Jumat, 01 Januari 2016

Kenali dan Kembangkan Kecerdasan Anak dengan Morinaga MI PlayPlan

Bukan jamannya lagi ya, orangtua membandingkan kepintaran anak-anaknya masing-masing. Biasanya dulu sering saya temui dalam obrolan para mama yang tengah menjemput anak dari Playgroup.
  • “Anakku sejak umur 1 tahun sudah mengenal huruf lho, 2 tahun sudah lancar membaca” 
  • “Ah masa? Anakku dong, sudah kelihatan bakat musiknya sejak 3 bulan. Sekarang umur 3 tahun sudah lancar main piano 
  • ”Eh, kok sama kayak anakku, 3 bulan sudah goyang aja kalau dengerin musik. Sekarang 3 tahun sudah gemulai dan hapal 10 tari tradisioal dan modern.”

Terus, anak saya pintar apa ya? 
Untungnya saat ini pengertian tentang Kecerdasan Majemuk telah menjadi pengetahuan umum para orangtua. Dr. Howard Gardner (Pakar Psikologi dari Harvard) memperkenalkan teori kecerdasan baru, yaitu Multiple Intelligence atau Kecerdasan Majemuk, yang mengakui adanya berbagai kecerdasan lain yang dimiliki anak, sehingga setiap anak dikatakan cerdas.

Asaku (5,5 tahun) suka menutup pintu, membuang sampah dan risih kalau ada sedikit saja benda berserakan. Kepintaran lain apa ya? Hm, suka mengobrol dengan siapa saja dan kalau diceritakan sesuatu dia banyak protes dan mengarang cerita sendiri. Sedangkan bakatnya apa ya? Apakah bakatnya ketahuan dari kecerdasannya? Atau dari cita-citanya?


“Ma, Asa cita-citanya ingin jadi tukang sampah,” katanya beberapa waktu lalu dan ini diulang-ulangnya terus. Pertama mendengar hal itu reaksi saya panik, “Apa Nak? Masa cita-cita jadi pemulung?” Walaupun pemulung pekerjaan mulia, tapi terus terang saya kuatir juga karena yang sering saya tahu pemulung penghasilannya menengah ke bawah.

“Itu lho Ma, tukang sampah yang punya banyak mobil truck sampah. Terus Asa mau membuat mesin yang bisa mengubah sampah menjadi pupuk.” Jelasnya.

Ohhhh, pengelola sampah kali ya lebih tepat. Atau Insinyur Ahli Sampah? Hm, Mama lega, walau masih heran. Memang dasar anak pembersih, ya!

Kepanikan saya tidak berlanjut, cita-cita anak masih bisa berubah sesuai perkembangan usia, hobi dan lingkungannya. Hampir tiap beberapa bulan sekali cita-citanya berubah. Wajar sih, namanya anak-anak.

Bangga juga sih sama cita-cita Asa yang ingin jadi pengelola sampah. Tapi nggak enak ya kalau dipamerkan di depan para mama ya? Terus terang saya enggan terlibat diskusi yang ujung-ujungnya membanding-bandingkan kepintaran anak. Dan saya juga nggak mau bangga berlebihan. Karena setiap anak cerdas.


Jadi bagaimana kecerdasan Asa, apa bakatnya?
Saya terbantu oleh adanya Morinaga Multiple Intelligence PlayPlan (www.morinagamiplayplan.comdalam mengenali kecerdasan Asa. Saya mendapatkan informasi tentangnya dari facebook Morinaga Platinum. Morinaga MI PlayPlan adalah website berisi modul digital yang membantu kita para orangtua mengenali kecerdasan anak dengan beberapa pertanyaan kuisioner, sehingga kemudian orangtua dapat mencontoh ide bermain yang disesuaikan dengan kecerdasan anak. Ide main dari Morinaga MI PlayPlan bisa digunakan untuk memupuk kecerdasan  yang dominan, bisa juga sebaliknya, untuk menstimulasi kecerdasan yang kurang dominan. Orangtualah yang paling tahu dan berhak soal ini.

