Langsung ke konten utama

Postingan

Agar Zakat Tak Terasa Berat

Tahun lalu, dalam sebuah perjalanan,  saya mengenakan cincin warisan Ibu yang biasanya hanya saya simpan. Anak saya bertanya, "Tumben Mama pakai cincin itu" Saya jawab, "Biar enggak kena zakat. Kan perhiasan yang disimpan jadi dikenakan zakat, jadi dipakai saja biar tidak perlu dizakati." Dan 2 hari kemudian cincin itu hilang. Astaghfirullah, sekitar saya menyadari niat saya yang salah, saya memakai cincin tersebut agar tidak kena zakat. Begitulah cara Allah menegur saya. Bahwa apapun cara menghindari zakat, ada 1001 cara Allah untuk mengambilnya. Dan Allah maha tahu isi hati umatnya. Sesungguhnya, zakat itu tidak memberatkan. Kewajiban zakat ditetapkan oleh beberapa ayat al-Qur’an, di antaranya ayat ini “Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat tersebut engkau membersihkan dan mensucikan mereka” (QS. At-Taubah: 103) Titik nishab dan besaran zakat yang ditetapkan oleh Allah SWT tidak akan memberatkan pemilik harta. Besaran 2,5%...

Episode Come Back

Hibernasi menulis terlalu lama itu membahayakan. Saya pernah ada di masa memulai satu kata pun tak sanggup.  Jadi ketika merasa berada dalam fase hibernasi, segera tolong diri sendiri untuk bangun. Karena manusia bukan beruang. Hibernasi manusia dikotori oleh rasa malas. Pada 15 Oktober 2019 lalu saya bertemu dengan mba Rina Susanti di KFC Tugu Kujang Bogor. Mba Rina hendak mengikuti Jelajah Gizi Bogor yang diselenggarakan Nutrisi Bangsa (Danone). Sedangkan saya sebagai alumni, hanya ingin kopdar dengan mba Rina aja sih..hahaha.. Sebelum rombongan lain datang, ada waktu satu jam saya sarapan dengan mba Rina. Saling curhatlah kami dengan persoalan masing-masing. Duo Mommylicious ini kangen-kangenan. Saya cerita tentang masa hibernasi saya yang lama. Saya kira berhenti menulis sesaat dapat untuk merefresh ide. Ternyata saya kebablasan. Tulisan terakhir yang saya ikutkan lomba blog ditulis bulan November 2018 selagi ke Samsen, Bangkok. Lomba terakhir 2018 :  https://asa...

Tahun yang Sibuk

Fix. Setahun ini saya pensiun dari lomba-lomba blog. Sebenarnya sudah saya sounding ke teman-teman blogger dekat rumah bahwa saya sudah kepengen pensiun ikut lomba-lomba. Dan ternyata tanpa ada perasaan gimana-gimana satu per satu lomba blog terlewati tanpa penyesalan. "Alhamdulillah saya bisa tidur nyenyak semalam," gitu rasanya tiap kali gagal ikut lomba. Hihihi... Sudah lah ya, sementara ini tutup dulu obrolan soal perbloggeran. Kan lagi bosen, kok malah dibahas. Kata mba Ratna, salah satu blogger dekat rumah tadi, "Nikmati aja masa hiatusnya, ikuti hati kali lagi pengen sesuatu yang lain." Ya iya bener juga, setahun ini keinginan-keinginan dalam keluarga makin panjaaaaang daftarnya. Anehnya, makin tua bukannya makin kalem tapi malah menggebu-gebu. Segala sesuatunya pengen dieksekusi cepat biar gak kepikiran lama-lama. Tulisan ini semacam kaleidoskop yang ditulis lebih awal, demi menyelamatkan blog biar tidak terlalu lumutan. Hahaha.. Jadi gini, setahun...

