu Jalan Raya Pandanaran. Jalan ini adalah penghubung Solo -Boyolali. Warung Soto Ndelik di jalan ini berupa rumah besar dengan halaman luas. Memasuki warung, pengunjung disambut dengan alunan musik keroncong dari 2 orang pemusik bersuara merdu. Mereka duduk mengamen di depan warung. Pemusik itu memang khusus mengamen di warung itu sepanjang siang. 



Tempat duduk di warung Soto Ndelik berupa deretan bangku dan meja kayu yang panjang. Perabot kayu sengaja tidak dicat sehingga ruangan didominasi warna coklat yang menghadirkan kesan Jawa dan ndeso. Di atas meja terdapat piring-piring berisi aneka gorengan yaitu bakwan, perkedel, tempe, tahu, dan entek-entek (sejenis bakwan terbuat dari tepung gaplek), karak (krupuk dari nasi kering) dan keripik usus. Terdapat juga aneka sate siap santap yang menggoda selera, antara lain sate kikil, sate telur puyuh, sate ati ampela yang digoreng dengan lapisan telur. Sebelum soto datang, pengunjung sudah bisa cemal-cemil mencoba aneka gorengan. Soto pun datang tak sampai 5 menit dari saat dipesan. 


Pilihannya soto hanya ada satu, semua berupa soto daging sapi, tidak ada ayam atau babat. Adapun penyajiannya bisa dipilih soto dengan nasi dicampur atau soto dengan nasi terpisah. Untuk seporsi soto yang disajikan mangkok harganya Rp.7.000 , sedangkan untuk soto yang disajikan di piring harganya Rp. 8.000. Pilihan daging untuk Soto Ndelik sangat prima, semua daging merah tidak tercampur lemak. Warung soto ini juga didukung oleh pasokan daging yang baik. Mengingat Boyolali adalah salah satu kota yang terkenal dengan sapinya, jadi kualitas bahan baku pasti terjamin 


Daging sapi diolah dengan sangat baik sehingga tersaji dengan tekstur yang lembut dan empuk, tanpa lemak atau jeroan. Daging tergenang bersama tauge, daun seledri dan daun kol dalam kuah soto yang sedikit keruh namun bukan santan, bukan juga lemak. Saat lidah kita mulai menyeruput kuah hangatnya, tidak ada lemak-lemak yang menempel di bibir.

Di warung cabang jalan Pandanaran, selain menu soto tersedia nasi pecel khas Jawa Timur dan gado-gado. Saya memesan nasi pecel dengan sayuran tauge, ketimun, daun singkong, bunga lamtoro dan siraman bumbu pecel. Sebagai pelengkap ditambahkan rempeyek kacang dan ati-ampela goreng. Untuk minuman tersedia es dawet, es jeruk dan teh dengan harga sangat ramah di kantong.

Warung Soto Ndelik rata-rata buka mulai jam 06.30 - 16.30 setiap hari . Saat ini ada banyak cabang Soto Ndelik di kawasan Jawa Tengah dan Jogjakarta. Jika anda ingin mencari cabang terdekat, bisa melalui situs-situs geomaping seperti foursquare, google map atau wikimapia. Masukan kata kunci dan sederet cabang Soto Ndelik dapat ditemukan lokasinya.

Ini adalah beberapa cabang Soto Ndelik yang saya dapatkan dari beberapa aplikasi geomaping :
1. Jl. Adi Sucipto, Karang Anyar.
2. Jl. Pemuda, Klaten.
3. Jl. Pandanaran, Boyolali.
4. Jl. Solo-Purwodadi KM. 19 Gemolong, Sragen.
5. Dusun Miliran RT 007 05 Boyolali.
6. Jl. Raya Boyolali – Klaten, Jatinom.
7. Jl Banyudono, Boyolali.
8. Jl. Sebelah utara Terminal Simo.

CMIIW, jika ada update lokasi atau warung yang pindah, silakan teman-teman koreksi dikomentar di bawah ini ya.

Mudik Bersama Agya.
Btw, saya sendiri baru bisa menikmati Soto Ndelik hanya ketika mudik ke Jawa Timur, dan melewati Jawa Tengah. Mudik dengan mobil keluarga tentunya. Saat itu  kami masih menggunakan kijang Innova.  Sepanjang perjalanan, saya perhatikan mulai banyak pemudik menggunakan Toyota Agya.

"Mantap juga ya mudik pakai Agya," kata suami saya. Dari plat nomor Toyota Agya yang kami temui di jalan kebanyakan adalah plat B alias Jakarta.  Berarti mereka telah melalui jarak tempuh yang cukup  jauh. Jakarta - Jawa Tengah - bahkan hingga ke Jawa Timur mobil Toyota Agya banyak saya lihat.

Toyota Agya, adalah city car yang tampil agresif dan performanya paling berkualitas di kelasnya. Desainnya juga menawan. Buktinya, banyak yang jatuh cinta pada Toyota Agya.



Kalau soal harga, Agya paling bersaing di kelasnya. Sangat terjangkau untuk keluarga muda seperti kami ini, yaitu sekitar 100 jutaan.  Ukurannya Toyota Agya memiliki panjang 3.580 mm, lebar 1.600 mm, dan tinggi 1.530 mm. Toyota Agya berkapasitas 4 orang, ideal untuk keluarga kecil. Efisiensi ruang dan bahan bakar minyak. Namun begitu, Toyota Agya telah dilengkapi dual SRS Airbag untuk keamanan pengemudi dan penumpang depan, sudah tersedia dalam mode transmisi otomatis dan manual, sabuk pengaman yang ketat saat terkena tarikan. Mesin Toyota Agya telah dilengkapi dengan mesin mesin 998 cc DOHC fuel injection yang dapat menghasilkan tenaga hingga 65 horsepower pada 6,000 rpm.

Kalau jalan-jalan dengan Toyota Agya, mencari lokasi-lokasi kuliner semakin mudah. Termasuk mencari yang "Ndelik" lokasinya kayak Soto Ndelik tadi.

8 komentar:

  1. makanannya mantap banget apalagi yg dinaiki pake agya...tambah mantepppppp

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makin set-set-set nyari warung kuliner

      Hapus
  2. Tempatnya itu resik banget ya. Boyolali dekat dari sini (aku lg main ke Magelang). Jadi pengin main ke Boyolali.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yuk...yuk...aku malah udah lama gak mudik nih. Pengen lagi ke sana

      Hapus
  3. gorengannya banyak amat, menggoda iman :))

    BalasHapus
  4. Sotonya menggoda banget Maak :D

    BalasHapus
  5. soto ndelik gak bikin mata jadi mendelik karena harga, ya :)

    BalasHapus
  6. assalamu'alaikum...
    makin keren ibu iki... sukses Rin....

    www.belabookmedia.com
    www.grafisunnah.blogspot.com
    www.arsiparsipdesain.blogspot.com

    BalasHapus