Ngeblog Sehat Bersama SoMan


Ketika mengetahui akan diadakan BloggerDay 2017 yang diselenggarakan Blogger Crony bekerjasama dengan SoMan, yang pertama saya ingat adalah "Wah, SoMan? Ini kan jamu tetes yang berhasil menyembuhkan mertua saya dari dampak pasca stroke." Maka tak perlu beralasan ini itu, suami saya langsung mengijinkan saya mengikuti acara ini. "Sudah saatnya kita mengonsumsi SoMan juga," katanya.

Saya mengenal SoMan kurang lebih setahun lalu. 

Ketika itu Bapak Mertua menyampaikan berbagai keluhan pasca stroke, antara lain mudah lelah, lemas, tangan kanan masih kaku, tenggorokan sulit menelan dan sulit berbicara. Dari seorang mantri kesehatan di Medan, kami mengetahui tentang produk SoMan. "Ini lebih dari obat Pak Cik, tapi khasiatnya luar biasa. Dokter-dokter di rumah sakitpun menyarankan untuk mengonsumsi SoMan," kata Pak Mantri itu kepada Bapak Mertua saya.

Awalnya kurang yakin akan khasiat SoMan. Kami sempat under estimate, ah, paling sama seperti jamu herbal lainnya. Tapi namanya sedang berusaha ingin sembuh, Bapak Mertua minta dibelikan SoMan di kota Medan. Kami membeli sebotol SoMan di Rumah SoMan, waktu itu belum tersedia di apotek, dengan harga sekitar Rp.200.000.

Setelah mencoba selama seminggu, reaksi tubuh di luar dugaan. Bapak Mertua merasa meriang, pegal linu yang lebih dari biasanya. Untungnya Pak Mantri sudah memberitahu dari awal tentang cara kerja SoMan ini, bahwa awalnya akan ada proses detoksifikasi dalam tubuh sehingga setelah dikonsumsi selama sekitar seminggu, akan memberikan efek badan kurang nyaman. Tapi jangan dihentikan, lanjutkan saja mengonsumsi SoMan. Benar saja, setelah seminggu, Bapak Mertua merasa lebih segar. Berangsur badan semakin bertenaga, tangan mulai bisa digerakkan, suara mulai pulih dan makan kembali lahab. Tubuh Bapak Mertua kembali berisi. Dan sejak itu konsumsi SoMan dilanjutkan hingga saat ini.

Dalam acara BloggerDay 2017 ini, kami dibagi SoMan satu per satu, Yeaay!!!

Rangkaian acara padat berisi berlangsung tanggal 17-18 Maret 2017 di Kampung Wisata Rumah Joglo, Bogor. Bloggerday 2017 ini banyak mengangkat tema kesehatan untuk blogger, baik kesehatan fisik maupun mental. Dalam acara sehari semalam itu, kami disuguhi dengan ilmu-ilmu menarik dari para narasumber. 

Pada hari pertama ada pemateri yaitu Anwari Natari (Editor, Trainer dan Fasilitator Bahasa dan Komunikasi), Ferri Yuniardo (dari Dikidi.com) dan Ririn Rosaline (Trainer Personal Brand
ing, Public Speaking, and PR Skills). Kemudian disusul dengan pemaparan drg. Kartini Rustandi, M. Kes mengenai GEMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) dari Kementerian Kesehatan. 

Materi inti mengenai SoMan disampaikan oleh yaitu dr. Grace Maria Salindeho, M.Kes (Konsultan Medis Soman dan Dokter BPJS Kesehatan), Ibu Tatu Ratna Sari, S.Farm., Apt (Konsultan Produk Soman) dan Bapak Ario Fajar (Head of Marketing Communications and Promotion PT. Soman Indonesia).

Dalam blogger day, yang dihadiri hampir 100 blogger, serasa tertampar dengan evaluasi kesehatan diri yang difasilitasi oleh kemenkes dan SoMan. Ternyata aktivitas ngeblog kita masih melupakan sisi-sisi kesehatan. Saat tubuh lelah, daya tahan tubuh menurun, blogger akan mudah terserang penyakit seperti batuk, flu, radang tenggorokan dan lain sebagainya. Kebiasaan pola makan yang salah juga memicu terjadinya obesitas dan diabetes.

Sungguh tema yang sangat menarik dan relevan sekali untuk diterapkan blogger sehari-hari. Blogger banyak menulis tentang kesehatan, tapi tak sedikit yang melupakan kesehatan dirinya. Iya dong, mau aktif jadi blogger harus sehat.