Tumpeng Mini Warunk Tallubi untuk Hari Istimewa

Teringat kenangan masa kecil, pada hari-hati istimewa, Ibu memasak tumpeng nasi kuning sebagai tanda perayaan atas sebuah hajat yang tercapai, atau menyambut hari istimewa. Tumpeng nasi kuning dan  lauk penyertanya adalah simbol rasa syukur. Di setiap daerah, Tumpeng nasi kuning disajikan dengan lauk yang berbeda. Di Trenggalek kota kelahiranku, Nasi kuning dipadu padan dengan ayam lodho pedas, urap sayur, sambal goreng ati, perkedel, telur dadar suwir, lalap dan sambal. Apapun lauknya, nasi kuning yang disajikan berbentuk tumpeng (kerucut) tetap menjadi menu utamanya. Tidak harus ada ayam atau daging, paket hemat tumpeng nasi kuning bisa dengan lauk tempe kering, kentang mustofa atau perkedel. Artinya tumpeng nasi kuning ini adalah makanan spesial lintas kelas. Kini, untuk bisa makan tumpeng nasi kuning tidak perlu menunggu hari spesial, dan tidak perlu masak dalam jumlah banyak. Kapan aja ingin makan tumpeng, tinggal pesan ke catering atau resto. Bahkan, sudah...

Fase

Tiba juga saya di fase ini. Saat blog lama tak di isi. Saat melewatkan berbagai lomba blog  tawaran job, tanpa penyesalan. Saat melihat hadiah gadget mewah atau uang jutaan rupiah, lalu saya hanya membantin "Oooh, gitu". Dan sudah. Begitupun dengan media sosial facebook, instagram dan twitter yang selama ini saya pelihara. Saya berada pada kegalauan, nyari follower lagi gak ya? Buat apa, toh tidak semua kenal saya. Dan saya juga bukan siapa-siapa. Posting ke publik gak ya? Buat apa? Sejak kapan saya tiba di fase ini, saya tidak ingat tepatnya. Bermula dari tim saya di kantor yang semula 3 orang menjadi 1 orang sendiri, lantas saya tertarik dalam arus pekerjaan yang tiada henti. Semula saya pikir saya bakal kewalahan, ternyata sebaliknya, bekerja sendiri membuat ritme kerja lebih cepat, menguasai alur pekerjaan sendiri dan saya lebih bahagia dalam bekerja. Ya, inilah penyebab saya tidak sempat ngeblog lagi, bagaimanapun waktu dan energi kita hanya 100%. Bukan lebih. B...

Mau Motor? Kompetisi Blogger Astra Financial Ada Lagi!

Rasanya belum lama ini saya memegang Honda Scoopy hadiah dari Astra Financial 2018, kini telah dibuka lagi lombanya untuk tahun 2019. Siapa sih, yang enggak pengen dapat Honda Scoopy? Sebenarnya gini, tahun lalu saya dan keluarga jalan-jalan ke pameran mobil GIIAS 2018. Naluri blog hunter kali ya, yang membuat saya berpikir, acara segede ini masa' enggak ada lomba blognya sih? Mbok ya ada.. Walau tanpa kepastian saat itu (efek kudet), feeling saya, Astra Financial sebagai sponsor utamanya dilihat dari boothnya yang gede dan ada di beberapa spot. Jadilah menurut saya, Astra Financial adalah poin penting yang harus diperhatikan dibalik berbagai merk-merk mobil yang dipamerkan. Karena itu, saya dan anak-anak cukup lama bermain di booth Astra Financial dan banyak mengambil foto. Suami perhatian sama SPG mobil, saya perhatian sama sponsor, hahaha. Sepulang dari pameran mobil GIIAS 2018 saya searching info di internet soal lomba Astra Financial dan ternyata memang ada ...

Jogja Istimewa !

Berawal dari tantangan teman-teman kantor "Kita piknik tanpa ambil cuti, yuk!" akhirnya kesampaian juga main ke Yogya (Daerah Istimewa Yogyakarta) pada sebuah weekend di awal Desember 2018. Saya kepengen membuktikan, bisa banget jalan-jalan ke Yogya & Magelang walau bukan long weekend. Kami berangkat jumat sore sepulang kantor. Dan rencananya senin sudah ngantor lagiiii. Kami berempat (saya, Ana, Euis dan Nikmah) berangkat langsung dari kantor untuk mengejar kereta malam di Stasiun Pasar Senen Jakarta. Kereta yang membawa kami ke Yogya berjalan tepat waktu, dan kami tiba keesokan paginya di Stasiun Tugu. Yaitu sekitar pukul 08.00 pagi. Setibanya di sana, kami ditemani oleh mbak Wiwin dan suaminya yang sangat baik mengantar kami ke beberapa tujuan wisata di Yogyakarta dan sekitarnya. Setelah sarapan soto, Candi Borobudur adalah destinasi pertama yang kami kunjungi.  Lokasi tepatnya di Kabupaten Magelang. Namun karena dekat dengan Yogya, maka banyak orang mengir...