Selasa, 30 Agustus 2016

SMSBunda, Sahabat Masa Hamil dan Menyusui


Bermula dari rasa penasaran, kira-kira 2 bulan yang lalu saya mendaftarkan nomor ponsel dalam program SMSBunda. Program SMSBunda ini adalah program dari Kementerian Kesehatan RI berisi info kesehatan masa kehamilan hingga masa menyusui yaitu anak berusia 2 tahun. Pendaftar akan mendapatkan sms secara gratis.

Program SMSBunda ini dibuat dengan tujuan untuk menekan angka kematian ibu hamil, melahirkan dan bayi. Dengan memberi edukasi sejak awal kehamilan hingga masa menyusui, diharapkan ibu dan keluarganya akan mampu merawat bayinya dengan benar dan paham langkah yang perlu dilakukan saat komplikasi terjadi. 

Kamis, 25 Agustus 2016

Menulis Sempurna

Dulu saya tidak mengerti kenapa ada orang-orang yang fanatik banget dengan ballpoint-nya. Yang saya maksud mereka adalah atasan-atasan saya. *yang baca ini, keep secret, please* 

Setiap mau menulis atau tanda tangan tidak mau menggunakan pulpen biasa yang saya sodorkan. Beliau memilih  ballpoint miliknya sendiri. Bahkan sempat panik mencari-cari ketika ballpointnya tidak ada di saku. Fiiiuh!

Sampai suatu ketika saya menemui masalah sehubungan dengan pulpen. Perhatikan foto di bawah ini.


Sabtu, 20 Agustus 2016

Semangat 17 Agustus


Bulan Agustus tiba. Di sudut manapun Indonesia, berhias keriaan bernuansa merah putih.

Di kota Bogor, Agustus tahun ini tampak lebih semarak dengan dipasangnya umbul-umbul merah putih di sepanjang jalan-jalan raya. Umbul-umbul berbentuk segitiga, terinspirasi dari umbul-umbul kerajaan Majapahit. Ya, finally simbol Majapahit diterima di tanah Pajajaran. Semangat bersatu, yes?

Selasa, 16 Agustus 2016

Ketika Lelah Terbayar Lunas


Hari gini, rasanya semakin langka menemukan jasa gratis. Ketika di mana-mana menolong identik dengan dibayar dan minta tolong seolah wajib membayar. Ketika penghargaan dilandaskan pada uang, yang terjadi kemudian adalah kecanggungan satu sama lain.

Pernah menemui situasi seperti ini?
  • Duh, duit lagi cekak, eh pas banyak undangan kawinan.
    Lho, bukannya seharusnya ikut bahagia ada teman menikah dan ingin menyaksikan momen bahagia mereka? Sayangnya, yang diundang malah fokus pada ada tidaknya uang atau kado mahal yang harus dibawa. Apakah mindset harus bawa uang itu menghalangi langkah kita untuk hadir? Padahal, sang pengantin sebenarnya sudah merasa sangat dihargai dengan kehadiran kita.

Ibarat Rumah Kedua, Mobil Harus Sehat dan Nyaman


Rumahmu dimana? 
di Mobil.    #Eh
Begitu besarnya porsi waktu dalam berkendara, mobil ibaratnya sudah menjadi rumah kedua bagi keluarga saya. Sebuah mobil sederhana telah lama menjadi bagian dari aktifitas keluarga kami sehari-hari.

Harap maklum, karena mobil keluarga kami multi fungsi banget. Selain untuk moda transportasi ke kantor dan sekolah, mobil juga untuk sarana jalan-jalan di akhir pekan saat kami tak ada tujuan tertentu. Cukup keliling kota, mengomentari sekitar dan ngobrol seru sambil mendengarkan radio.
Tidak heran, jika di dalam mobil kami terdapat perlengkapan dasar untuk berkendara kemana-mana. Misalnya, yang pasti harus ada adalah stock air minum, payung, sandal jepit, bantal, satu stel baju ganti masing-masing anggota keluarga, handuk, sabun, alat sholat dan sedikit cemilan. Tak lupa tentunya aneka gadget dan chargernya, yaitu leptop untuk suami agar bisa bekerja, dan smartphone untuk saya agar bisa foto-foto dan posting di blog sambil bermacet-ria. Nah kan, ini mobil atau rumah?
Gambar mobil diambil dari Dreamstime.com

