Sabtu, 08 April 2017

Keluarga Minum Susu itu Penting dan Seru !



Agak aneh kedengarannya, di kala produk susu saat ini relatif mudah didapatkan, namun kebiasaan minum susu masyarakat Indonesia masih sekitar 30% dari jumlah penduduk Indonesia. Badan Pusat Statistik melansir pada tahun 2015, konsumsi susu di Indonesia lebih rendah di antara negara-negara di Asia lainnya, yaitu 12,1 liter per orang per tahun. Artinya, hanya sekitar 1 liter per bulan.

Sabtu lalu, 1 April 2017, saya diundang oleh Frisian Flag dalam acara Blogger Gathering di Rumah Kencur, Pejaten Barat, Jakarta.  Saya datang satu jam sebelum acara dimulai, jadi sempat melakukan foto-foto di berbagai sudut yang sengaja ditata sangat apik.

Dalam suasana biru-putih, para undangan berkesempatan mendengarkan penjelasan dari 3 narasumber, yaitu dokter Diana F. Suganda, psikolog Ajeng Raviando dan Pak Rio dari Frisian Flag. Sebelum perbincangan dimulai, para narsum dan representatif Frisian Flag melakukan "toast" gelas susu dan minum susu bersama. Para undangan pun dibagi masing-masing satu gelas susu untuk diminum.




MC yang super lucu ini tengah berhadapan dengan 3 Narsum

dr. Diana F. Suganda,MKes, SpGK, spesialis gizi, mengatakan bahwa susu adalah sumber makronutrien dan mikronutrien yang diperlukan oleh tubuh. Susu mengandung protein yang berfungsi sebagai zat pembangun, penting untuk pertumbuhan anak dan remaja yang masih dalam masa pertumbuhan. Susu juga dapat menjaga kesehatan rambut, gigi dan mata. Seseorang yang cukup gizinya akan terlihat memiliki rambut, gigi dan mata yang sehat dan bercahaya. Bagi orang dewasa, apalagi ibu hamil dan pekerja keras, membutuhkan susu untuk menjaga kepadatan tulang. Dan yang tak kalah penting, susu penting untuk memperkuat daya tahan tubuh dalam melawan berbagai penyakit. Menurut dokter Diana, segelas susu mengandung 130 kkal dan menyediakan sekitar 20% kecukupan gizi harian manusia. 

Salah satu penyebab rendahnya kebiasaan minum susu adalah karena bagi sebagian orang, minum susu masih dirasakan sebagai beban. Karena itu penting untuk menumbuhkan kebiasaan minum susu sedini mungkin, dimulai dari lingkungan terkecil dalam masyarakat, yaitu keluarga. Yang umum terjadi adalah anak-anak yang semasa kecilnya suka minum susu, di saat beranjak remaja dan dewasa menjadi enggan minum susu. Susu dianggap hanya diminum oleh anak kecil. 

Psikolog Ajeng Raviando, Psi menjelaskan pentingnya "ritual" yang menyenangkan yang dilakukan bersama keluarga saat minum susu. Misalnya, "toast' gelas seperti yang tadi dilakukan oleh para narasumber. Ada banyak ritual yang bisa diciptakan oleh masing-masing keluarga. Ritual menyenangkan ini akan membawa kesan mendalam bagi anak-anak dan terbawa hingga dewasa kelak. Bagi orang dewasa, ritual yang menyenangkan akan mampu mengakrabkan seluruh anggota keluarga.

Orangtua adalah role model bagi anak-anak. Saat berkumpul dengan keluarga adalah saat yang tepat menumbuhkan kebiasaan baik minum susu. Dengan orangtua memberikan contoh kebiasaan minum susu, anak-anak akan mengikutinya.

Iya bener juga, pas sesi ini saya pun jadi mikir-mikir, apa kira-kira ritual seru yang harus saya lakukan saat minum susu bareng anak ya? Ntar deh nanya usulan si adik dan si kakak. Biasanya ide anak-anak lebih segar dan spontan.


Sesi ketiga adalah pemaparan narasumber perwakilan dari Frisian Flag, yaitu Pak Rio. Beliau menuturkan sejarah Frisian Flag yang telah hadir di Indonesia sejak 1922. Dulu bernama susu bendera, sekarang dikenal dengan nama Frisian Flag. 

Frisian Flag mengusung kampanye "Saatnya Keluarga Minum Susu Sekarang" berangkat dari keprihatinan rendahnya jumlah keluarga Indonesia yang minum susu. Melalui kampanye ini diharapkan bertambah kesadaran dan kebiasaan minum susu.

Khusus dalam acara kali ini, Pak Rio menjelaskan tentang produk Susu Kental Manis Frisian Flag Full Cream Gold. Biasanya susu kental manis digunakan untuk campuran bahan makanan seperti kue atau sereal. Namun akan lebih baik jika diminum langsung dengan diseduh dalam segelas air. Untuk mendapatkan kekentalan dan rasa yang pas, perlu 4 sendok susu Frisian Flag Full Cream Gold dalam 250 ml air putih atau kira-kira rasio susu:air adalah 1:8.

Sebelum acara berakhir diumumkan para pemenang livetweet, photo competition di Instagram dan penyerahan hadiah untuk para penanya yang aktif. Setelah makan siang dan foto bersama, undangan pulang membawa pulang sebuah godiebag yang mengesankan isinya, yaitu teko kaca, 4 gelas lucu dan 1 kaleng Frisian Flag Full Cream Gold. Wah, ritual minum susu bakal lebih seru nih!


10 komentar:

  1. Keluarga memang harus memberikan kebiasaan baik minum susu ya mba :)

    BalasHapus
  2. iya juga ya, minum susu itu sebagian kita mengganggap mahal akhirnya jadi malas minum susu, padahal manfaatnya banyak

    BalasHapus
  3. meski suka susu, tetap aja anak-anak harus di suruh dulu baru mau minum..tapi kalau minum susu bareng-bareng, memang beda ya rasanya mba..

    BalasHapus
  4. anak-anak beralasan bosan minum susu eh tapi liat mamanya juga jarang minum susu sekarang harus nih biar anak-anak juga minum

    BalasHapus
  5. wah aku lupa tuh nulis distikernya itu hehehe

    BalasHapus
  6. Bagi sebagian orang, susu masih jadi kebutuhan tersier, jadi ntar-ntaran ya dipenuhinya :(

    BalasHapus
  7. Alasanku minum susu, karena aku lagi menyusui. Hahhahah. Jadi ada yang masuk lalu dikeluarin. Impas :)))

    BalasHapus
  8. Asiiik ya mba acaranya, sayangnya sayabga kepilih.

    BalasHapus
  9. wah aku sekaarng minum susunya yg kaya kalsium dan non fat

    BalasHapus
  10. mau rajin minum susu, diselang-seling tapi dengan bentuk olahannya biar gak bosen

    BalasHapus