Pada hari kedua, blogger dipersilakan melakukan test kesehatan dan olahraga. Untuk melihat kapasitas tubuh dalam berolahraga, blogger diwajibkan mengisi kuisioner terlebih dahulu. Dari situ akan terlihat apakah fisik dan kesehatan anda lebih muda atau lebih tua dari usia seharusnya.



Blogger, waspadai gaya ngeblog yang mengancam kesehatan ini:

  • Begadang. Idealnya tubuh sudah beristirahat sebelum jam 22.00. Bagaimana dengan anda? Mengejar deadline tulisan, mencari inspirasi tengah malam, minum kopi sampai mata sulit terpejam? Huhuhu, saya akui, 3 dari 7 malam saya masih melakukannya.
  • Kegiatan super padat. Bisa dikatakan, blogger sekarang super sibuk. Seiring semakin mantapnya profesi blogger, berbagai undangan acara, buzzing maupun tugas menulis semakin banyak. Jika tubuh terasa lelah, saatnya blogger menata ulang jadwal kegiatannya. 
  • Makan tidak teratur. Dampak dari banyaknya kegiatan dan deadline, biasanya blogger lantas tidak makan tepat waktu. Apakah anda sering lupa sarapan karena ingin mengejar commuter line paling pagi? Apakah anda sering makan terburu-buru pada saat event karena ingin segera ke event berikutnya? Jika iya, mari "toast" dengan saya, kita sama! Hehehe.
  • Terlalu banyak makan karbo dan gula. Saya sering lupa, kalau ngemil itu sedikit-demi sedikit tapi asupannya sebukit. Saat stress biasanya saya malas makan, tapiiiiiiii..... beralih ke ngemil. Nah, sama aja kan? Siapa jamin ngemilnya sehat, lha wong ngemil mie instan, pizza, kerupuk, gorengan dan jajaran karbo lainnya. Otomatis, asupan karbo yang banyak menambah gula dalam darah, karena karbohidrat diolah tubuh menjadi glukosa.
  • Kurang Vitamin. Masih terkait kebiasaan ngemil dan lupa makan, dampak lebih lanjut adalah kurangnya asupan vitamin. Makan mungkin banyak, tapi kalau karbo dan gula semua, kebutuhan vitamin tidak tercukupi. Karena itu, blogger butuh makanan bervariasi. Ganti ngemil karbo dengan ngemil buah dan sayur. 
  • Lupa olahraga. Bukan hanya jari tangan yang tegang karena terlalu lama mengetik, otot leher, mata dan punggung pun ikut tegang dan stress. Idealnya setiap 30 menit, kita hentikan kegiatan mengetik, lalu selingi dengan gerak tubuh sekitar 10 menit. Itu saja belum cukup untuk membakar lemak yang menumpuk karena blogger kurang gerak. Jadi sempatkan waktu untuk berolahraga minimal seminggu sekali.
  • Kurang minum. Ketika saya larut dalam pekerjaan blogging, yang saya ingat adalah kopi, kopi dan kopi. Sebaliknya, saya lupa minum. Ini adalah perilaku tak sehat yang 100% jangan ditiru. Cukupi kebutuhan air minum 2 liter per hari, apalagi jika anda addict kopi yang bersifat diuretik, berarti minumnya harus lebih banyak untuk mengganti cairan tubuh yang keluar sebagai air seni.

Tentang SoMan
Sore itu, Blogger view SoMan dimulai dengan games seru. Para blogger terbagi dalam kelompok-kelompok. Kami diminta mengategorikan 39 bahan alami ke dalam kategori sayur, buah atau rempah. Ternyata nggak gampang lho, banyak yang masih tertukar-tukar. Lalu ibu Tatu Ratna menjelaskan khasiat ke 39 bahan alami buah, sayur dan rempah tersebut. Dan ternyata, ke 39 bahan alami itu adalah komposer dari SoMan.

SoMan, kependekan dari Sozo Formula Manggata 1, adalah formula herbal terdiri dari 39 jenis ekstrak bahan alam, yaitu 18 jenis buah, 12 jenis sayur dan 9 jenis rempah, yang diolah dan disajikan dalam bentuk tetes hingga mencapai pH basa. Dengan sumber bahan alami yang banyak tersebut, SoMan mengandung Asam Lemak, Asam Amino, pH 9+, Vitamin, Kalsium, Omega 3,6 & 9, EPA dan DHA.  

SoMan bekerja menyehatkan sel tubuh dengan cara : Detoksifikasi, Imunitas dan Antioksidan. SoMan telah teruji secara klinis dan terpercaya antara lain : Uji praklinis kolesterol, Uji kandungan, Uji klinis DiabetesUji fitokimia, Uji toksisitas. Kandungan fitonutrisi dalam SoMan  berkhasiat memperkuat sistem kekebalan atau imun tubuh dan mempercepat masa pemulihan. SoMan dengan pH basa juga berkhasiat sebagai antioksidan yang menangkal radikal bebas dan mencegah penyakit degeneratif, penuaan dini dan kanker. 