Senin, 01 Agustus 2016

Santai Tanpa Aturan Baku (Asinan Blogger di Radar Bogor II)


Setelah kehebohan sehari sebelumnya di rumah Almazia, hari ini lebih heboh lagi timeline saya. Colekan dan tagging sana sini dari member Asinan Blogger yang sudah membaca koran Radar Bogor pagi ini 
Saya kebetulan sedang di rumah karena Asa sedikit demam. Tiba-tiba pintu rumah diketuk. Kirain loper koran, eh ternyata Mba Oty (Mutiah Ohorella) yang membawakan koran. Hahaha, maaf, maaf. Terimakasih ya mba, sudah baik banget mengantarkan koran. 

Minggu, 31 Juli 2016

Halal Bihalal Ceria Asinan Blogger: dari Make Up Artist hingga Liputan Media


KECERIAAN selalu mewarnai grup WhatsApp (WA) Asinan Blogger. Sudah tahun kedua grup ini terbentuk. Bermula dari kedekatan sesama blogger perempuan yang berdomisili di Bogor, berlanjut ke grup WA.

Nyaris tanpa berita hoax atau nyaris tanpa humor copy-paste membuat grup ini padat informasi, silaturahmi dan berbagi ilmu. Pokoknya, saya nggak pernah merasa sia-sia setiap kali membuka notifikasi grup WhatsApp (WA), percakapan yang efektif, seru dan banyak manfaatnya.

Minggu, 17 Juli 2016

Cerita Sepatu




Halo, kenalkan, namaku Tomkins. Nama panjangku Tomkins - Demolition. Tomkins adalah sebuah sepatu. Tadi Tomkins sudah bilang sama Mama Arin, pemilik blog ini, kalau Tomkins mau numpang cerita di sini. Boleh yaaa..

Mama Arin ini adalah mama-nya kakak Cinta, pemilikku. Kira-kira setahun yang lalu Tomkins dibeli oleh Mama Arin untuk kakak Cinta sebagai hadiah naik kelas. Katanya, Tomkins dipilih karena modelnya trendi, warna dinamis, nyaman dipakai, terbuat dari bahan berkualitas dan memiliki outsole yang kuat.

Jumat, 15 Juli 2016

1001 Manfaat Kamera Ponsel Sehari-hari


"Saya terima nikahnya, Murtiyarini binti Mukasir dengan mas kawin sebuah kamera dibayar tunai." Ehm, itu memori 12 tahun lalu. 

Istri macam apa ini, kok minta mas kawinnya kamera? Untungnya suami saya nggak berpikir kalau saya matre. Beliau tahu hobi saya foto-foto segala rupa. Dulu foto-foto yang saya ambil kebanyakan adalah momen kumpul-kumpul teman-teman atau saat rekreasi ke suatu tempat. Nunggu ada acara khusus baru foto-foto. Maklum, kamera segede gaban bikin malas nenteng kemana-mana. Apalagi cuma bisa maksimal 36 kali jepret dan film akan habis. Eaaa..

Jika dulu dikatakan bahwa pencatat sejarah adalah tulisan, menurut saya foto mampu bercerita lebih dari tulisan. Foto bisa merekam gambar, peristiwa, ekspresi, gesture, latar belakang, apapun yang tertangkap dalam gambar, termasuk mampu mereka tulisan juga. Sekali dayung, ribuan pulau terlampaui.

Kamis, 14 Juli 2016

Masjid Raya Al Mashun Medan

Masjid Raya Al Mashun Medan, kesan keindahan dan keprihatinan hadir sekaligus saat mengujunginya.

masjid raya al mashun medan

Ini kali kedua saya ke sana. Pertama tahun 2004, setahun setelah pernikahan. Kondisinya saat itu sudah cukup memprihatinkan. Sebagai sebuah masjid yang menjadi ikon kota terbesar ke  3 ini, Masjid Raya Medan kurang terurus.  Daya tarik yang masih tersisa adalah ornamen-ornamen asli yang khas. Untungnya saat foto-foto di sana, ketidakrapian itu tidak terlihat. 

