Langsung ke konten utama

Postingan

Curhat Blogger Peduli Lingkungan

Halo semua, Mau nanya, kira-kira kalau saya bilang saya ini blogger peduli lingkungan pada percaya nggaaaak? Baiklah, kali ini saya curhat sebagai blogger yang (merasa) peduli lingkungan. Ketika kita search Google dengan kata kunci: kebakaran hutan, banjir, sampah, limbah, plastik, binatang langka, dampak pestisida, resurgensi serangga, gagal panen, pemanasan global dan banyak problema lingkungan lainnya, apa yang kita temukan? --- Ya, kurang lebih setengah informasi tentang lingkungan merujuk pada blog pribadi. Ini pertanda kepedulian blogger pada isu-isu lingkungan sangat baik. Saya termasuk salah satu penyumbang tulisan-tulisan tentang lingkungan. Walaupun tidak banyak dan tenggelam pada laman-laman akhir pencarian Google.

2 Pengalamanku dengan Sariayu, Kini Sudah Berlabel Halal !

Saat mengetahui bahwa Acara Srikandi Blogger 2014 ini disponsori oleh Sariayu, Martha Tilaar, seketika berkilasan kenangan manis tahun 7 tahun silam. Agustus 2007, saya menghadiri undangan dari PT Martina Berto untuk kunjungan ke pabrik pembuatan kosmetik Sariayu di Pulo Gadung, Jakarta. Ada 6 tamu undangan, kami adalah pemenang lomba menulis tentang bahan alami tradisional untuk kosmetik, yang diselenggarakan Kementerian Ristek dan Teknologi bersama Martha Tilaar Inovation Center. Dalam pengembangan produk Sariayu, PT Martina Berto sangat mengedepankan riset sebagai acuan. Bahan baku yang digunakan juga dari sumberdaya lokal sehingga cocok dengan kulit orang Indonesia. Saat kunjungan saya bertanya kepada PR (Public Relation) Sariayu, (maaf lupa namanya, dan nggak punya fotonya ) "Kenapa Sariayu tidak ada label halalnya?"

Smart Mommy VS The Geek Athaya

Sebuah weekend , antara makan siang di luar bareng keluarga, dan keinginan menuntaskan novel kece : Geek in High Heels . Membaca sosok Athaya, tokoh utama dalam novel chicklit itu membuat saya membandingkan dengan diri sendiri. Saya dan Athaya adalah sama sama blogger. Yeesss!! Bedanya , Athaya jago dalam desain web sedangkan saya baru pada tahap pengguna template gratisan. Hihihihi...

STOP MELAJU DALAM MALL !!

Seiring perkembangan jumlah mal yang meningkat pesat di kota-kota besar, gaya hidup masyarakat pun berubah. Mal tak hanya menjadi kebutuhan belanja, melainkan juga untuk hiburan dan bermain. Sayangnya, beberapa permainan di mal saya rasa tidak aman dan tidak selayaknya dilakukan di dalam gedung mal. Lihat saja saat kita jalan-jalan di mal, tiba-tiba melintas anak-anak main mobil-mobilan, sepatu roda, atau otoped. Sering kali tanpa pengawasan orangtua. Bahkan anak di bawah umur (1-2 tahun) juga terlihat naik mobil-mobilan yang dikendalikan dari jauh oleh petugas atau orangtuanya. Saya meragukan, naik mobil-mobilan ini apakah keinginan si anak itu sendiri atau keinginan orangtuanya?

Cerita dari Arena Zona Main Rinso

Awal tahun saat program Zona Main Rinso diluncurkan di facebook Rinso Indonesia, teman-teman kuis hunter (termasuk diantaranya beberapa teman Contestmania) ramai membicarakan ini.  Cara ikutnya gampang, tinggal kirim foto ibu dan anak bersama produk Rinso, kemudian akan diaudisi dan terpilih 16 peserta untuk bertanding.   Dari 16 peserta, 2 sahabat yaitu Nunung Yuni Anggraeni dan Wiwin Kuswinarti berhasil lolos menjadi peserta. Artinya, minimal paket rinso satu tahun sudah didapatkan.  Kalau menang di babak penyisihan akan mendapatkan uang tunai 5 juta, dan babak-babak selanjutnya meningkat nominalnya. Total hadiah Rp. 100 juta dan liburan ke Bali bagi team yang menang.  Rinso pada khususnya, dan Unilever pada umumnya, memang luarrrr biasa kalau bikin event.  

