Kamis, 09 Juni 2016

Rahasia Asa Pintar Bercerita



Bulan ini, Asa merayakan ulang tahun yang ke enam. Asa juga sudah dinyatakan lulus observasi di salah satu Sekolah Dasar favorit keluarga kami. Alhamdulillah, sudah SD saja ya Nak! 

Tampaknya yang menjadi penguat Asa diterima di SD ini adalah kemampuan bicaranya yang di atas rata-rata. Ketika masa observasi siswa, Asa dengan percaya diri menyapa para guru yang menguji, tanpa malu-malu. Asa lancar menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan. Pertanyaannya gampang sih, tetapi kan nggak semua anak percaya diri menjawab. Eh, Asa menjawabnya sangat mengalir. Ketika ditanya dengan satu pertanyaan, Asa jawabnya malah panjaaaaang.

Menurun dari siapa ya? Saya dan suami relatif anteng lho sebenarnya. Kakaknya Asa juga anteng. Iya sih kecilnya ceriwis, tetapi Asa ini jauh lebih ceriwis. Jika kepintaran Asa berbicara ini bisa digolongkan sebagai Kecerdasan Linguistik, tentunya hal yang patut kami syukuri.

Puluhan kali. Ratusan kali. Bahkan saya tak sanggup mengingatnya satu persatu. Setiap hari banyak kejutan dari ‘Si Pintar Bercerita” ini. Semakin bertambah usia, Asa semakin smart bertanya, bernalar dan bercerita.
“ANGKASA PURA,” gumam Asa ketika kami sedang di Bandara. 
Saya meliriknya sesaat, bersiap-siap menunggu pertanyaannya.

“Apa itu PURA?” Nah, keluar juga pertanyaan dari Asa. 

“Kok nanya PURA, memangnya kamu tahu apa itu ANGKASA?’’ Saya mengalihkan topik, sambil mengulur waktu berpikir mencari jawaban.

“Tahu, angkasa itu adalah langit yang jauuuuh banget. Di sana ada matahari, planet-planet, bulan dan bintang,” jawabnya lancar.

Saya masih diam.

“Kalau Pura itu apa? Apa Ma?” Desaknya dengan mata terus menatap saya. 

“Eng…eng…” 

“Pura itu bangunan atau gedung,” Akhirnya sang Ayah membantu menjawab. 

Apakah Asa puas dengan jawaban itu? Belum.
“Maksudnya, gedungnya angkasa? Atau angkasa yang ada di gedung?” Itu pertanyaan lanjutannya. Berhubung tadi yang jawab adalah sang Ayah, biarlah Ayah juga yang melanjutkan menjawab hihihi..
“Artinya, gedung tempat mengatur lalu lintas pesawat. Kan pesawat terbang di angkasa,” Sang Ayah menambahkan.

Menghadapi anak smart words begitu sebagai orangtua juga harus banyak baca agar gampang menjawabnya. Yang pasti harus sabar ya, karena pertanyaannya seringkali beruntun. Nggak bakal puas dengan satu jawaban.

Di lain waktu, seusai membaca tentang sejarah Doraemon dari sebuah majalah anak, Asa mengulang ceritanya kepada saya. “Ma, aku tahu dulu sebenarnya Doraemon itu berwarna kuning dan punya telinga, tapi kedua telinganya rusak digigit robot tikus saat menjadi pengasuh bayi Sewashi di masa depan. Karena sedih Doraemon meminum ramuan penenang, tapi ternyata yang diminumnya salah. Doraemon malah minum ramuan kesedihan. Akhirnya Doraemon menangis terus dan warna kuningnya luntur jadi biru. Gitu Ma ” Cerita Asa non stop.

Saya menyimak takjub hingga dia selesai bercerita. Asa persis mengingat apa yang telah dilihatnya dari kartun. Kecerdasan linguistic terlihat dari kemampuannya menyimak, mengingat dan menceritakan kembali sebuah informasi.


Keterkejutan lain ketika Asa tiba-tiba bilang, “Ma, aku ini sebenarnya kan manusia kutub ”

Saya, “____?? ” 

“Iya, kan aku suka di ruangan ber AC dan suka minum air kulkas yang dingin. Aku itu cocoknya jadi manusia kutub. Kalau di Indonesia, aku rasanya mau meleleh. Indonesia kan banyak cahaya matahari. ”

Saya masih terpana.

“Kalau kakek dan nenek itu orang Medan. Kapan Kakek ke Indonesia? 

Dari terpana, saya jadi geli mendengar celotehnya yang salah tapi tetap percaya diri. “Medan itu Indonesia, Nak,” saya meluruskan.

“Tapi kok kita ke sana naik pesawat. Kan pulaunya tidak bersambung dengan Bogor.” Asa masih belum terima.

“Iya, Cuma beda pulau nak. Medan di Sumatera, Bogor di Jawa.