Siapa saja yang dapat mengonsumsi SoMan? SoMan  penting untuk orang sehat, perlu untuk orang kurang sehat, dan wajib bagi orang yang sakit. Sedangkan untuk usia pengguna, SoMan bisa dikonsumsi oleh bayi usia 1 tahun hingga orangtua. SoMan juga aman untuk ibu hamil dan menyusui. Yang membuat lebih yakin adalah SoMan bebas alkohol dan halal.



Pengalaman mengonsumsi SoMan.
Saya memulainya sejak hari pertama Bloggerday 2017, di mana kami disuguhi larutan 5 tetes SoMan dalam se-cup air putih. Larutannya bening dan tidak berasa. Persis seperti minum air putih biasa.'

Berbekal sebotol SoMan yang dibagi, para blogger mencoba khasiat SoMan. Dosisnya sebanyak 5-15 tetes x 3 per hari, tergantung keseriusan keluhan penyakit. Saya mencoba 5 tetes saja setiap kali minum. 

Sebelumnya, keluhan kesehatan yang sering saya alami adalah mudah lelah dan mengantuk, serta gampang sakit kalau habis begadang. Di usia jelang 40 tahun ini, saya sudah harus mewaspadai diabetes dan kelebihan kolesterol. Hanya saja saya terlalu takut untuk berobat. Karena itulah saya semangat mencoba SoMan yang berbahan alami.

Hari 1-4 setelah mengonsumsi SoMan, saya merasakan seperti yang pernah dirasakan Bapak Mertua, yaitu badan terasa kurang nyaman, sedikit meriang atau lelah, kepala sedikit melayang. Tapi masih bisa melakukan aktivitas. Saya bertahan di titik ini karena saya tahu dari pengalaman Bapak Mertua yang telah mencoba sebelumnya. Frekuensi pipis lebih sering tapi dalam tahap wajar. Saya imbangi dengan minum air putih yang banyak.

Note : anak saya berusia 6 dan 11 tahun yang mengonsumsi SoMan tidak merasa gejala pusing atau tidak nyaman. Diduga karena kesehatan tubuh anak-anak masih prima.



Hari 5-10 : gejala meriang dan gangguan keseimbangan telah berlalu. Saya merasa biasa kembali.

Hari 10 - seterusnya : saya merasa badan lebih tahan terhadap penyakit. Biasanya jika kena hujan atau panas terik, badan saya demam ringan, sekarang tidak lagi. Saya juga tidak mudah merasa lelah, padahal pekerjaan kantor banyak, PR menulis ada terus, dan ada beberapa event blogger dalam bulan ini yang saya ikuti.

Apakah itu karena SoMan? Saya yakini iya. Selain juga karena beberapa perilaku buruk saya kurangi. Seperti ditekankan oleh Dokter Grace, khasiat SoMan hanya akan efektif apabila kita menjaga gaya hidup sehat.

Tagar #SehatBersamaSoman sangat tepat untuk event BloggerDay 2017 ini. karena memang membangkitkan kembali kesadaran blogger untuk menjaga kesehatan lahir dan batin.  Selain acaranya seru, MC-nya gokil, materi menarik dan padat, banyak hadiah, pemilihan lokasi Kampung Wisata Rumah Joglo yang unik, banyak foto-foto dan saya senang karena bisa berjumpa dengan hampir 100 blogger. Suka, suka, suka !





Komentar

  1. kereeennn mba Arin, lengkap euy, jadi makin tau soal SoMan nih..

    BalasHapus
  2. Balasan
    1. best event of the year deh pokoknya

      Hapus
  3. Aku baru denger nama obatnya Mbak Arin, tapi kalau dgr cerita ttg manfaatnya keknya oke jg, alhamdulillah aku ga pernah begadang walai ada DL, tapi yg paling sering itu lupa makan kalau keasikan ngeblog, hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya juga baru tahu tahun lalu. Ternyata di Medan sudah populer.

      Hapus
  4. beberapa waktu lalu Soman wara wiei di Timeline, baru sekarang saya ngeh apa itu Soman, terima kasih sharingnya mbak...

    BalasHapus
    Balasan
    1. SoMan namanya unik ya, gampang diingat dan bikin penasaran. Apalagi kandungan bahan alaminya terbanyak di antara obat lainnya

      Hapus
  5. ayah saya jg pakai, ternyata meang berkhasiat. meskipun harganya agak mahal hehe

    BalasHapus

Posting Komentar