Menjadi Penulis Betulan, kapan ya?

Walaupun dalam deskripsi blog di atas saya tulis " writer ", sebenarnya saya merasa belum menjadi penulis betulan. Apa sih maksudnya penulis betulan? Deskripsinya agak susah ya, hingga sekarang saya belum bisa menemukan arti penulis betulan. Contoh penulis betulan banyak, Dewi Dee Lestari, Andrea Hirata, Sita Karina, Fira Basuki, Alberthine Endah, Clara Ng dan lain-lain, mereka bisa dipastikan penulis betulan. Eh, penulis best seller tepatnya. Sudah pasti kan, penulis best seller adalah penulis betulan.

Hikmah Kotor ala Zona Main Rinso

Berjalan beberapa minggu saya menonton acara Zona Main Rinso di Trans TV setiap hari Minggu pukul 08.00 wib membuat saya penasaran ingin melihat langsung syutingnya.  Zona Main Rinso adalah acara games adu ketangkasan Ibu & Anak. Peserta Zona Main Rinso adalah mereka yang telah mengirimkan foto ke Rinso Indonesia untuk kemudian melalui serangkaian proses audisi. 11 Februari 2013, saya berkesempatan menyaksikan syuting untuk acara TV Zona Main Rinso. Siapa saja boleh ikut menjadi penonton loh, yang penting tahu jadwal syutingnya.  Syuting berlangsung di bumi perkemahan Cibubur. Acara ini dipandu oleh sepasang host suami istri yang kompak yaitu Arie Untung dan  Fenita. Saya suka banget dengan penampilan Fenita, imut, sporty dan cantik.  Selain itu, m asing-masing team yang bertanding ditemani oleh seorang artis yang berperan membantu team tersebut, sekaligus mengganggu konsentrasi tim lawan.  Dalam Zona Main Rinso ada 3 Zona Permaina...

[Srikandi Blogger 2014] Mewujudkan Satu dalam Karya, Satu dalam Cinta

Terhitung pada tahun 2011, jumlah blogger Indonesia sebanyak 5.270.658 (i) dan dari jumlah itu hanya sepertiganya blogger  perempuan (ii). Umumnya, perempuan merasa gagap teknologi, menganggap menulis konten harus sesuatu yang “berat”, dan kurangnya kesempatannya untuk menggunakan gadget karena berbagai kesibukan.  Kabar baiknya, 33% dari total blogger perempuan telah dikaruniai anak (iii).  Tuh kan, walaupun repot dengan urusan keluarga, ternyata emak-emak tetap gigih untuk bisa nge-blog. Hebat kan?  Saya melihat sinergisme antara manfaat blog dengan potensi perempuan. Blog bermanfaat sangat besar bagi peradaban manusia era sekarang dan mendatang. Di sisi lain, potensi perempuan sangat besar. Daya pikir, ide dan kreatifitasnya tidak kalah dari pria. Perempuan punya kekuatan dalam kelembutannya, manajemen waktu, ketekunan dan ekstra kesabaran, serta mempunyai kepekaan tinggi akan apa yang dilihat, didengar dan dirasakan. Maka sudah sangat tepat...

[Srikandi Blogger 2014] Dukungan Sahabat

Surprise..! Dapat kiriman video plus status panjang dari seorang teman nun jauh di ujung dunia, Jihan. 21 Februari 2014 Jihan Davincka "Every Little (Good) Thing You Do is Magic" Mungkin itu adalah salah satu pesan penting yang saya bawa sampai sekarang mengenai pertemanan di dunia maya dengan salah satu dari ‪#‎10finalisSrikandiBlogger2014‬ , Mak Arin- Murtiyarini. Perhelatan akbar tahunan dari "Kumpulan Emak-emak Blogger" dgelar kembali di tahun 2014 . 10 Finalis telah terpilih.

TELADAN SEORANG SUPIR BIS

Kebaikan suatu kelompok tergantung dari pemimpinnya. Kalimat ini berlaku juga pada sebuah kendaraan bernama bis karyawan. Sebuah kendaraan akan berjalan dengan baik apabila dipimpin oleh supir yang baik pula.