“Oh gitu. Aku tau kenapa pulaunya terputus. Dulu Medan itu bersambung dengan Indonesia (hihihi, masih salah sebut), tetapi karena ada gempa bumi terus tanahnya bergeser dan pulaunya terputus.”

“Eh, kamu tau darimana?
“Dari cerita Ayah” 

Dikaruniai anak dengan kecerdasan linguistik, disertai dengan kecerdasan naturalis dan berlogika, membuat saya mengingat kembali, apa sih kira-kira faktor yang mendukung kecerdasan Asa ini.

Fakta tentang otak yang menakjubkan.
Kecerdasan seorang anak sangat dipengaruhi oleh kemampuan otak. Seorang ilmuwan James D Watso pernah menyebutkan bahwa otak merupakan hal paling kompleks yang pernah ditemukan di alam semesta. 

  • Otak memiliki kecepatan berpikir melebihi computer. Dengan mengakses sinyal dari panca indera, otak berpikir dengan cepat mencerna informasi, menyimpan, mengolah dan menyampaikannya kembali melalui tindakan atau perkataan. 
  • Otak manusia mengandung 100 milyar sel mikroskopis yang disebut neuron.
  • Ketika belajar hal baru, struktur otak berubah. Ketika kita berlatih, otak mengirim pesan berulang kali dan membentuk neuron baru.
Optimalkan pertumbuhan otak dari kandungan hingga buaian.

Sepanjang itulah peran orangtua terutama ibu sangat menentukan perkembangan otak anak. Agar pertumbuhan berjalan optimal, diperlukan nutrisi otak dan stimulasi.

Terdapat dua nutrisi penting yang membantu perkembangan otak si kecil. Yaitu DHA dan Gangliosida. DHA adalah zat mikro yang membantu pembentukan sel-sel otak. Sedangkan Gangliosida adalah zat yang membantu menghubungkan sel-sel otak tersebut agar berfungsi optimal.

Faktanya, sel-sel otak mulai berkembang sejak hari ke 28 usia janin dalam kandungan, lho!

Saya memang berkonsultasi ke dokter kandungan sejak merencanakan kehamilan. Rupanya langkah ini sejalan dengan saran dokter. Dokterpun memberikan panduan nutrisi pra kehamilan buat saya dan suami agar sel telur dan sperma yang dihasilkan prima. Juga agar tubuh saya menyimpan cukup cadang nutrisi untuk calon janin. Karena ternyata, sel otak telah terbentuk sejak hari ke 28 kehamilan, dimana kebanyakan calon ibu belum menyadari bahwa dirinya hamil.



Sumber nutrisi bisa diperoleh dari makanan seimbang, mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral. Sayangnya, saya selalu ngidam dan mual pada awal kehamilan. Waktu itu saya mengonsumsi Anmum Materna. Buat calon ibu yang tengah merencanakan kehamilan, dan untuk ibu hamil, Anmum Materna hadir dengan kandungan Gangliosida (GA), 13 vitamin dan 8 Mineral penting untuk ibu dan janin. Saya seduh Anmum Materna dengan air hangat, baru kemudian ditambah es batu dan diminum dingin. Segaaar..! Waktu itu iklannya di TV dan majalah diperankan oleh Darius Sinathrya dan Donna Agnesia. Ingat nggak?


Sedangkan bentuk stimulasi otak janin dalam kandungan adalah dengan mengelus lembut dinding perut, mengajak berbicara, memperdengarkan musik klasik atau melantunkan ayat-ayat suci.

Fakta, ASI adalah nutrisi terbaik untuk kecerdasan otak bayi.
Nah, pas sudah lahiran, nutrisi otak untuk bayi diperoleh dari ASI. Kandungan nutrisi ASI itu komplit plit. Agar ASI nya bagus, si ibu juga harus mendapatkan asupan gizi seimbang, bahkan di tengah kerempongan mengurus bayi sekalipun. Harus sempat makan dan minum yang cukup ya, demi ASI berkualitas. Jangan segan meminta bantuan suami dan keluarga untuk mendukung pemberian ASI ekslusif hingga 6 bulan dan lanjut hingga 2 tahun. Gizi untuk ibu menyusui bisa juga ditambah dari Anmum Lacta, yang mengandung Gangliosida, 13 Vitamin dan 9 Mineral penting untuk ibu selama masa menyusui. 

Proses menyusui itu sendiri juga sangat menstimulasi kecerdasan bayi. Tatapan mata ibu dan bayi, bercengkerama sambil menyusui akan membantu terhubungnya sel-sel otak anak.

Fakta, otak anak berkembang pesat pada periode emas 1-5 tahun.
Setelah anak usia 6 bulan mulai berkenalan dengan MP ASI. PR ibu bertambah. Proses makan yang tidak mudah, pengolahan makanan bayi yang cukup menyita waktu, serta pemilihan nutrisi dan jenis makanan yang berkualitas adalah seni tersendiri bagi setiap ibu yang memiliki bayi. Jangan menyerah ya Bu! 