Rabu, 13 Juli 2016

Wisata Kota Medan, Ke Mana Saja ?


Sudah 11 tahun suami tidak berlebaran bersama orangtuanya. Banyak hal menjadi pertimbangan. Sudah dua tahun ini, kami ingin telah melalui lebaran dengan suasana berbeda, lebaran di Medan.


Kendala biaya memang menjadi pertimbangan buat kami yang ditakdirkan berjodoh dengan pasangan yang berasal dari dua pulau berbeda. Saya dari Jawa Timur, sedangkan suami dari Medan, Sumatera Utara. Kemudian kami menetap di Bogor. Sejak menikah, kami ke Medan justru bukan saat lebaran. Sebagaimana kita tahu, tiket kendaraan baik darat, laut apalagi udara harganya melambung di saat liburan menjelang dan sesudah hari raya. Dengan dua anak saat ini, biaya mudik ke Medan di hari raya tidak sedikit. Dengan pertimbangan itu, kami memilih mudik Medan justru di luar hari raya, di saat harga tiket pesawat sedang normal. Itupun bukan berarti benar-benar murah. Tetap saja butuh biaya besar untuk satu kali mudik.

Selasa, 12 Juli 2016

My Eid Experiences with I.K.Y.K.


Idul Fitri 1437 H ini genap 1 tahun saya berhijab. Masih sangat baru, masih harus banyak belajar. Dan kepribadian pun masih "saya" yang dulu, kalem, tapi agak keras kepala gitu. Dalam berbusana, saya suka jenis busana yang casual dan aktif. Karena nggak mau baju yang pasaran, jadi seringkali saya mendesain sendiri model yang aneh, sedikit norak. Saya juga sering lupa umur dalam memilih baju bergaya anak muda. Walaupun masih jauh dari modis, Alhamdulillah- nggak sampai krisis percaya diri.

Setelah berhijab, terus terang, saya masih mencari-cari busana muslimah yang sesuai dengan karakter saya. Saya sih lebih suka padu padan atasan dan bawahan. Sejauh ini saya belum berminat pakai gamis terusan. Hm, gimana ya, bukan apa-apa, hanya belum sreg saja. Merasa karakter saya belum bisa mengenakan gamis. Selain itu saya kerja kantoran dan sering naik angkutan umum, paling nyaman mengenakan atasan dan celana panjang atau kulot lebar. Tentunya, saya tetap berusaha mendekati "syar'i" atau minimal lebih "sopan" dari baju-baju saya sebelum berhijab.

Minggu, 03 Juli 2016

Merawat Taman Keluarga



Di balik foto-foto bernuansa natural yang selama ini saya unggah di blog dan instagram, adalah sebuah taman kecil di samping rumah. Namanya Taman AsaCinta. Ya, sama seperti nama blog ini. Sengaja namanya diambil dari nama panggilan anak-anak saya. 

Taman AsaCinta merupakan impian saya sejak dulu masih tinggal di rumah kontrakan. Cita-citanya kalau sudah punya rumah sendiri, ingin mempunyai taman yang bisa untuk latar foto-foto outdoor, baik untuk family portrait maupun untuk food photography. Hihihi, niat awalnya itu.  Padahal, sebenarnya manfaat taman keluarga lebih dari itu. Selain untuk sumber hijauan di lingkungan rumah, taman juga untuk tempat bermain anak-anak.

Kamis, 09 Juni 2016

Museum Kepresidenan Balai Kirti


21 Mei 2016 saya berkesempatan me time bareng Rina Susanti, partner menulis Mommylicious. Kali ini kami main ke Museum Kepresidenan Balai Kirti.

Museum ini berlokasi di Komplek Istana Kepresidenan Bogor, Jl. Ir H. Juanda No. 1 Bogor. Telepon 0251-7561701. Museum Kepresidenan buka dari Hari Selasa - Jum'at, pukul 09.00 s.d 15.00 WIB, Sabtu - Minggu pukul 09.00 s.d 13.00 WIB, sedangkan Hari Senin dan Libur Nasional tutup.

Museum Kepresidenan ini berisi foto-foto, baju dan atribut para mantan Presiden RI. Sayangnya pengunjung tidak boleh memotret bagian ini.

