Kamis, 25 Agustus 2016

Menulis Sempurna

Dulu saya tidak mengerti kenapa ada orang-orang yang fanatik banget dengan ballpoint-nya. Yang saya maksud mereka adalah atasan-atasan saya. *yang baca ini, keep secret, please* 

Setiap mau menulis atau tanda tangan tidak mau menggunakan pulpen biasa yang saya sodorkan. Beliau memilih  ballpoint miliknya sendiri. Bahkan sempat panik mencari-cari ketika ballpointnya tidak ada di saku. Fiiiuh!

Sampai suatu ketika saya menemui masalah sehubungan dengan pulpen. Perhatikan foto di bawah ini.



Tahu kan itu lembaran apa? Ya, selembar cek. Sebuah cek bisa dicairkan hanya jika kondisinya baik, tidak robek, angka dan huruf yang tertulis jelas, ada cap perusahaan dan tanda tangan pemilik rekening. 

Saya datang ke bank dengan semangat. 
Pas di depan teller, Mas Teller bilang, "Maaf Bu, ini angka tujuh atau satu ya?"
Saya jawab, "Angka satu, Mas."
"Oh begitu. Bisa nggak ibu minta ganti lembar ceknya karena angka satu nya tercoret menyerupai angka tujuh. Jadi nominalnya tidak sesuai dengan yang terbilang."

Dan saya pun dengan amat sangat sungkan menghadap kembali pada Boss untuk meminta tanda tangan cek lagi. Tentunya dengan penjelasan panjang lebar, akhirnya Bos menandatangani cek baru dan merobek yang lama.
"Sini kamu pakai pulpen saya saja biar nggak meleber tintanya." Bos menyodorkan ballpoint ekslusifnya.


Sejak itu saya sadar pentingnya menggunakan ballpoint berkualitas. Harganya sepadan kok dengan nilai penting berkas-berkas yang akan ditulisi dan ditandatangani. Selain kasus cek yang gagal cair tadi, ada cerita lain tentang ballpoint. Kali ini tentang kiriman berkas yang ekslusif, berisi surat kerjasama MOU dengan instansi lain. Pihak pertama telah membubuhkan tanda tangan dan cap direksi. Nah, beban menulis sempurna ada di pihak kedua, dalam hal ini kantor saya. Jangan sampai salah tulis atau meleber tintanya. Karena bakal repot sendiri meminta ulang berkas MOU. Nggak gampang dan nggak cepet prosesnya. Plus malunya itu lho! Untung Bos mengeluarkan ballpoint andalannya.

Setiap hari, Bos menandatangani puluhan surat. Bahkan kalau sedang ada seminar, ada ratusan sertifikat yang harus ditanda tangani. Bos tidak mau menggunakan tanda tangan hasil scan. Untuk sebuah kertas bernilai tinggi, tanda tangan harus asli. Di sini tantangannya. Tanda tangan ratusan lembar bisa membuat lelah. Karena itu perlu ballpoint yang nyaman dipegang, empuk saat ditekankan ke kertas dan tintanya bagus.

Sekarang saya kepikiran juga untuk punya minimal satu ballpoint premium. Saya dengar ada merk ballpoint premium, yaitu Cross. Selain kelebihannya sebagai ballpoint, beberapa tipe Cross juga bisa untuk styluss pen pada smartphone. 

Saya sih malah tertarik dengan desainnya yang nggak kaku. Tahun 2016 ini Cross mengeluarkan edisi-edisi khusus seperti Marvel Superhero pada ballpoint Cross tipe Century II dan Tech II. Ada 3 figure yang bisa dipilih yaitu Iron Man, Spiderman dan Captain America. 



CROSS Marvel Century II dengan karakter Iron Man, bagian logamnya berlapis emas 23 karat, sedangkan untuk karakter Captain America dan Spiderman dilapisi Rhodium. Special edition ini cocok untuk kado para cowok sih sebenarnya, tapi saya kok jadi pengen juga ya. 

9 komentar:

  1. Pilihan tokoh super Hero nya cowok banget ya mba Arin :)

    BalasHapus
  2. Saya bisa mogok mencatat kalau pulpen nggak enak dipakai. Maka kemana-mana selalu bawa pulpen sendiri, dan beli nggak pernah satu. :)

    BalasHapus
  3. Pulpen yang nyaman memberi mood yang baik saat menuangkan sesuatu :)

    BalasHapus
  4. Angka 1 jd angka 7 atau sebaliknya signifikan yaa bedanya. Emang hrs pake puplen yg bagus klo buat yg penting begini

    BalasHapus
  5. haduuh..., ngadep boss lagi minta ganti cek dredeg ya mbak..
    hanya karena pulpennya nggak bener jadi kejadian seperti ini

    BalasHapus
  6. Saya pernah tuh waktu diminta klien atasan saya nulis cek pembayaran, deg-degan karena belum pernah. Untungnya dipinjami pena klien, enak banget penanya. Waktu saya lihat merknya Cross. Pantes aja enak dipakai.

    BalasHapus
  7. wah keren banget ceritanya kak. saya juga suka heran kenapa para atasan tanda tangannya bagus, punyaku kok biasa aja

    BalasHapus
  8. Wuih cakep ya pulpennya. Anak-anak saya pasti suka dengan tokoh superheronya. Tapi, mahal, gak? Hihihihihi...

    BalasHapus
  9. Pulpennya bagus-bagus Mbak, tapi keliatannya mahal ya

    BalasHapus