Morinaga MI PlayPlan berisi rencana main dan aktivitas harian, yang dapat digunakan oleh oranguta dalam merencanakan, mengarahkan dan membantu menstimulasi perkembangan kecerdasan majemuk (Multiple Intelligence) si kecil. Morinaga juga menyediakan Alat Identifikasi MI Morinaga (Morinaga MI Identification Tool), Ide Bermain MI Morinaga (Morinaga MI Play Ideas) dan Area Cetak Mi Morinaga (Morinaga MI Printables) untuk membantu memaksimalkan penggunaan Morinaga MI PlayPlan bagi orangtua.

Orangtua jadi punya ide main, lho!
Betul, bahwa mengembangkan bakat anak salah satunya dengan cara bermain yang seru dan menyenangkan. Anak-anak pasti suka bermain. Tetapi apakah setiap orang tua kreatif? Nah, saya nih termasuk yang selalu bingung memikirkan besok mau main apa lagi ya? Apalagi sebagai mama bekerja, waktu yang terbatas harus dimanfaatkan secara efisien. Dengan Morinaga MI PlayPlan ini saya benar-benar terbantu. Permainan yang bisa ditiru banyaaaak banget. Dan masing-masing permainan punya manfaat yang spesifik untuk pengembangan bakat anak.

Caranya :
1. Register dan login
2. Isi data anak
3. Ikuti kuisioner untuk menentukan bakat anak yang dominan
4. Pilih kelompok permainan yang sesuai bakat anak dan usia anak
5. Buat rencana dengan kalender (opsional)
6. Unduh dan print lembar aktivitas untuk dipraktekkan bersama anak


Hasil alat identifikasi MI untuk Asa.

Berdasarkan hasil jawaban yang telah saya isi, diketahui bahwa saat ini Asa memiliki KECERDASAN YANG MENONJOL dengan URUTAN sebagai berikut:
  1. Logical Matematik, adalah kecerdasan untuk memahami kondisi atau situasi dengan menggunakan perhitungan matematis, serta melalui penalaran analisa-sintesa suatu percobaan sederhana, seperti membuat es dari air, dll
  2. Linguistik, adalah kecerdasan yang menekankan kemampuan menggunakan kata-kata dan bahasa dalam kegiatan berbicara, membaca dan menulis.
  3. Visual Spatial, merupakan kecerdasan dalam berpikir dan belajar dengan gambar-gambar, memahami bentuk, pola, posisi, dan ruang suatu objek, termasuk untuk berpikir secara kreatif.
  4. Naturalis, merupakan kecerdasan dalam berpikir dan belajar yang berkaitan dengan pemahaman terhadap lingkungan sekitar kita seperti tanaman, binatang atau benda mati seperti air, batuan atau gejala alam seperti hujan atau panas, atau tentang ruang angkasa.
  5. Interpersonal Kecerdasan interpersonal didefinisikan sebagai kemampuan seseorang untuk bisa memahami orang lain, termasuk bagaimana perasaan mereka serta hal-hal apa yang memotivasi dan mengganggu mereka.
  6. Intrapersonal, adalah kecerdasan yang dimiliki seseorang untuk dapat memahami dan mengenali diri sendiri.
  7. Kinestetik, adalah kecerdasan yang menekankan pada penggunaan tubuh dalam berkomunikasi dan mengekspresikan diri.
  8. Musikal, adalah kecerdasan yang menekankan kemampuan memahami musik sebagai media untuk mengeskpresikan diri. 
Kesimpulannya, tiga kecerdasan yang paling dominan pada Asa adalah matematika, linguistik (pantesan suka cerita) dan visual spasial. Setelah tahu kecerdasan dominan pada Asa, saya bisa mengembangkan kecerdasannya berdasar hasil tersebut. Kemudian ide bermain bisa disesuaikan dengan kategori kecerdasan anak dan usianya. Banyak ide bermain yang bisa disimpan dalam table rencana main. 


Berikut adalah contoh rencana main yang saya buat. Cocok banget kan biar orangtua nggak pusing mau main apa esok dan esoknya lagi. Saya memilih satu rencana bermain setiap harinya, khusus untuk hari sabtu dan minggu saya pilih 3 rencana bermain karena waktu bermain lebih banyak.

