Antithesa, bukti cinta. Kunanti selamanya. Antithesa berasal dari bahasa Yunani: anti (melawan) dan thesa / thesis (pernyataan), artinya: pernyataan atau gagasan yang berlawanan dengan pernyataan atau gagasan sebelumnya. Antithesa bisa disampaikan secara lisan (telepon atau bertemu langsung) ataupun tulisan (chat, email, surat, dan media sosial). Pada kehidupan sehari-hari, Antithesa dilakukan dalam proses rehabilitasi (pemulihan) nama baik, dengan menyajikan pernyataan yang berlawanan dari citra negatif yang telah terlontarkan sebelumnya. Antithesa membantu membangun narasi tandingan. Misalnya, ketika seseorang dikatakan tidak kompeten, maka pernyataan antithesa seperti "Bukan karena dia tidak mampu, melainkan karena ia tidak mendapatkan support untuk membuktikan dirinya." Antithesa berfungsi untuk membalikkan persepsi negatif dan membangun kembali kepercayaan terhadap siapapun yang sedang mengalami krisis nama baik. Menyampaikan antithesa butuh keberanian dan s...
Jejak Karya Murtiyarini, Mama dari Asa dan Cinta