Positive Parenting, Happy Family

Pernah dengar istilah positive parenting ? Apa ya artinya? Tentunya, pengasuhan yang positif artinya dalam bahasa Indonesia :) Saya banyak membaca dari berbagai sumber. Dalam buku Positive Parenting karya Diana Loomans, penulis dan jurnalis dalam bidang potensi manusia, "Positive parenting adalah pola asuh yang menghargai sudut pandang anak. Menurutnya, ada 12 pola pengasuhan, antara lain: memberi teladan, meluangkan waktu berkualitas, mendengarkan, berbagi kasih sayang, menghargai, disiplin positif, memberi ruang tumbuh, belajar seumur hidup, menjalankan nilai-nilai, melayani, yakin dan optimis, serta memberi cinta tanpa syarat. Sedangkan menurut Psikolog sekaligus play therapist dari Universitas Indonesia, Dra Mayke S Tedjasaputra MSi, menyebutkan, ”Positive parenting adalah pola pengasuhan yang suportif, konstruktif, serta menyenangkan bagi anak." Saya mencoba merangkumnya dan membuat poin-poin yang memudahkan saya dalam penerapan sehari-hari.

[Srikandi Blogger 2014] Internet dalam Pendewasaanku

Menurut saya, internet dan kaitannya dengan humanisme lebih tepat disebut sebagai dunia digital, ketimbang dunia maya. Pasalnya, pemanfaatan, interaksi dan dampak dari internet nyata adanya bagi kehidupan manusia saat ini.

My Blog : Membangun Budaya Berprestasi

Hobi menulis yang saya geluti hingga saat ini berkembang sejak 2006. Saat itu saya menulis untuk media, terutama tentang parenting. Kemudian 2007 saya mulai mengikuti lomba-lomba menulis, prioritasnya tentang perempuan dan keluarga. Masa itu, lomba-lomba masih menggunakan pos atau email. Saya ketagihan merasakan sensasi berkompetisi, tidak peduli menang ataupun kalah. Jadi ketika saya mengenal blog tahun 2008, saya menemukan media untuk mendokumentasikan prestasi. Baik tulisan media maupun lomba. Beberapa tahun terakhir ini lomba mulai melirik media blog. Tren ini bersambut dengan kesukaan saya mengikuti lomba.Maka lomba-lomba blog satu persatu saya ikuti.

Nyaman Bersama Kumpulan Emak Blogger (KEB)

Hari ini, 18 Januari 2014, adalah ulang tahun ke 2 Kumpulan Emak Blogger (KEB). Saya bergabung KEB pada saat itu membernya baru 200 an, sekarang sudah 1400 an. Komunikasi dengan sesama member KEB paling banyak dilakukan dalam grup facebook. Selain KEB saya juga ikut beberapa grup khusus ibu-ibu. Dinamika berjalan, seiring waktu saya bisa memilih grup yang paling nyaman untuk berinteraksi, dan KEB lah, grup yang paling nyaman buat saya. Sehari-hari membuka facebook, KEB lah yang paling sering saya kunjungi. Sekedar baca-baca, meninggalkan jempol, berkomentar dan sesekali berbagi link blog. Nyamaaaaaan....banget!

Perpustakaan Ramah Anak (Repost untuk Media LPMP Jawa Timur)

Tulisan ini awalnya adalah tulisan untuk lomba blog VOA dan menjadi juara ke 3. Kemudian Mas Bagus Priambodo meminta agar tulisan itu dimuat ulang untuk majalah LPMP (Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan) Jawa Timur. Saya berikan ijin demi memberikan manfaat lebih banyak.  Tulisan asli ada di link berikut : http://asacinta.blogspot.com/2012/08/perpustakaan-ramah-anak-untuk-indonesia.html  

Pilih, Pikir, Publish !

[Catatan Contestmania] Lomba-lomba blog kian marak. Apalagi kuis di sosial media. Hadiahnya menggiurkan, pesertanya bejibun, tantangannya beraneka. Menang-kalah, senang-kecewa menjadi kalimat-kalimat yang berseliweran di facebook para pemburu lomba. Anda suka mengikuti kuis dan lomba?  Saya sampaikan "SELAMAT ! " Baru menjadi peserta saja, berarti anda sudah tergolong orang yang percaya diri dan mempunyai kreativitas. Keren kan? Apalagi kalau bisa menang, wuih...bukan hanya dielu-elukan oleh pesaing maupun penggemar, anda juga akan mendapatkan hadiah. (Hm, masih jujur kan bahwa motivasi utama mengikuti lomba adalah mengharapkan hadiah? kenapa tidak? sah kok!) Jadi, jangan surut oleh apapun komentar orang tentang pemburu lomba.   Orang mengira, saya nggak bakal membagi tips atau apapun terkait gaya berlomba karena takut saingan saya tambah banyak.  Tidak seperti itu.  Bagi saya lomba hanyalah hobi, bukan profesi.  ...