  
Nggak hanya sampai situ, Morinaga MI PlayPlan juga menyediakan lembar aktivitas yang bisa dicetak. Kunjungi bagian printable area. Banyak pilihan gambar dan pola yang dibisa dicetak untuk aktivitas anak. Tidak repot untuk bisa bermain seru.


Saya dan Asa mencoba beberapa permainan yang dicontoh dari Morinaga MI PlayPlan. 



Mewarnai bus dan balon. Lembar aktivitas bisa diunduh di printable area Morinaga MI PlayPlan. Aktivitas ini akan menstimulasi perkembangan visual spasial karena anak diajak mengenal pola dan warna, sekaligus kecerdasan kinestetik karena anak melatih tangannya bergerak saat mewarnai. Eh, buat Asa malah bertambah satu manfaat lagi, yaitu berhitung. Inisiatifnya sendiri lho menghitung jumlah balon dan bus.



Menceritakan Siklus Air dan Elang. Lembar pertama Asa belajar mengenal siklus air dari awan, hujan, penguapan oleh matahari hingga menjadi awan lagi. Tentunya awalnya saya yang menjelaskan dan Asa mampu mengulang ceritanya. Lembar kedua adalah tentang burung Elang dan ikan sebagai makanannya. Dari dua lembar aktivitas ini Asa berlatih kecerdasan naturalis dari cerita hujan dan elang, kecerdasan linguistik karena Asa mampu menceritakannya kembali dan kecerdasan visual spasial karena anak diajak mengenali pola dan warna.


Mewarnai dan menggunting. Lembar aktivitas bergambar Chilo diwarnai dan digunting setiap bagian tubuhnya. Kemudian hasil guntingannya ditempel pada pola titik-titik di sisi kanan. Manfaat aktivitas ini adalah melatih kecerdasan visual spasial dengan memahami garis dan bentuk, kecerdasan kinestetik karena anak jadi terampil menggunting dan menempelkan serta kecerdasan logika matematik karena anak mampu menyocokkan gambar.



Mewarnai gambar. Asa bebas memilih warna walaupun kadang kurang sesuai. Tak apa, saya mengikuti imajinasinya saja. Aktivitas ini melatih kecerdasan visual spasial dan kecerdasan kinestetik. Untuk mewarnai, dulu Asa hanya mau menggunakan krayon dan spidol, sekarang sudah bisa menggunakan pensil warna dan jari jemarinya mampu menekan dengan kuat.


Pasir garam berwarna. Semua bahan dan alat tersedia di dapur kok. Campur garam dengan sedikit pewarna makanan, lalu aduk dan cetak dengan cetakan aneka bentuk. Manfaat aktivitas ini adalah meningkatkan kemampuan visual dan kinestetik. Seru lho, main pasir nggak harus ke pantai.

Membuat gitar kardus. Bagi anak, benda yang mengeluarkan suara selalu menarik. Apalagi jika bendanya berbentuk alat musik sungguhan. Manfaat aktivitas ini adalah menstimulasi kemampuan bernyanyi, anak jadi percaya diri, serta mengajarkan bagaimana alat musik menimbulkan bunyi.

Membuat papan kegiatan. Beberapa aktivitas rutin dicetak ilustrasinya dan diberi keterangan dengan tulisan. Rutinitas itu ditempel pada selebar karton yang dibagi 4 bagian seperti foto berikut dan diberi perekat. Setiap usai melakukan kegiatan, minta anak melipat bagian karton sesuai aktivitas yang sudah dilakukan. Manfaatnya anak dapat mengenali rutinitas dan  dan memotivasi anak menyelesaikan pekerjaannya.

Moricare+Prodiges.
Morinaga MI PlayPlan ini dikembangkan oleh Morinaga Platinum, sebagai bagian dari Kalbe Nutritionals. 