Rahasia Asa Pintar Bercerita



Bulan ini, Asa merayakan ulang tahun yang ke enam. Asa juga sudah dinyatakan lulus observasi di salah satu Sekolah Dasar favorit keluarga kami. Alhamdulillah, sudah SD saja ya Nak! 

Tampaknya yang menjadi penguat Asa diterima di SD ini adalah kemampuan bicaranya yang di atas rata-rata. Ketika masa observasi siswa, Asa dengan percaya diri menyapa para guru yang menguji, tanpa malu-malu. Asa lancar menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan. Pertanyaannya gampang sih, tetapi kan nggak semua anak percaya diri menjawab. Eh, Asa menjawabnya sangat mengalir. Ketika ditanya dengan satu pertanyaan, Asa jawabnya malah panjaaaaang.

Menurun dari siapa ya? Saya dan suami relatif anteng lho sebenarnya. Kakaknya Asa juga anteng. Iya sih kecilnya ceriwis, tetapi Asa ini jauh lebih ceriwis. Jika kepintaran Asa berbicara ini bisa digolongkan sebagai Kecerdasan Linguistik, tentunya hal yang patut kami syukuri.

Minggu, 05 Juni 2016

Perpisahan Sekolah Agriananda


Asalamualaikum Wr Wb.
11 tahun yang lalu, saya panik ketika pengasuh anak saya memilih pulang kampung, sementara saya harus kembali bekerja. Bertepatan dengan saat itu, Tuhan menurunkan pertolongan, yaitu dengan mengenalkan saya pada Daycare Agriananda. Saat itu putri pertama saya masih berusia 3 bulan. Bu Ita adalah pengasuh utamanya di Agriananda, dan kemudian kami sebut sebagai sekolah, walaupun saat itu belum usia sekolah.

Selasa, 31 Mei 2016

Peran BNI menuju IPB Green Campus 2020


Pada awal Maret 2016, IPB menerapkan pelarangan ojek motor beroperasi dan peredaran motor di dalam kampus IPB. Motor boleh masuk ke dalam kampus IPB untuk kemudian parkir di area-area tertentu yang telah disediakan. Peraturan ini sebenarnya telah mulai digaungkan sejak Oktober 2015. Setelah mendapatkan berbagai reaksi pro-kontra, beberapa kali dialog dengan berbagai pihak, akhirnya Rektor IPB memutuskan untuk tetap melanjutkan peraturan ini sebagai bagian dari IPB Green Transportation untuk mencapai target IPB Green Campus 2020. 

Senin, 02 Mei 2016

Tantangan Bersih Scotch-Brite

Tantangan Bersih? Sanggup?

Bisa nggak ya menyelesaikan tantangan bersih kali ini? Biasanya sih, hasilnya "zonk" dalam hal urusan beberes atau bebersih rumah. *Ibu macam apa saya ini?* Untung, suami saya tipe yang rajin dalam hal pekerjaan domestik, jadi rumah lumayan rapi, nggak "pecah" banget.

Kamis, 21 April 2016

Langkah Kecil di Hari Bumi


"Kemana kita hari ini, Ma?"
"Main yuk ke Kebun Raya Bogor"
Dan langkah kecilpun dimulai.
Sebenarnya jalan-jalan ke Kebun Raya Bogor ini dalam rangka survei lokasi untuk fieldtrip tamu-tamu dari Eropa dan Asia, bulan depan. Saya harus melihat rute, ketentuan masuk KBR, mau lihat apa di sana, sekaligus reservasi tempat makan siang. Hari itu, kami masuk dari pintu depan Hotel Amaris di jalan Padjajaran. Kami berjalan kaki menyusuri jalan dengan deretan bunga Heliconia dan pepohonan. Matahari cerah dan awan biru. Pemandangan yang sempurna.

Rabu, 20 April 2016

Onduline, Genteng Bitumen Ringan dan Ga Berisik


"Saat renovasi rumah nanti, saya ingin punya ruang inspirasi, di mana bisa menuangkan ide sambil menatap hujan. Ruang kaca yang bisa melihat hujan, tetapi atapnya gak berisik saat air hujan deras menerpa," cita-cita yang berulang kali saya sampaikan ke suami saat kami membahas rencana renovasi rumah.