22 Emak Blogger pada 22 Desember

Sedari pagi, hari itu hujan deras. Padahal ini hari yang ditunggu-tunggu sejak 2 tahun gabung Kumpulan Emak Blogger (KEB), yaitu Kopdaaarrr ! KEB sudah sering mengadakan kopi darat. Tapi ini untuk pertama kalinya di Bogor. Itupun terjadi karena spontanitas emak-emak Bogor yang ternyata kalau dikumpul-kumpulin banyak juga loh...! Walaupun hujan deras, banyak juga emak-emak yang bisa hadir di Taman Koleksi IPB, tempat kopdar kali ini. Ada 22 emak, pas banget dengan hari itu 22 Desember 2013. Rupanya para emak berhasil merayu suami dan anak-anak untuk bisa me time ^_^ Kita janjian jam 11.00. Apa aja acaranya? Tidak ada yang serius. Kopdar pertama ini menjadi ajang silaturahmi buat kami, apalagi yang sesama warga Bogor, juga silaturahmi dengan makpon (emak founder) Mira sahid dan makmin (emak admin) Irma Senja yang hadir.

MyTelkomsel Sahabat Pejuang Blog

Nge-blog itu buat saya bukan hanya hobi, tetapi juga bentuk aktualisasi diri dan media berkarya. Blog saya ini adalah saksi perjuangan saya dalam dunia tulis menulis. Sudah 5 tahun berjalan, blog telah mengalami metamorfosa dari tempat mencatat jurnal, kumpulan karya-karya saya di media cetak dan online, sekarang berkembang menjadi media untuk lomba-lomba menulis. Gaya saya nge-blog berubah seiring gadget yang saya gunakan. Dulu saya menggunakan laptop, setahun terakhir ini saya menggunakan smartphone. Saya jadi bisa memanfaatkan waktu lebih efisien untuk nge-blog. Dengan smartphone produktivitas blog saya meningkat. Baik dari jumlah maupun kualitas konten, serta mendatangkan penghasilan baru. Blog ku dalam layar smartphone

Menjangkau Pendidikan Lebih Luas dengan E-Learning

Era internet telah mempengaruhi berbagai aspek kehidupan manusia. Informasi adalah aspek yang paling erat kaitannya dengan internet. Informasi terkait dengan pendidikan secara umum. Dengan kata lain, internet pun mempengaruhi pola pendidikan. Internet menunjang perkembangan dunia pendidikan dengan menyediakan informasi dan ilmu yang sangat luas cakupannya. Materi-materi keilmuan yang dahulu hanya diperoleh pada sekolah-sekolah formal, saat ini telah tersebar luas di internet. Bentuk kegiatan belajar pun mengalami perkembangan. Tak lagi terbatas jarak, proses belajar-mengajar antara siswa dan guru bisa dilakukan melalui internet.  Belajar melalui internet ini dikenal dengan sebuat  e-learning .

Yuk, Pilih Cara Sehat Nggak Pakai Mahal !

Teringat saat saya mengantarkan anak untuk mendapatkan imunisasi di sebuah rumah sakit.  Imunisasi untuk pencegahan penyakit Hepatitis, Hib, Typus, MMR dan IPD (Pneumokokus) tidak didapatkan secara gratis di posyandu. Harga vaksinnya cukup mahal, menguras uang belanja selama seminggu. Kebetulan saja suami saya mendapatkan fasilitas kesehatan dari kantor, jadi sanggup bayar. Itupun masih diragukan sama suster di rumah sakit, "Vaksinnya harga sekian ya bu, bener ya mau imunisasi?" . Kesimpulannya, vaksin tersebut masih jarang digunakan orang karena harganya memang bikin orang berpikir seribu kali. Bukan nggak mau anaknya sehat, tapi karena nggak sanggup bayar! Itu adalah potret kesehatan di Indonesia. Layanan kesehatan tergantung pada kemampuan. Yang sanggup bayar dapat sehat, yang nggak bayar harus pinter-pinter jaga kesehatan, jangan sampai sakit. Karena kalau sudah sakit lebih mahal lagi biayanya.