Peran nutrisi sangat penting sebagai perisai tumbuh kembang anak Indonesia, seperti disampaikan oleh DR. Dr. Ahmad Suryawan, SpA(K), Ketua Divisi Tumbuh Kembang Anak dan Remaja, Departemen Ilmu Kesehatan Anak RSUD Dr. Soetomo. "Perisai pelindung yang dimaksud tersusun dari tiga sisi yang terbingkai menjadi satu kesatuan yang saling menguatkan. Sisi pertama, struktur dan sirkuit otak yang saling menguatkan, Sisi kedua terbentuk dari sistem kekebalan tubuh yang mampu melindungi anak dari paparan negatif lingkungan sekitar, dan sisi ketiga terbentuk dari bangunan fisik tubuh yang mampu tumbuh sesuai dengan tahapan usia." Anak usia sekolah seperti Asa membutuhkan nutrisi yang tepat untuk proses belajar dan aktivitasnya yang banyak. 
Tak kalah penting adalah peran stimulasi. Dalam memberikan stimulasi Morinaga berangkat dari filosofi bahwa anak adalah ibarat jari-jari tangan. Ada 10 jari tangan tetapi masing-masing punya karakter sendiri. Setiap anak berbeda walaupun pada usia yang sama. Karena itu pemilihan stimulasi juga berbeda. Memahami potensi si kecil adalah langkah awal pemberian stimulasi yang tepat. Dari situ, Morinaga dengan inovasi Moricare+ Prodiges menghadirkan sebuah modul digital berjudul Multiple Intelligence PlayPlan.



Morinaga MI PlayPlan membantu saya mengenali dan mengembangkan kecerdasan anak. Semoga, si kecil yang ingin jadi pengelola sampah ini dapat menjadi generasi paltinum dengan kecerdasannya yang unik, dengan sifatnya yang pembersih dan peduli lingkungan. 



Jangan kuatir, Mama :)



26 komentar:

  1. asaaaa jadi tukang sampah ya, alfi jadi supir braco, cita2 anak2 emang lucu2 hehe

    BalasHapus
  2. Nah baru deh ngeh kenapa harus main di Morinaga Multiple Intelligence PlayPlan. Iya sih Mbak saya juga suka bingung kalau main sama CHilahabis ini main apa lagi habis itu main apa lagi. Duh ini ngebantu banget ya. TFS. Semoga juara lagi dan lagi.

    BalasHapus
  3. Wah, pengin coba buat menilai kecerdasan yang paling menonjol dari anak-anakku.
    Btw, asa makin ganteng ajaaa

    BalasHapus
  4. wah, bagus ya permainan anak punya asa..buat sendiri bisa ya mba

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa bikin sendiri. Idenya banyak membantu

      Hapus
  5. Asa jadi tukang sampah Uton mau jadi naga. Anak-anak kita keren. :D Btw permainannya bagus-bagus ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. MI playplan bikin kita sukses jadi mama ;)

      Hapus
  6. Asa sama kayak Tayo, kecerdasan musikalnya di urutan paling bawah hehehe

    BalasHapus
  7. jreng jreng jreng pinjem gitarnya dongg

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gitarnya bunyinya kenceng...pake suara mulut hahahaha

      Hapus
  8. wah asa logika matematika menonjol ya, Morinaga MI Playplan memang seru :)

    BalasHapus
  9. lengkap ya bu, anak saya masih bayi, kayaknya belum bisa

    BalasHapus
  10. asyk ya mbak jadi ada ide bermain dari MI PlayPlan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang excited emaknya pas lihat2 pilihan ide main..

      Hapus
  11. Jika mendengar jawaban anak2 ttg cita-cita, alasannya simple dan menyegarkan jiwa kita2 orang tuanya. Meskipun kadang cita-citanya bikin "shock". Pernah keponakanku ada yg bilang mau jd tukang becak biar bs ngantar belanja ibuknya

    BalasHapus
  12. Baru tau Morinaga PlayPlan ini lengkap banget.Cocok banget ya buat anak-anak.Sayang anak-anakku dah gede mbak.

    BalasHapus
  13. Sama dg Fahmi, yang tinggi matematik dan agak rendah bermain gitar 😁

    BalasHapus