Setelah usia 1 tahun ini, anak mulai bisa diperkenalkan dengan susu pendamping ASI, yaitu Anmum essential yang diperkaya dengan gangliosida serta 14 vitamin dan 11 mieral lainnya untuk perkembangan kognitif si kecil yang lebih optimum. Anmum Essential bisa dikonsumsi hingga anak berusia 5 tahun.


Stimulasi untuk Asa si smart words :

Bentuk stimulasi yang saya berikan pada Asa adalah :
  • Menyediakan media menggambar. Biasanya Asa suka menggambar sambil bercerita. Atau sebaliknya, menggambar dulu kemudian menceritakan hasil gambarnya. 
  • Menyediakan media baca. Sewaktu bayi Asa dibacakan cerita. Sejak setahun terakhir Asa sudah bisa membaca, dan ini tentunya semakin asik buat dia mencari tahu isi buku .
  • Menyediakan media audio visual, Asa saya perbolehkan menonton youtube untuk mencari channel-channel film dokumenter alam semesta, atau menonton film kartun anak-anak yang kaya manfaat.
  • Menyediakan media gerak. Yaitu kesempatan untuk bersepeda dan berolahraga. Karena perkembangan otak sangat didukung oleh aktifitas olahraga.
  • Menemani berdikusi. Di sela-sela keceriwisannya, saya bertanya tentang hal-hal yang diceritakannya. Kadang-kadang saya mencoba menyangkal dan tidak setuju. Dari situ Asa belajar menjelaskan dengan nalar akan mengembangkan ceritanya lebih luas.
Kesimpulannya, kecerdasan seorang anak dibentuk dari masa kehamilan 28 hari dan sepanjang kehamilan, masa menyusui dan periode emas pertumbuhan 1-5 tahun. Itulah rahasia Asa pintar bercerita.

Sumber : 
www.anmum.co.id
http://nationalgeographic.co.id/berita/2016/01/5-fakta-mencengangkan-tentang-otak-manusia

28 komentar:

  1. Met ultah, Asa.. Moga makin pintar kayak mamanya yaa..

    BalasHapus
  2. Wah pintar sekali Asa ya.... mmg terkadang ortu suka bingung sendiri bahkan terkadang sampai tidak sabar menghadapi pertanyaan2 anak yg ceriwiisss....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Seringkali ngakak dengar alur pemikiran dia. Tapi iya bener juga sih nalarnya

      Hapus
  3. Asa cocoknya diketemuin sama anakku yang sama ceriwisnya itu ^_^

    BalasHapus
  4. Asa suka yah klo dingin, Babam juga suka masuk ke kulkas, hehehe, saya lagi menunggu Babam bisa cerita byk hal. semoga Babam juga bisa bercerita yang seru

    BalasHapus
  5. Asa pinter ya.. :)
    Sama kayak Rara anak saya, dia kalo cerita bisa panjang dan runtut. Kadang suka takjub sendiri kalo sedang ngobrol sama dia.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Rara cerdas bahasa juga itu mba. Support terus yaa..

      Hapus
  6. Asa keren, semoga sehat dan pintar terus ya nan

    BalasHapus
  7. Jadi ibu emang kudu sabar, sabar menjawab pertanyaan, terlebih ketika anaknya sudah pintar bertanya ini itu. Apalagi kalo anaknya kayak si Asa yang ceriwis ini. Kalo emaknya nggak suka baca, alamat bingung ini... :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener..tantangan emak dg anak cerdas

      Hapus
  8. Balasan
    1. Iiih..napa tante ? Gemes ya hahaha

      Hapus
  9. Waah Asa pinter yaa...ceriwis..apa-apa ditanyain. Selamat datang ke SD ya Nak...

    BalasHapus
  10. Asa cerdas banget yaa.. Selamat ulang tahun Asa.. Eh..kita samaan bulannya. :D

    BalasHapus
  11. Asa pinter banget ya, dan pertanyaannya itu loh kritis banget. Kalau pertanyaan tersebut diajukan ke saya, dijamin, butuh waktu seminggu buat jawabnya, kadang suka kelabakan juga kalau ditanya sama anak-anak dengan pertanyaan kritis :)

    semoga semakin pintar ya Asa dan sehat selalu

    BalasHapus
  12. selamat ulang tahun yah Asa, sehat selalu dan semakin cerdas, amin..
    baru tahu kalo ternyata kecerdasan anak itu sudah terbentuk sejak usia kehamilan ibu 28 hari. TFS Mba Arin :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih kembali. Benar..sejak hari 28 janin mulai berkembang.

      Hapus
  13. gak kerasa....perasaan baru kemarin liat Asa masih mungil , liat sekarang badannya udah besar eh mau masuk sd

    BalasHapus